Halo para Ayah dan Bunda,
Mau sharing nih. Aku punya 1 putri cantik umur 3 tahun, namanya Mbak Ratri.
Selama ini kalau disuruh belajar yang berhubungan dengan angka, susahhhnya
minta ampun.Atau kalau disuruh belajar kata-kata baru. Dia lebih senang
menggambar dan menari. Jadi takut juga nih karena sekolah di Indonesia kan
masih mengutamakan pelajaran matematika dan bahasa untuk prestasi di kelas.
Setelah mencari berbagai informasi, akhirnya aku mendapatkan info ada sebuah
alat yang bisa mengetahui inherent anak kita cerdasnya di area mana, jadi kalau
Mbak Ratri tidak cerdas di Matematika dan Bahasa, dia cerdas di yang lainnya,
seperti kata Prof. Howard Gardner yang semua anak adalah cerdas tapi unik
karena ada di area tertentu. Tertarik banget nih, apalagi buat anak apa yang
enggak kan, akhirnya aku ikutan Fingerprint Test di sebuah kantor di Mampang.
Prosesnya ternyata gampang, cuma 15 menitan, hanya scan kesepuluh sidik jari
Ratri terus udah deh, sepuluh hari kemudian
report/hasilnya keluar.
Kemudian kami, ortunya Ratri, ditelpon lagi untuk wawancara/feedback
consultation mengenai hasil fingerprint ini dengan para counselor si
Fingerprint. Lumayan lama 1 jam.
Hasil report Fingerprint memang merepresentasikan Mbak Ratri, ternyata dia
memang kurang cerdas di Logic Matematic dan Verbal, dimana keduanya merupakan
penunjang dia berprestasi di sekolah nantinya hiks..hiks.. . Tapi dia cerdas di
Bodily, Interpersonal dan Visual Spatial (semua artinya nanti akan diterangkan
oleh konselor). Pantas aja dia suka gambar dan menari. Juga terlihat gaya
belajar yang paling efektif buat Mbak Ratri, melalui metode visual, auditory
atau kinestetic. Karakteristiknya juga ketahuan lho ternyata Ratri orangnya
tipe social norm dan cenderung moody, pas banget deh.
Nah, dari hasil Fingerprint Test ini setelah berkonsultasi dengan para konselor
tadi, aku ngobrol-ngobrol dengan suamiku, mau dibawa ke arah mana anak kami
tercinta ini. Dan kami memutuskan, mumpung dia masih kecil, kami akan
mengembangkan semua aspek multiple intelligence yang dia punyai, karena
ternyata kemampuan otaknya masih bisa berkembang sampai umur 16 tahun. Jadi
Insya Alloh, sebagai ortu kami bisa membawa Mbak Ratri sesuai dengan bakat yang
diberikan-Nya. Amin.
Akhirnya aku tahu Ratri anak yang seperti apa, cerdasnya di area mana, sifatnya
seperti apa dll. Jadi aku tidak akan terlalu memaksakan keinginanku, tapi aku
akan menyesuaikan dengan bakatnya. Kupikir bagus juga kalau para Ayah dan Bunda
lainnya juga ikutan, buat pengembangan anak kita.
Itu aja. Semoga berguna yah...
____________________________________________________________________________________
Be a better sports nut! Let your teams follow you
with Yahoo Mobile. Try it now.
http://mobile.yahoo.com/sports;_ylt=At9_qDKvtAbMuh1G1SQtBI7ntAcJ
[Non-text portions of this message have been removed]