----- Original Message ----- 
From: "sofi" <[EMAIL PROTECTED]>
To: "Dara Magdalena" <[EMAIL PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>; "mbak karni" 
<[EMAIL PROTECTED]>; "mbak nur" <[EMAIL PROTECTED]>; "sarah" <[EMAIL 
PROTECTED]>; "Sri Ningsih -" <[EMAIL PROTECTED]>; "selvita tjhang" <[EMAIL 
PROTECTED]>; <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, July 02, 2008 4:21 PM
Subject: [milis tarki] Fw: (info) Gula Jawa Mengandung Formalin

      
             
Dear Friends,

Sepertinya udah cukup dech kita ngedenger berita-berita tentang  penyakit, 
seperti cancer lach.... yang ternyata pemicu utamanya adalah makanan yang kita 
makan. Gw belakangan ini baru tahu kalau  GULA AREN alias GULA JAWA yang coklat 
kayak batu itu mengandung FORMALIN.
 
Informasi ini saya dapat dari seseorang yang dapat dipercaya, karena dia 
usahanya jualan jamu dan dan membuat minuman juice dalam botol  tanpa pengawet 
sedikitpun!
 
Menariknya racikan minumannya itu pake gulanya gula jawa, ternyata setelah 
diselikidi mengandung formalin.... kemudian dia berusaha mencari yang tidak 
mengandung formalin.. ternyata tidak ada, alias hampir semua mengandung 
formalin. Akhirnya dia langsung ke petaninya, dia pikir bisa dapat yang free 
formalin ternyata tidak juga, sebab diberi formalin atas instruksi para 
tengkulak, dimana kalau tidak dilakukan maka tidak ada yang mau beli. Jadi 
formalin itu sudah diteteskan atau dituangkan diatas pohon. Memang efek dari 
formalin itu membuat gula jawa jadi lebih awet dan agak keras (tidak lembek). 
dan untuk proses memasaknya juga lebih cepet.... 

Kemudian dia bilang, stop pake formalin.. nanti gulanya saya yang beli.... 
kalau para  tengkulak itu tidak mau beli....

Lucunya para petani itu tidak mau makan gula jawanya loch.. karena dia tahu itu 
mengandung racun..... sementara kita? telen terus... dech tuch racun....

Nach sebenarnya gula jawa ini diaplikasikan kemana saja yaa? Oh ternyata banyak 
(dan ini yang saya tahu), misalnya:
 
1. Kolak, hampir semua kolak pake gula jawa... jadi yang biasa buka puasa pake 
kolak, yaa selamet aja minum... formalin
 
2. Kue-kue yang pake gula jawa, roti gambang
 
3. Gado-gado, ketoprak?
 
4. Rujak
 
5. Brown sugar dsb.
 

 
Untuk mengetahui mana gula jawa yang pakai pengawet formalin bisa dipakai tips 
berikut:
 
1. Ternyata Gula Jawa yang sehat itu yang dirubung lalat atau semut? seperti 
halnya daun yang sehat tanpa DDT adalah daun yang ada ulatnya. Hik hik hik 
ternyata binatang-binatang itu membantu kita sebagai detektor racun yaa?
 
2. Pilih gula aren/jawa yang lembek dan mudah meleleh, karena yang pakai 
formalin itu membuatnya menjadi keras.
 
3. Gula aren/jawa yang tidak pakai pengawet itu harum...
 
4. Yang sudah pasti karena tidak pakai pengawet gula jawa itu harus baik 
kemasannya karena mudah rusak.
 
Nach selamat mencari gula jawa yang asli tanpa formalin.... Yach... ternyata 
banyak sekali orang memasukkan racun dalam makanan secara sengaja sekedar 
mencari keuntungan.. . yang ujung-ujungnya bisa  menimbulkan banyak penyakit 
terutama cancer... herannya Badan Pemerintah yang berwenang ngurusin masalah 
makanan kok gak bisa berkutik  yaa?

Kind regards,
Vira

Kirim email ke