Mbak, sebelumnya saya minta maaf ya Mbak, kalo di kalimat saya ada yang bikin Mbak gak berkenan, lebih karena saya memang tidak berbakat menulis. Saya tergugah aja memberi respon postingan Mbak karena pengen kasih support juga (seperti yang sudah Mbak lakukan buat temen Mbak), tentu tidak ada salahnya memberi support pada teman yang membutuhkan kan Mbak.
Kalo saya bayangin, Mbak pasti juga menginginkan yang terbaik buat temen Mbak, dan Mbak berusaha membagi semua pengalaman pribadi dan ilmu (termasuk yang didapat dari milis, hehehe) Mbak untuk memotivasi. Menurut saya, mungkin memang lebih baik seandainya tetap ditekankan bahwa semua yang sudah dibagi, baik pengalaman/ilmu, belum tentu bisa klop dengan kondisi orang lain. Jadi segala keputusan harus diambil tidak hanya berdasar apa yang didapat dari Mbak. Tetap harus ada opini kedua, ketiga, dst. Apalagi memang yang berhubungan dengan bidang yang tidak terlalu kita kuasai, dalam hal ini misalnya bidang medis. Tapi sepertinya Mbak pasti dah pertimbangin hal itu ya. Dari sisi teman Mbak, saya yakin beliau juga bukan termasuk orang-orang yang dengan mudah menelan mentah-mentah saran dari satu orang dan kemudian merealisasikannya. Apalagi kan beliau juga member milis ini, yang notabene orang-orangnya terbuka pikiran dan wawasannya, hehehe (ditambahin becanda dikit gak papa ya Mbak). Pasti beliau sudah berusaha membuka pikiran dan hatinya seluas-luasnya untuk sampai pada keputusan ini. Jadi Mbak gak usah kuatir. Justru sebagai sahabat, apapun keputusan yang diambil, tugas seorang sahabatlah untuk memberi support, syukur-syukur hasilnya baik, kalopun tidak, support kita malah lebih dibutuhkan lagi kan. Jadi Mbak, keep supporting. Salam saya buat temen Mbak, semoga semua lancar. Salam, Grace
