Hai Mbak Yessi......
Sepertinya anak yg senang hanya dengan 1 hal tertentu belum tentu bermasalah. 
Memang autis itu spektrum nya luas. Tapi bukan berarti anak yang senang dengan 
1 jenis mainan artinya juga autis.

Anak laki2 saya juga hanya senang dengan permainan mobil2an dan segala hal 
mengenai dunia dinosaurus.
Sejak usia 3thn (saat belum bisa membaca), anak saya sudah sangat mengenal 
jenis2 mobil hanya dengan melihat type cahaya lampu mobil tsb di malam hari.
Dan sejak usia 3 thn pula dia sudah sangat hafal nama2 latin semua jenis 
dinosaurus. Sampai sekarang usia 10thn semua hobbinya itu semakin menjadi2. 
Buku2 yg dia beli baik dalam bahasa inggris atau bahasa indonesia selalu 
tentang dinosaurus. Mobil2an kecil koleksi dia sejak usia 1thn sampai sekarang 
masih awet dia mainkan sepulang sekolah.

Setiap sepulang sekolah juga anak saya itu selalu menggambar dinosaurus atau 
mobil.

Bagi saya juga hal itu memang bukan masalah, tentu saja sejauh tidak ada 
keluhan lain yg ada pada anak itu.

Tidak mudah menyarankan seorang ibu utk membawa anaknya konsultasi pada seorang 
psikolog. Jangankan memang tidak ada masalah pada anak nya, kadang2 anak yg 
nyata2 bermasalah saja sang ibu enggan dan tidak mau menerima kenyataan utk 
datang dan konsultasi kepada seorang psikolog.
Karena dalam konotasi mereka, merupakan suatu yg memalukan jika datang ke 
psikolog. 


Regards,
YUSRI
email: [EMAIL PROTECTED]

Sent from my BlackBerry® wireless device

-----Original Message-----
From: "Yessi Dian Sari" <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Wed, 7 May 2008 16:02:56 
To:<[email protected]>
Subject: RE: [Ayahbunda-Online] Psikiater Anak


Dear Mbak Yusri,
 Gimana dengan anak yang terobsesi hanya pada beberapa hal saja. Seperti 
keponakan saya contohnya...Sekarang umurnya hampir 7 tahun. Udah mau masuk SD 
tahun ini. Tapi tidak tertarik dengan segala bentuk mainan pada umumnya. Dia 
hanya tertarik pada kereta api, lift dan lampu lalu lintas. Normal ga sih? 
Sejak TK setiap pelajaran menggambar, yang digambar hanya rel kereta api dan 
lampu lalu lintas. Tapi gambarnya sangat mendetail. Setiap diajak ke Mall juga 
hanya bolak-balik naik lift atau melihat lift dari jauh sambil senyum-senyum. 
Trus sampai rumah ngambil remote control trus digeser naik-turun di dinding 
sambil menirukan suara pintu lift. Saya sih udah pernah menyarankan ke Ibunya 
untuk dibawa ke psikolog. Saya pikir, ga ada ruginya kan...Tapi ibunya keukeuh 
bilang anaknya normal-normal aja. Sedangkan menurut teman saya yang istrinya 
psikolog, ternyata autis itu spektrumnya sangat luas.....
 Mohon sharingnya ya, Mbak..
 
 Thanks,
 Yessi
 
 -----Original Message-----
 From: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com [mailto:Ayahbunda-Online@ 
<mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> yahoogroups.com] On Behalf Of - 
Yusri -
 Sent: Wednesday, May 07, 2008 3:54 PM
 To: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
 Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Psikiater Anak
 
 TK tempat anakku sekolah kebetulan ada psikolognya. Selama 3 bulan pertama 
anak2 yg baru masuk TK (A atau B) akan dipantau perkembangannya, terutama utk 
memantau jika ada anak2 yg mengalami autis.
 
 Saat itu aku fikir anakku tidak mengalami masalah apapun. Memang dia cenderung 
tidak mau diam. Tapi aku anggap wajar karena masih TK. 
 Tapi ternyata hal itu akan menjadi masalah dikemudian hari, saat anakku duduk 
di SD.
 Trus aku perhatikan juga satu keponakanku juga mengalami hal yg sama.
 Bedanya anakku aku bawa terapi ke ibu Sheni sementara keponakanku gak dibawa 
terapi. Karena menurut ayahnya hal itu adalah "wajar" utk anak seusia itu.
 
 Saat di tempat terapi, ternyata banyak anak2 SD yg mengalami rentang 
konsentrasi pendek. Aku ngobrol dengan para ortu disana selama menunggu anak2 
diterapi. Mereka merasa sangat terlambat mengetahui masalah anak2nya dan 
terlambat membawa terapi.
 Padahal kalau sudah duduk di SD, suka atau tidak suka si anak tetap harus 
mengejar nilai dalam pelajaran.
 
 Anak2 dengan rentang konsentrasi pendek sangat sulit mengikuti pelajaran. 
Sehingga jika sekolah nya tidak mengerti permasalah itu, akan menganggap bahwa 
anak2 itu bodoh.
 Padahal anak2 itu sebenarnya anak cerdas. Tapi karena gak bisa konsentrasi, 
mereka jadi gak bisa menangkap pelajaran yg diterangkan.
 
 Alhamdulilah...setelah 8x terapi, anak saya banyak mengalami kemajuan. Tapi 
tetap saya lanjutkan les yg membantu daya konsentrasi seperti les piano dan les 
kumon. Sekarang anak pertamaku sudah berusia 10thn. 
 
 Tapi sangat berbeda dengan keponakan saya. Sekarang dia berusia 9 thn. Tapi 
ibunya masih harus berhati2 membimbing dia dalam belajar. 
 
 Nah....mom, semoga sharing saya bermanfa'at ya......
 
 Regards,
 YUSRI
 email: [EMAIL PROTECTED] <mailto:yusribb%40yahoo.co.id> co.id
 
 Sent from my BlackBerry® wireless device
 
 -----Original Message-----
 From: "Estiningtyas W" <[EMAIL PROTECTED] <mailto:esti%40hti.co.id> id>
 
 Date: Wed, 7 May 2008 11:11:54 
 To:<Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com>
 Subject: RE: [Ayahbunda-Online] Psikiater Anak
 
 Mbak Yusri,
 
 Yang mendeteksi putra mbak mempunyai rentang konsentrasi pendek siapa??
 Maksud saya supaya tau hal2 seperti bisa terjadi mungkin pada orang2 sekitar
 saya shg saya bisa share & berbagi info...tolong ya mba
 
 Salam,
 Esti (Mama Arya 1y5m)
 
 -----Original Message-----
 From: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
 [mailto:Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com] On Behalf Of - Yusri -
 Sent: Tuesday, May 06, 2008 7:43 AM
 To: Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
 Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Psikiater Anak
 
 Biaya yg kita bayar perjam.
 Awalnya aku bawa anakku ke psikolog, karena waktu anak pertamaku (10thn)
 masuk TK A dan dievaluasi selama 3 bulan oleh psikolog sekolah, anakku
 terditeksi mempunyai rentang konsentrasi pendek (kurang dari 5menit).
 Trus aku bawa ke ibu sheni. Disana diterapi sebanyak 8x pertemuan.
 Alhamdulilah....sekarang dia baik2 saja. Berbeda dengan keponakan saya
 (9thn) yg mempunyai masalah yang sama dan tidak diterapi sejak TK. Sampai
 sekarang kls 3 SD agak sulit belajarnya.
 
 Sejak itu, aku selalu bawa anak2ku utk mengunjungi psikolog setiap kenaikan
 kelas. Utk sekedar ngobrol dan membiasakan mereka bertemu orang yang tepat
 utk diajak ngobrol selain orang tuanya.
 
 Aku selalu mengajak anak2ku utk terbuka pada ortunya. Tapi kalau suatu saat
 (mereka remaja) dan mempunyai masalah yg kurang nyaman jika dibicarakan
 dengan ortunya, diharapkan mereka bisa menghubungi orang yg tepat. Sehingga
 pemecahan masalah mereka pun bisa tepat.
 
 Kalau aku datang ke sana, aku biarkan mereka ngobrol dengan psikolog tanpa
 aku dampingi. 
 
 Regards,
 YUSRI
 email: [EMAIL PROTECTED] <mailto:yusribb%40yahoo.co.id> co.id
 
 Sent from my BlackBerry® wireless device
 
 -----Original Message-----
 From: Nika Hanidhah <nikanikaikan@ <mailto:nikanikaikan%40yahoo.com> yahoo.com>
 
 Date: Sat, 3 May 2008 23:27:22 
 To:Ayahbunda-Online@ <mailto:Ayahbunda-Online%40yahoogroups.com> 
yahoogroups.com
 Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Psikiater Anak
 
 mbak yusri.. 
 bawa anak ke psikolog kalau kondisi apa? 
 mahal gak tarifnya? per menit ya? 
 
 mamut.gak tau
 
 ----------------
 Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
 now.
 <http://us.rd. <http://us.rd.>  <http://us.rd. 
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8> 
yahoo.com/evt=51733/*http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8> 
yahoo.com/evt=51733/*http://mobile. <http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8> 
yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8
 HDtDypao8Wcj9tAcJ >
 
 ------------------------------------
 
 Subscribe: ayahbunda-online- 
<mailto:ayahbunda-online-subscribe%40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED] 
<mailto:subscribe%40yahoogroups.com> ps.com
 Unsubscribe: ayahbunda-online- 
<mailto:ayahbunda-online-unsubscrib%40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED] 
<mailto:unsubscrib%40yahoogroups.com> ups.com
 
 Info Belanja si Kecil: momsmart-subscribe@ 
<mailto:momsmart-subscribe%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
 Yahoo! Groups Links
 
                                                                        
 ------------------------------------
 
 Subscribe: ayahbunda-online- 
<mailto:ayahbunda-online-subscribe%40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED]
 Unsubscribe: ayahbunda-online- 
<mailto:ayahbunda-online-unsubscrib%40yahoogroups.com> [EMAIL PROTECTED]
 
 Info Belanja si Kecil: momsmart-subscribe@ 
<mailto:momsmart-subscribe%40yahoogroups.com> yahoogroups.com
 Yahoo! Groups Links
 
 DISCLAIMER:
 Tripatra ( the Company ) does not accept any liability in respect of 
communication made by its employee which is contrary to the company policy or 
outside the scope of the employment of the individual concerned. The employee 
responsible will be personally liable for any damages or other liability 
arising.
                                                                        
------------------------------------

Subscribe: [EMAIL PROTECTED]
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]

Info Belanja si Kecil: [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke