iyah yah, mbak yusri ..
mustinya saya rajin mengenalkan beraneka makanan untuk okta yah. supaya nafsu 
makannya lebih baik. okta siy sudah makan makanan orang dewasa tetapi masih 
terbatas. yang pedas, santannya kental dan bumbunya tajam belum 
dikasih. beberapa kali saya coba resep dari koleksi, eh, okta nggak mau. balik 
ke menu biasa.  
mbak yusri, menurut mbak yusri, efektif nggak siy, membentuk makanan menjadi 
beraneka rupa kaya' di tipi itu? tempe goreng jadi bintang, nasi dikasih kumis 
kacang panjang, matanya wortel, dan sebagainya? lha saya niy blas nggak 
kreatif. kalau lihat di resep makanan balita, pudingnya berbunga, mobil, 
kelinci, dan sebagainya. kebayangnya siy, repot banget di dapur dengan segala 
cetakan. 
mbak nita, kalau soal resep, buku resep terbitan pete gaya favorit press sudah 
best of the best. pasti jadi dan enak. keterangannya kumplit sampai tips dan 
tricks. ini menurut saya yang jauh dari dapur lho. jadi rasanya bisa dipercaya. 
kalau menurut mbak yusri yang pintar masak dan kreatif di dapur, lain lagi kan. 
he he he .. 
masalah klasik menjadi ibu,


      

Kirim email ke