disini ada orang transtv atau sctv?supaya bisa dijadiin bahan investigasi 
gitu...

Dona :)

--- On Thu, 7/3/08, vira <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: vira <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Ayahbunda-Online] (info) Gula Jawa Mengandung Formalin
To: [email protected]
Date: Thursday, July 3, 2008, 1:50 AM










    
            




----- Original Message ----- 
From: "sofi" <[EMAIL PROTECTED] com>
To: "Dara Magdalena" <dara_magdalena@ yahoo.com>; <aksek_tarakanita@ 
yahoogroups. com>; 
"mbak karni" <[EMAIL PROTECTED] co.id>; "mbak 
nur" <hasanahnur13@ yahoo.com>; 
"sarah" <[EMAIL PROTECTED] com>; 
"Sri Ningsih -" <[EMAIL PROTECTED] id>; 
"selvita tjhang" <selvita.tjhang@ djarum.com>; 
<[EMAIL PROTECTED] com>
Sent: Wednesday, July 02, 2008 4:21 PM
Subject: [milis tarki] Fw: (info) Gula Jawa Mengandung Formalin

      
             
Dear 
Friends,

Sepertinya udah cukup dech kita ngedenger berita-berita tentang 
 penyakit, seperti cancer lach.... yang ternyata pemicu 
utamanya adalah makanan yang kita makan. Gw belakangan ini baru tahu 
kalau  GULA AREN alias GULA JAWA yang coklat kayak batu itu mengandung 
FORMALIN.
 
Informasi ini saya dapat dari seseorang yang dapat 
dipercaya, karena dia usahanya jualan jamu dan dan membuat minuman juice 
dalam botol  tanpa pengawet sedikitpun!
 
Menariknya racikan 
minumannya itu pake gulanya gula jawa, ternyata setelah diselikidi 
mengandung formalin.... kemudian dia berusaha mencari yang tidak mengandung 
formalin.. ternyata tidak ada, alias hampir semua mengandung formalin. 
Akhirnya dia langsung ke petaninya, dia pikir bisa dapat yang free 
formalin ternyata tidak juga, sebab diberi formalin atas instruksi para 
tengkulak, dimana kalau tidak dilakukan maka tidak ada yang mau beli. Jadi 
formalin itu sudah diteteskan atau dituangkan diatas pohon. Memang efek 
dari formalin itu membuat gula jawa jadi lebih awet dan agak keras (tidak 
lembek). dan untuk proses memasaknya juga lebih cepet.... 
 
Kemudian dia bilang, stop pake formalin.. nanti gulanya saya yang 
beli.... kalau para  tengkulak itu tidak mau beli....

Lucunya para petani itu tidak mau makan gula jawanya loch.. karena dia 
tahu itu mengandung racun..... sementara kita? telen terus... dech tuch 
racun....

Nach sebenarnya gula jawa ini diaplikasikan kemana saja yaa? 
Oh ternyata banyak (dan ini yang saya tahu), misalnya:
 
1. 
Kolak, hampir semua kolak pake gula jawa... jadi yang biasa buka puasa pake 
kolak, yaa selamet aja minum... formalin
 
2. Kue-kue yang pake gula 
jawa, roti gambang
 
3. Gado-gado, ketoprak?
 
4. 
Rujak
 
5. Brown sugar dsb.
 

 
Untuk 
mengetahui mana gula jawa yang pakai pengawet formalin bisa dipakai tips 
berikut:
 
1. Ternyata Gula Jawa yang sehat itu yang dirubung lalat 
atau semut? seperti halnya daun yang sehat tanpa DDT adalah daun yang 
ada ulatnya. Hik hik hik ternyata binatang-binatang itu membantu 
kita sebagai detektor racun yaa?
 
2. Pilih gula aren/jawa yang 
lembek dan mudah meleleh, karena yang pakai formalin itu membuatnya menjadi 
keras.
 
3. Gula aren/jawa yang tidak pakai pengawet itu 
harum...
 
4. Yang sudah pasti karena tidak pakai pengawet gula jawa 
itu harus baik kemasannya karena mudah rusak.
 
Nach selamat 
mencari gula jawa yang asli tanpa formalin.... Yach... ternyata banyak sekali 
orang memasukkan racun dalam makanan secara sengaja sekedar mencari 
keuntungan.. . yang ujung-ujungnya bisa  menimbulkan banyak penyakit 
terutama cancer... herannya Badan Pemerintah yang berwenang ngurusin 
masalah makanan kok gak bisa berkutik  yaa?

Kind regards,
Vira

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke