Nov, menurut saya sih penampilan dan rasa suatu masakan sangat penting utk membangkitkan selera. Percuma saja penampilannya bagus tapi saat dimakan rasanya berantakan. Seperti halnya masakan2 kelas hotel berbintang. Tidak menjamin lho masakan hotel berbintang akan enak dimakan. Saya selalu mengibaratkan begini....klu rasa masakan itu tidak enak utk kita (menurut selera kita), ya........jangan diberikan pada si kecil. Sebaliknya......rasanya sudah ok, tp penampilannya juga berantakan misalnya sayurnya kematengan, santannya kekentalan dsb.....juga gak akan memancing kita utk mencobanya.
Lagian.....klu misalnya tempe atau wortel dibentuk bintang atau bunga, pasti banyak yg terbuang. Akhirnya mubazir. Jadi........yg penting klu kita ingin si kecil berselera dengan masakan rumahan, maka kita harus bisa menghidangkan masakan dengan rasa dan penampilan yg mampu membangiktkan selera dan rasa penasaran si kecil. Regards, YUSRI email: [EMAIL PROTECTED] YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry� wireless device -----Original Message----- From: novia novia <[EMAIL PROTECTED]> Date: Wed, 13 Aug 2008 06:50:18 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] Re: re:resep makanan:mbak yusri :) iyah yah, mbak yusri .. mustinya saya rajin mengenalkan beraneka makanan untuk okta yah. supaya nafsu makannya lebih baik. okta siy sudah makan makanan orang dewasa tetapi masih terbatas. yang pedas, santannya kental dan bumbunya tajam belum dikasih.�beberapa kali saya�coba resep dari koleksi, eh, okta nggak mau. balik ke menu biasa. � mbak yusri, menurut mbak yusri, efektif nggak siy, membentuk makanan menjadi beraneka rupa kaya' di tipi itu? tempe goreng jadi bintang, nasi dikasih kumis kacang panjang, matanya wortel, dan sebagainya? lha saya niy blas nggak kreatif. kalau lihat di resep makanan balita, pudingnya berbunga, mobil, kelinci, dan sebagainya. kebayangnya siy, repot banget di dapur dengan segala cetakan. mbak nita, kalau soal resep, buku resep terbitan pete gaya favorit press sudah best of the best. pasti jadi dan enak. keterangannya kumplit sampai tips dan tricks. ini menurut saya yang jauh dari dapur lho. jadi rasanya bisa dipercaya. kalau menurut mbak yusri yang pintar masak dan kreatif di dapur, lain lagi kan. he he he .. masalah klasik menjadi ibu,
