Dear all,
Topik ini ramai dibicarakan di milis beberapa hari ini, jadi mau ikutan sharing. Tetapi mohon maaf kalau terlalu panjang Pada saat masih bayi anak saya mempunyai tanda merah di kelopak mata kiri atas. Pada saat saya bawa ke kantor, salah seorang rekan saya mengatakan bahwa anak saya bisa "melihat". Beberapa kejadian dan cara saya mengatasinya berdasarkan masukan dari beberapa rekan kerja adalah sbb.: 1. Dari lahir sampai umur 2 bulan, anak saya selalu menatap ke arah tangga bila sedang berada di ruang tamu, ke ujung jendela pada saat di kamar, mata selalu mendelik ke arah kanan atas. Saran teman saya adalah jangan menganggap "makhluk halus itu lawan". Anggaplah sebagai teman. Jadi yang saya lakukan adalah mengatakan: " Teman DAZ, kalau ngajak main, pindah2 dong, kalau di situ terus, mata DAZ capek." Begitu selesai ngomong, mata anak saya langsung beralih ke tempat lain. Saya sampai merinding ketakutan. 2. Suatu waktu anak saya tidak bisa tidur semalaman, tetapi tidak rewel, matanya menatap ke satu arah, seperti ada yang mengajak bermain. Kalau kita panggil tidak bereaksi. Dibacakan Ayat Kursi tidak mempan juga. Saya kemudian mengatakan: "Teman DAZ, sudah malam, mainnya besok lagi aja, sekarang tidur dulu". Percaya gak percaya, anak saya kemudian menatap saya, tidak berapa lama kemudian tertidur dengan sendirinya. 3. Sesekali kalau dia pergi ke gedung tertentu yang belum pernah dia datangi, dia tidak mau masuk atau menghampiri area tertentu (seperti orang ketakutan karena melihat sesuatu). 4. Menyadari hal itu, dan dari menonton di televisi mengenai anak indigo yang sering dikatakan aneh, dan terkadang mereka tersiksa dengan kemampuan tersebut, saya kemudian berdoa agar kalau boleh meminta, saya minta agar anak saya tidak memiliki "karunia" itu. Tanda merah di kelopak matanya mulai memudar, hanya muncul pada saat DAZ tidak enak badan. Tetapi sekarang di umur 4 th 2 bln, tanda itu sudah tidak kelihatan sama sekali. Saya berharap mudah2an DAZ sudah tidak punya kemampuan itu. Tetapi bila itu memang karunia yang sudah ditetapkan oleh yang di Atas, yah sebagai manusia, saya tidak bisa menentangnya. Demikian sharingnya Mama DAZ ::BCA:: [Non-text portions of this message have been removed]
