Dear Moms & Dads
  
  Sy mau sharing pengalaman nih, antara PRO dan KONTRA yg ada di keluarga  
besar, saya berusaha mencari tau, mana yg sesungguhnya yang BENAR.
  
  
  Sy ortu muda yg pola pikirnya seluruhnya di luar rumah, sejak lulus SMA  sy 
bekerja sambil kuliah ( pd hal keluarga tdk menginginkan sy bekerja)  ttp di 
otak sy selalu keluar kata-kata  MANDIRI.
  
  sy saat ini menerapkan anak saya SECIL ( 3.5 TH ) dari usia 2 th sudah  sy 
masukan sekolah perkenalan walau hanya main-main saja. dan skr sudah  bisa 
masuk TK-A walau usianya belum mencukupi, tetapi sy berusaha dan  akhirya bisa 
masuk dan mengikuti teman-temannya.
  
  mertua dan keluarga suami tidak berkenan akan langkah yg sy tempuh ,  karena 
anak sy sekolah dari jam 07.30 sm 10.00  dan  ngaji  04.00 sd 05.00
  
  mrk berpendapat anak jng terlalu di porsir, nanti besarnya malas,  tetapi sy 
melihat bukan darisegi situ, sy mengikti perkembangan anak  saya ( karena anak 
sy besar/ gendut  jd sama seperti teman-2 nya  yg usianya 4 -5 th ) karena dia 
enjoy  juga sekolah / belajarnya  seperti  main-main karena nggak terlalu 
banyak kurikulumnya.
  
  
  mohon sharingnya, apa benar langkah saya ini ..?
  saya mau mencetak anak sy seperti sy jaman dulu sehingga saya  menganggap sy 
bisa lebih tahan banting dari pd keluarga yg lainnya.
  
  mohon sharingnya yaaah ...
  
  salam

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke