Boleh sharing, kan....
Yg saya tahu, autis pada anak2 sangat berbeda gambaran nya satu sama lain.
Ada anak autis yg tidak bisa diajarkan sesuatu, apalagi mengidap autis berat.
Tapi saya pernah melihat di Metro TV gambaran seorang anak autis yg 
menakjubkan. Keluarga ini tinggal di Jakarta. 
Begini ceritanya:
Sejak kecil, sang ibu sudah membawa anak nya yg mengalami autis terapi rutin. 
Si anak mengalami autis yg sangat berat. Dia tidak bisa melakukan apapun dan 
tidak bisa diajarkan apapun, sekalipun pekerjaan yg paling mudah.
Sampai anak nya usia 7 thn (klu gak salah), tiba2 dia menggambar sesuatu yg 
sangat bagus. Padahal selama terapi tidak pernah diajarkan menggambar apalagi 
melukis. Menulis saja tidak bisa.
Si ibu penasaran. Dia belikan alat lukis, kanvas dkk. Ajaib....!!! Si anak bisa 
melukis dengan bagus. Seperti layaknya anak yg sudah lama belajar melukis. Jika 
sedang melukis, si anak amat sangat berkonsentrasi penuh. Tidak akan dia 
tinggalkan kanvasnya sebelum lukisannya selesai.
Setelah beberapa kanvas, sang ibu penasaran. Dia panggil seorang pelukis 
terkenal utk menilai hasil lukisan anaknya.
Si pelukis sangat kaget saat melihat hasil lukisan anak tsb. Dan tidak 
menyangka lukisan itu adalah hasil karya seorang anak autis.

Sejak saat itu, sang ibu minta si pelukis terkenal utk membimbing anak nya 
dalam melukis.
Dalam perjalanannya, sang pelukis sama sekali tidak mengajarkan tekhnik apapun 
pada si anak. Si anak dibiarkan melukis dengan gayanya sendiri tanpa 
dipengaruhi oleh aliran sang pelukis.

Menurut ibunya, memang....dia sudah mengeluarkan biaya yg "tak terhingga" utk 
si anak, sejak dilakukan terapi sampai biaya utk membayar pelukis terkenal.
Tapi semuanya bisa terbayar dengan hasil yg sangat menakjubkan.....
Sang ibu bisa tersenyum lebar....... Segala usaha, jerih payah dan biaya 
terbayar sudah...
Terbayang.....si anak sudah bisa mandiri dengan hasil karya nya.

Sebagai rasa bangga sang ibu serta utk menambah rasa percaya diri si anak, 
puncaknya sang ibu mengadakan pameran tunggal utk semua koleksi lukisan sang 
anak di Hotel Sahid, Jakarta.

Banyak orang yg mengetahui riwayat cerita sang pelukis cilik ini, akhirnya 
membeli lukisan nya. Dalam waktu singkat, sang pelukis cilik menjadi jutawan 
dan anak terkenal.
Dan yg lebih mengharukan, saat ditanya utk apa uang yg dia peroleh itu.....dia 
menjawab semua akan diberikan pada kawan2nya yg kurang mampu dan kurang 
beruntung seperti dirinya.
Memang kebetulan, orang tua si anak adalah keluarga yg cukup berada.
Dan apa yg diucapkan si anak melalui mulutnya yg mungil juga mengharukan sang 
bunda.....

Dari cerita ini juga kita bisa ikut belajar, betapa gigihnya dan tanpa rasa 
lelah sang bunda membimbing si anak yg memiliki masalah yg tidak ringan.
Dan anding nya, sang bunda bisa tersenyum bahagia melihat kebahagiaan sang buah 
hati.

Seperti apapun anak kita, kita wajib bangga dan bersyukur telah memilikinya.
Karena setiap anak akan dibekali  dengan kelebihan yg bisa dibanggakan.

Semoga kisah ini bisa menjadi pembelajaran kita semua.......




Regards,
YUSRI
email: [EMAIL PROTECTED]
YM: yusri_smpn1

Sent from my BlackBerry� wireless device

-----Original Message-----
From: Christy Gracella <[EMAIL PROTECTED]>

Date: Thu, 19 Jun 2008 00:14:42 
To: <[email protected]>
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] info ttg autis


Dear Bunda Monita,

Saya sebenernya ga terlalu ngerti soal autis. Pekerjaan sampingan saya adl guru 
les piano, kebetulan ada 1 muridku yang autis (jenis kelaminnya: laki-laki), 
sudah lumayan besar (skitar umur 14-15 tahun). Mungkin sharingnya kurang bisa 
ngebantu (karena sepertinya keponakan Monita masih kecil, jadi kurang relevan), 
tapi ikut ngeramein aja gpp yah?

Basically, anak autis memiliki perkembangan mental yang terlambat, tapi dia 
bisa mengerti apa yang dikatakan orang (tapi mungkin pembelajarannya agak 
sulit). Ada sekolah untuk anak autis, saya kurang tau program belajarnya 
seperti apa, tapi setau saya ada belajar baca tulis. Murid saya yang autis itu 
bisa mengerti apa yang saya bicarakan (meskipun harus diulang beberapa kali 
karena dia tidak berkonsentrasi dengan apa yang saya katakan,  tapi dia 
mengerti). Dalam 1 bulan, dia sudah bisa menekan nada dengan benar, dia juga 
sudah bisa membaca not angka dan menekan nadanya dengan benar. Tanda dalam not 
angka juga mulai bisa dimengerti. Namun, yah gitu...Konsentrasinya tidak 
bertahan lama, sekitar 15-20 menit saja dia bisa duduk diam. Setelah itu, dia 
mengambil barang dan mencium barang tersebut, pernah sesekali dia merobek 
potongan kecil kalender dan memakannya. Dia juga suka tertawa dengan keras dan 
bertepuk tangan.

Muridku itu diasuh oleh pembantu, dia kalo udah deket ama pembantu
itu, bisa nurut ama dia. Jadi biasa di kelas saya minta mbak-nya masuk.
Alhasil, dia berhasil duduk tenang selama 30 menit, sampai kelas
berakhir. Sesekali dia mulai 'gatel' untuk berdiri2 dan jalan2, tapi
ketika udah disuruh diam ama mbak-nya, dia langsung nurut kok.

Kekuatannya di penciuman dan pendengaran. Baru menyalakan AC (biasa kalo 
nyalain AC, ada bunyi "Niiit...Nitt..." Sepanjang 1/2 jam les, dia melihat 
terus ke arah AC. Lalu ketika saya memainkan piano, dia yang tadinya aktif, 
bisa menjadi diam dan tenang.

Sekarang dia juga udah bisa merasakan seksualitasnya. Akhir2 ini di kelas, dia 
suka mengelus2 puting dadanya dan menyentuh 'anu'-nya. Ga tau ntar besarnya dia 
akan seperti apa, tapi dia bisa merasakan kondisi biologisnya.

Yang pasti, anak autis punya perasaan dan minat. Jaga perasaannya dan jangan 
pernah meng-anaktirikan dia, dan coba salurkan minatnya. Kalo anak murid saya 
suka piano, jadi disalurkan dengan les piano. Walaupun perkembangannya agak 
sedikit lebih lambat dibandingkan anak2 lain pada umumnya, yang penting dia 
bisa memiliki 'dunia' lain dan merasa senang.

Sekian dulu sharing saya, maaf kepanjangan yah...hihihi....

Salam hangat,
Moca (Moms Vianca)



----- Original Message ----
From: monita sari <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, June 18, 2008 11:20:41 AM
Subject: [Ayahbunda-Online] info ttg autis


Para bunda
 
saya pengen tau ttg autis, adakah yg tau.. keponakan saya baru di vonis autis 
sama dokter, saya downlown di web tapi kurang paham... please dong bunda..kalau 
ada yg tau
 
Thank
Monita    


      

Kirim email ke