lahirnya dibidan mana tuh Om...
boleh dong bagi bagi infonya..
 
Btw, Selamat menjadi ayah perdana ya...
 
Aris Rubiyanto
Mobile : 0815 19 333336
Email : [EMAIL PROTECTED]


 

  _____  

From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Ksatria Bayu
Sent: Monday, November 26, 2007 9:20 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] need info: melahirkan dengan bidan



Dear all...

Baru saja Istri saya melhirkan anak pertama kami di bantu seorang bidan muda
di sebuah rumah bersalin yang sederhana. Tanggal 21 November kemarin
Kahirnya anak saya lahir melalui proses normal. Alhamdulillah...

Menurut saya tidak semua bidan melakukan kesalahan. layaknya manusia ada
juga dokter spog yang pernah melakukan kesalahan... jadi tidak bijak kita
memandang semua bidan haya dari satu kasus. apa yang di dapat istri saya
sungguh pelayanan yang sangat prima bahkan jauh lebih berkualitas dari
pelayanan di rumah bersalin besar. padahal ini rumah bersalin sederhana yang
juga dulu tempat saya di lahirkan. 

jadi menurut saya, mau di bidan atau di dokter sama saja, bahkan kalo di
bidan lebih mengutamakan lahir normal dari pada dokter yang susah sedikit,
biasanya langsung vonis Caesar... pernah lihat tidak bayi yang lehernya
terlilit ari-ari tapi masih bisa lahir normal? saya baru saja melihat
kemarin satu malam setelah kelahiran anak saya di rumah bersalin yang
sama.... mungkin kalo dokter langsung di suruh caesar... hebatnya lagi
sehari kemudian, ada janin melintang yang juga bisa lahir dengan normal,
padahal menurut dokter sudah di suruh caesar. apa yang saya sampaikan bukan
berarti dokter tidak sebaik bidan, tapi kita harus memberi pandangan positif
atas setiap profesi, bidan biasanya lebih sensitif dibanding dokter...

btw...
Akhirnya anak lelakiku lahir secara Normal pada hari Rabu 21 November 2007
Jam 3.35 wib dengan berat 2.7kg, 48 cm panjangnya....

Namanya : Muhammad Ksatria Ichsan Pradana

Mohon doanya agar saya menjadi ayah yang baik.

@yahoo.co.id> wrote:
Sebenarnya secara etika kedokteran, bila dokter yg menangani kita sedang
berhalangan secara otomatis akan ditangani oleh dokter lain yg dipercaya
oleh dokter pertama. Bila pada situasi yg tidak emergencyan biasanya akan
minta persetujuan pasien dulua. 
Saya tidak tahu kenapa pada kasus saya, saya tidak ditangani oleh dokter
lain. 
Menurut analisa saya sih si dokter tidak bisa dihubungi dan kebetulan ketemu
sama bidan yg sok tahu (mungkin dia merasa sudah senior dan pengalaman). 
Itulah yg menyebabkan pada malam setelah saya melahirkan semua bidan saya
dengar di marahi oleh dokter kandungan saya (kebetulan dia pimpinan di RS
bersalin itu) apalagi setelah melihat medical record saya. 
Dan besok paginya (pkl 5.30) semua bidan masuk ke ruangan saya, utk minta
ma'af. 
Jadi sepertinya tidak perlu utk mencari dokter ke 2, tapi pastikan bahwa dia
ada saat kelahiran dan pastikan/tanyakan bahwa selalu ada dokter pengganti
yg stand by. 
Memang.....kalau kelahiran normal tidak bisa dijadwal. Bentrok dengan jadwal
kelahiran pasien lain memang sangat bisa terjadi. 

So.....jangan jadi khawatis dengan cerita saya, tapi mungkin bisa dijadikan
pelajaran pengalaman utk para bunda. 

Semoga membantu, ya..... 

Regards, 
YUSRI 
Sent from my BlackBerryR wireless device 

-----Original Message----- 
From: yully sebayang <sumatran_tiger07@
<mailto:sumatran_tiger07%40yahoo.com> yahoo.com> 

Date: Sun, 18 Nov 2007 01:14:45 
To:Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com 
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] need info: melahirkan dengan bidan 

Mbak Yusri, sietelah saya membaca cerita mbak Yusri, saya berfikir apa perlu
saya mempunyai dua org dokter? 
Maksudnya ketika salah seorang dokter tidak bisa/sibuk pada saat saya akan
melahirkan, mungkin saya bisa memanggil dokter yang lain?

Yully

[Non-text portions of this message have been removed]



 

Kirim email ke