Suatu malam di food court Yogya Riau Junction Bandung. Saat menanti pesanan 
makanan tiba, saya  disuguhi pemandangan ‘indah’ sekitar 2 meter di depanku. 
Seorang baby sitter mengganti diaper batita cewek. Ok, memang di tempat ini 
tidak ada nursery room, tapi ganti popok karena pup di tempat orang makan....? 
Setelah selesai mengganti,  baby sitternya menenteng diaper yang diganti (tanpa 
dibungkus palstik)  berjalan menuju tempat sampah. 
Cuma membandingkan dengan diri saya sendiri siy, kalo saya bawa anak ke mall, 
sejak umur setahun kurang (lupa persisnya berapa bulan), sudah diberi MPASI, 
saya selalu membersihkan pupnya di toilet, dengan kucuran air walau anakku 
terkadang nangis karena dinginnya air,  turun tangan sendiri dengan atau tanpa 
pengasuhnya. Tidak tega pup cuma lap-lap pakai tisyu basah. Sedia selalu sabun 
bayi dan kantong plastik untuk membungkus diaper ‘isi’ jika bepergian. Tidak 
tega ngebauin orang lain. Karena setahun lalu saya pernah mengalami dibaui 
diaper ’isi’ di nursery room PVJ dari tempat sampah dimana diaper tersebut 
boro-boro dibungkus, digulung saja tidak dengan ’isi’nya yang super penuh 
menghadap ke atas pula. Jadi pada saat saya selesai menyusui, cuci tangan, lap 
tisu dan buang sampah.... tahu kan yang kulihat dari tempat sampahnya? Pantas 
saja selama menyusui baunya.....
Just sharing, mohon maaf jika bunda yang lain standar ’bersih-bersih’nya 
berbeda dengan saya.
 
Bundanya Faiq (now 20mts)
 


      

Kirim email ke