Woww... Hebatttt... Aku mau dong mba dibagi resep penurunan berat badannya. Sejak aku hamil tahun lalu, suamiku udah naik 20kg.. Padahal aku sendiri setelah melahirkan, balik lagi ke timbangan awal,eh..dia terus menuju puncak.. :(
Thanks yah mba yusri.. Love, Lisa Sent from Lisa's BlackBerry® -----Original Message----- From: "- Yusri -" <[email protected]> Date: Wed, 4 Feb 2009 08:06:53 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Re: [curhat] pacaran bertiga Nik.... Aku juga sekarang jadi tambah kompak sama suami. Tp penyebabnya bukan dagang.....melainkan karena kami sedang ikut program "penurunan beran badan" bareng2..... Suami ku dah langsing, lho..... (Kamu ingatkan...betapa gendutnya suamiku?) Dalam 20 hari bisa turun 10kg. Sukses habiiiiiissss......... Regards, YUSRI email: [email protected] YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry® wireless device -----Original Message----- From: Nika Hanidhah <[email protected]> Date: Tue, 3 Feb 2009 12:44:33 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Re: [curhat] pacaran bertiga jd pingin cerita.. kesukaanku ma suami beda hobbyku ma suami juga beda karakter orangnya juga beda cara berfikirnya beda meski tujuannya sama tapi akhir akhir ini aku merasa kompak maksudnya lebih kompak dr biasanya setelah dipertemukan di kgiatan yg sama apa itu: dagang!!!!! wakkaka.. telpon2an jd lebih sering (dulu, sering nelpon kl mutia skait doang, hiks) emailemailan jd lebih sering (dulu...cuma tuker2an artikel) ngobrol jd lebih sering....(maksudnya rapat), heheheh mamut jd malu --- On Mon, 2/2/09, Aprilina Damayanti <[email protected]> wrote: From: Aprilina Damayanti <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] Re: [curhat] pacaran bertiga To: [email protected] Date: Monday, February 2, 2009, 4:48 AM Hai all, Saya se-aliran sama bu yusri.. Intinya waktu intim/berduaan bersama suami perlu diusahakan, sebab itu juga salah satu cara memupuk rasa cinta agar tumbuh lebih subur. Dengan syarat....ya itu tadi...tanpa mengabaikan kewajiban kita sbg orang tua kepada anak2 kita. Utk saya yg masih tinggal bersama orang tua, sangat diuntungkan sekali dengan kondisi tsb. Jika memungkinkan (orang tua saya sedang tidak ada acara keluar rumah) saya minta titip anak2 kepada mereka, walaupun tetap ada mbaknya yg melayani/momong anak2. Orang tua saya hanya sebagai 'polisi' yg mengawasi keamanan & kenyamanan anak2 saya saja (sebab saya rasa tidak etis juga kalau kita 'menyuruh' orang tua kita yg sdh cukup sepuh utk ikut heboh/lelah melayani cucu2nya. Kasian toh...) Jadi lengkap lah...ada si mbak yg alhamdulillah sudah dapat saya & suami percaya, ditambah pengawasan dari eyang2nya. Kalau sdh begitu...melangkahlah dengan mantap & hati riang bersama suami utk menikmati waktu 'just the two of us' dengan santai, relax & enjoy. Utk nanti kembali pulang ke rumah dengan sejuta senyum di wajah & siap menjadi 'fully-recharged mom' buat anak2ku tersayang. Hmm... ;)) Regards, April Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT ------------------------------------ Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] Info Belanja si Kecil: [email protected] Yahoo! Groups Links
