Salam kenal mom,
Aku mau sharing aja nih. Anakku Ara dulu swaktu kecil -dibawah 6 bulan gitu-
pola tidurnya juga masih belum teratur, suka nangis ga berhenti2 kalau dibawa
ketempat baru, bahkan waktu itu aku sampai capek gara2 pas dibawa kerumah
eyangnya nangis2 terus, bawaannya pengen buru2 dibawa pulang, padahal kan
eyangnya kangen, hehe..
Dulu kata ibuku kalau nangis berkepanjangan itu gara2 kita telad merespon,
bisa jadi
si kecil stress soalnya sang ibu ga ngerti apa yang dimauin, demikian juga
kalo si kecil
nangis2 terus ibunya juga jadi stress kaan...hehee...
Mm, menurutku, yang namanya DSA memang cuma bisa menebak2 lho mom
-terkait dengan prilaku bayi- beda dengan misalnya diagnosis penyakit, dsb,
memang mereka ahlinya. Kalau terkait dengan kebiasaan bayi, cuma kita ibunya
yang paling tahu, jadii yaaa..emang mom harus banyak tanya, baca buku,
sharing,
dsb, dan ujung2nya kita bakal bisa *kata orang jawa niteni* menyimpulkan, ada
apa sebenarnya yang salah dengan si kecil..
Seiring dengan bertambahnya umur si kecil, baik ibu maupun bayi sama2 belajar
saling mengerti. Pada dasarnya kan si kecil tuh baru bisa berekspresi dengan
nangis,
sementara sebagai ibu baru kita juga sedang belajar mengerti arti ekspresi
bayi kita.
Maaf ya mom kalo ngga ngebantu...
Salam,
Lupi~Ara's mum~
Patricia Manik <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Moms,
Aku lagi butuh banget referensi dokter anak yang bagus.. udah senior dan yang
penting adalah mau mendengarkan semua keluhan dan pertanyaan kita tanpa
terburu-buru.
Anakku pertamaku umurnya 4 bulan. Dia memang agak unik ya.. anaknya sensitif
sekali. Mudah marah atas perubahan kondisi apapun yang membuatnya gak nyaman.
Nangis berkepanjangan..
Terutama di malam hari. Dia akan tertidur antara jam 11 s/d jam 2 malam.. dan
itupun sesudah dia capek nangis dan berteriak. Aku udah coba semua cara untuk
membujuknya. Digendong, dibuka bajunya, di lap air hangat, dikasih susu,
diletakkan sambil diajak bermain, udah banyak deh. Dan semuanya gak berhasi!
Aku sampai suka nangis dan putus asa, aku pikir mungkin aku bukan ibu yang baik
ya, makanya aku gak berhasil menenangkan anakku sendiri. Dan yang aku kesalkan,
kalau aku utarakan hal ini ke DSA, aku udah coba beberapa DSA.. mereka
cenderung langsung menbak2 tanpa mendengarkan ceritaku terlebih dahulu dengan
seksama...
Aku udah coba perhatikan rutinitas anakku, dan menganalisanya, tapi gak ngerti
deh.. kenapa dia bisa sampai nangis dan sepertinya ada sesuatu yang membuatnya
sangat marah. Biasanya ini terjadi dari jam 9 malem.,
Pleasxe moms..ada yang bisa bantu aku gak?
Cia
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.
---------------------------------
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now.