mbak yanti, betul mbak. kalau menetap diluar kota, sebaiknya ikut pindah keluar kota. saya sendiri memutuskan meninggalkan semuanya yang saya miliki sebelum menikah dengan pindah ikut suami yang jauh di ujung pulau jawa. sangat tidak enak rasanya. saya tidak punya teman, jauh dari keluarga, hamil beresiko, bedrest sendiri, dan sebagainya. tapi saya tetap menguatkan diri. saya percaya dan yakin bahwa tempat saya adalah dimana ada suami saya. kalau hanya sering keluar kota yah, tidak harus mengekor terus dan meninggalkan pekerjaan. mungkin sesekali saja ikut kalau tidak merepotkan dan tidak sedang sibuk dengan pekerjaan sendiri. salam,
