Mbak Ambar bersyukur banget yah anaknya mudah kalau diajari sesuatu. Tapi mau 
nambahin mbak, kata si psikolog fingerprintnya bahwa alat ini tidak untuk 
mengukur tingkat kecerdasan tapi untuk mengetahui area kecerdasan anak kita, 
atau diri kita sendiri. Di report juga tercantum angka TNGF, yang merupakan 1/3 
dari intelligence (IQ), yang 2/3 lagi stimulus dan lingkungan. Nah tugas kita 
sebagai ortu, terutama sebagai Ibu untuk memberikan stimulus dan lingkungan 
yang tepat. Begitu, kata si konselor.


----- Original Message ----
From: ambar pusporini <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, November 14, 2007 10:52:39 AM
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Alat utk tahu Multiple Intelligence

Wah, mba Rieka, aku tertarik nih, sejauh ini sih anakku (2,5 th) Ok2 aja, dia 
mudah mengikuti kalo diajari sesuatu, tp penasaran juga pengen tau tingkat 
kecerdasannya secara lebih dalam. Kl boleh tau, alamat nya dimana dan kira2 
berapa biayanya ya? Thanks ya mba...

----- Original Message ----
From: rieka dewi tresnaningsih <[EMAIL PROTECTED] com>
To: Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com
Sent: Tuesday, November 13, 2007 2:08:24 PM
Subject: [Ayahbunda-Online] Alat utk tahu Multiple Intelligence

Halo para Ayah dan Bunda,

Mau sharing nih. Aku punya 1 putri cantik umur 3 tahun, namanya Mbak Ratri. 
Selama ini kalau disuruh belajar yang berhubungan dengan angka, susahhhnya 
minta ampun.Atau kalau disuruh belajar kata-kata baru. Dia lebih senang 
menggambar dan menari. Jadi takut juga nih karena sekolah di Indonesia kan 
masih mengutamakan pelajaran matematika dan bahasa untuk prestasi di kelas. 
Setelah mencari berbagai informasi, akhirnya aku mendapatkan info ada sebuah 
alat yang bisa mengetahui inherent anak kita cerdasnya di area mana, jadi kalau 
Mbak Ratri tidak cerdas di Matematika dan Bahasa, dia cerdas di yang lainnya, 
seperti kata Prof. Howard Gardner yang semua anak adalah cerdas tapi unik 
karena ada di area tertentu. Tertarik banget nih, apalagi buat anak apa yang 
enggak kan, akhirnya aku ikutan Fingerprint Test di sebuah kantor di Mampang. 
Prosesnya ternyata gampang, cuma 15 menitan, hanya scan kesepuluh sidik jari 
Ratri terus udah deh, sepuluh hari kemudian

report/hasilnya keluar.

Kemudian kami, ortunya Ratri, ditelpon lagi untuk wawancara/feedback 
consultation mengenai hasil fingerprint ini dengan para counselor si 
Fingerprint. Lumayan lama 1 jam. 

Hasil report Fingerprint memang merepresentasikan Mbak Ratri, ternyata dia 
memang kurang cerdas di Logic Matematic dan Verbal, dimana keduanya merupakan 
penunjang dia berprestasi di sekolah nantinya hiks..hiks.. . Tapi dia cerdas di 
Bodily, Interpersonal dan Visual Spatial (semua artinya nanti akan diterangkan 
oleh konselor). Pantas aja dia suka gambar dan menari. Juga terlihat gaya 
belajar yang paling efektif buat Mbak Ratri, melalui metode visual, auditory 
atau kinestetic. Karakteristiknya juga ketahuan lho ternyata Ratri orangnya 
tipe social norm dan cenderung moody, pas banget deh.

Nah, dari hasil Fingerprint Test ini setelah berkonsultasi dengan para konselor 
tadi, aku ngobrol-ngobrol dengan suamiku, mau dibawa ke arah mana anak kami 
tercinta ini. Dan kami memutuskan, mumpung dia masih kecil, kami akan 
mengembangkan semua aspek multiple intelligence yang dia punyai, karena 
ternyata kemampuan otaknya masih bisa berkembang sampai umur 16 tahun. Jadi 
Insya Alloh, sebagai ortu kami bisa membawa Mbak Ratri sesuai dengan bakat yang 
diberikan-Nya. Amin.

Akhirnya aku tahu Ratri anak yang seperti apa, cerdasnya di area mana, sifatnya 
seperti apa dll. Jadi aku tidak akan terlalu memaksakan keinginanku, tapi aku 
akan menyesuaikan dengan bakatnya. Kupikir bagus juga kalau para Ayah dan Bunda 
lainnya juga ikutan, buat pengembangan anak kita.

Itu aja. Semoga berguna yah...

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
Be a better pen pal. 
Text or chat with friends inside Yahoo! Mail. See how.  
http://overview.mail.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke