masalah KB memang masih menjadi dilema (khususnya saya sendiri).
Awalnya abu Zaid tidak membolehkan saya KB.Setelah nifas pun saya
tidak langsung KB.tapi berdasarkan dorongan keluarga akhirnya abi
menyetujui.karena saya pun masih agak trauma dengan "mulas" pada saat
akan melahirkan. Beberapa teman saya yang tidak KB anaknya baru
berumur 5&6 bulan sudah hamil lagi.(terus terang lm affraid of that)
Dokter saya di Hermina Bandung dr.Anna menyarankan untuk KB alat yang
lebih safe dan beresiko kecil.apalagi saya menyusui eksklusif dan
isyaallah tidak akan mengganggu siklus mens.Setelah diperiksa
USG,tidak ada janin (perlu diperiksa karena sebelumnya saya tidak
KB).Tapi menurut Dr. Anna lebih baik saya kembali lagi setelah
mens.karena dikhawatirkan "campur" yang kemarin2 "sukses".Setelah
beberapa minggu saya mens kembali tapi saya takut kalau pakai
alat.Akhirnya pakai suntuk per 3 bulan.Pada awalnya saya mens tapi
kelamaan tida mens.Saya jadi bertanya2 dan ragu2 terhadap KB
suntik.memang sih banyak hal positif dan negatif termasuk KB.Yang
penting niat awalnya.Jangan samapi niatnya untuk membatasi
keturunan.Karena Rasul mencintai umatnya yang banyak dan berkualitas
tentunya.