----- Forwarded Message ----
From: Susanto Wiwi <[EMAIL PROTECTED]>
To: Acc. Store D (GLA) <[EMAIL PROTECTED]>; Anand Den <[EMAIL PROTECTED]>; Andi 
(GLA) <[EMAIL PROTECTED]>; Asep Yano <[EMAIL PROTECTED]>; Cindy Saputra <[EMAIL 
PROTECTED]>; Dwi Setyowati <[EMAIL PROTECTED]>; Gun gun Suntara <[EMAIL 
PROTECTED]>; Junaidi <[EMAIL PROTECTED]>; Michael Kheldson <[EMAIL PROTECTED]>; 
Paulo Johanes <[EMAIL PROTECTED]>; Raymond <[EMAIL PROTECTED]>; Siti Asihyati 
(GLA) <[EMAIL PROTECTED]>
Cc: Group CCI <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Sunday, February 3, 2008 3:36:22 AM
Subject: [Chinese_Club_Indonesia] Berhati-hatilah memarahi Anak-anak!

Ini adalah kisah tragis, dimana sebuah keluarga dalam satu hari 
kehilangan dua orang anaknya! Seorang anak mati kehabisan darah dan yang 
satunya mati terlindas mobil.
Sebuah keluarga bahagia dengan 2 orang anak, yang bungsu adalah laki-laki 
berumur 3 tahun dan yang sulung adalah perempuan berumur 5 tahunan. 
Keluarga tersebut mempunyai seorang Pembantu/Pengasuh yang bekerja dan 
tinggal di rumah mereka.
Setiap keluarga didunia ini pasti mempunyai cara-cara tertentu yang 
menjadi kebiasaan dalam memberikan pengertian kepada anak-anak mereka 
entah itu dalam hal tindakan, contoh-contoh atau ucapan-ucapan saat 
memberikan "ancaman" agar menghentikan prilaku-prilaku yang tidak 
dikehendaki. Untuk keluarga ini, terlontar kata-kata: "Kalau ngompol 
terus, nanti dipotong tititnya!!"
Mungkin kata-kata tersebut sering terlontar dari mulut seorang 
pembantu/pengasuh (atau bahkan mungkin orang tuanya) ketika 
memarahi/menghukum/ mengancam anak laki-laki yang masih berumur 3 tahunan.
Suatu ketika, pembantu/pengasuh tersebut pergi sebentar membeli sesuatu 
dan meninggalkan ke-2 anak majikannya di rumah dan anak lelaki kecil itu 
ditinggalkan dalam keadaan tertidur.

Ketika si adik mengompol dalam tidurnya, Si kakak seketika mengambil pisau 
dan memotong titit si adik. Akibatnya darah segera mengucur tidak ada 
henti dari titit adiknya. Saat si pembantu datang, dan mengetahui hal ini 
maka bukan main shoknya Ia!
Ia segera melaporkan kejadian ini kepada majikannya. Sementara si kakak, 
karena takut dimarahi, Ia sudah lari bersembunyi.
Ketika siorang tua melihat kondisi si bungsu, dengan darah berhamburan 
kemana-mana, maka paniklah Ia! Saat itu tidak ada satupun urusan 
dimukabumi ini yang hendak dilakukannya kecuali segera membawa si bungsu 
ke rumah sakit! Dengan segera ia mengambil kunci mobil dan mengangkat si 
Bungsu kedalam mobilnya, menghidupkan mobil dan secara tancap gas untuk 
dibawa kerumah sakit.
Si kakak yang sangat ketakutan atas perbuatannya, saat itu, justru tengah 
bersembunyi di kolong mobil....terlindas dan mati seketika itu juga!.
Sungguh .mengenaskan. !!!

***
Cerita ini merupakan kisah nyata, tetangga dari kakak Wyat.

***
Hikmah dari cerita ini adalah hindari berkata-kata kasar, mengancam, 
menghukum, dan hal-hal negatif di hadapan anak-anak.




Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers 



      
____________________________________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.  
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ 

Kirim email ke