Dear Bunda Monita, Saya sebenernya ga terlalu ngerti soal autis. Pekerjaan sampingan saya adl guru les piano, kebetulan ada 1 muridku yang autis (jenis kelaminnya: laki-laki), sudah lumayan besar (skitar umur 14-15 tahun). Mungkin sharingnya kurang bisa ngebantu (karena sepertinya keponakan Monita masih kecil, jadi kurang relevan), tapi ikut ngeramein aja gpp yah?
Basically, anak autis memiliki perkembangan mental yang terlambat, tapi dia bisa mengerti apa yang dikatakan orang (tapi mungkin pembelajarannya agak sulit). Ada sekolah untuk anak autis, saya kurang tau program belajarnya seperti apa, tapi setau saya ada belajar baca tulis. Murid saya yang autis itu bisa mengerti apa yang saya bicarakan (meskipun harus diulang beberapa kali karena dia tidak berkonsentrasi dengan apa yang saya katakan, tapi dia mengerti). Dalam 1 bulan, dia sudah bisa menekan nada dengan benar, dia juga sudah bisa membaca not angka dan menekan nadanya dengan benar. Tanda dalam not angka juga mulai bisa dimengerti. Namun, yah gitu...Konsentrasinya tidak bertahan lama, sekitar 15-20 menit saja dia bisa duduk diam. Setelah itu, dia mengambil barang dan mencium barang tersebut, pernah sesekali dia merobek potongan kecil kalender dan memakannya. Dia juga suka tertawa dengan keras dan bertepuk tangan. Muridku itu diasuh oleh pembantu, dia kalo udah deket ama pembantu itu, bisa nurut ama dia. Jadi biasa di kelas saya minta mbak-nya masuk. Alhasil, dia berhasil duduk tenang selama 30 menit, sampai kelas berakhir. Sesekali dia mulai 'gatel' untuk berdiri2 dan jalan2, tapi ketika udah disuruh diam ama mbak-nya, dia langsung nurut kok. Kekuatannya di penciuman dan pendengaran. Baru menyalakan AC (biasa kalo nyalain AC, ada bunyi "Niiit...Nitt..." Sepanjang 1/2 jam les, dia melihat terus ke arah AC. Lalu ketika saya memainkan piano, dia yang tadinya aktif, bisa menjadi diam dan tenang. Sekarang dia juga udah bisa merasakan seksualitasnya. Akhir2 ini di kelas, dia suka mengelus2 puting dadanya dan menyentuh 'anu'-nya. Ga tau ntar besarnya dia akan seperti apa, tapi dia bisa merasakan kondisi biologisnya. Yang pasti, anak autis punya perasaan dan minat. Jaga perasaannya dan jangan pernah meng-anaktirikan dia, dan coba salurkan minatnya. Kalo anak murid saya suka piano, jadi disalurkan dengan les piano. Walaupun perkembangannya agak sedikit lebih lambat dibandingkan anak2 lain pada umumnya, yang penting dia bisa memiliki 'dunia' lain dan merasa senang. Sekian dulu sharing saya, maaf kepanjangan yah...hihihi.... Salam hangat, Moca (Moms Vianca) ----- Original Message ---- From: monita sari <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, June 18, 2008 11:20:41 AM Subject: [Ayahbunda-Online] info ttg autis Para bunda saya pengen tau ttg autis, adakah yg tau.. keponakan saya baru di vonis autis sama dokter, saya downlown di web tapi kurang paham... please dong bunda..kalau ada yg tau Thank Monita
