Moms Sharing, ya.... Jangan khawatir dgn kebiasaan si kecil yg blm mau berbagi. Utk anak2 usia sekian (kurang dari 3thn) memang masih dlm taraf bermain sendiri (soliter). Itu adalah bagian dari proses yg wajar dan normal. Nanti ada masanya si anak akan berbagi dan bermain dalam kelompok.
Usia anak dibawah 2 thn, akan bermain sendiri. Dia tidal perduli dgn kawan2 sekitarnya. Walaupun disitu ada 10 anak. Klu ada anak lain yg tertarik dgn mainan yg sdg dipegang oleh anak lain, ujung2nya akan rebutan. Itu sih masih wajar. Disitulah kita harus membimbing anak2 itu. Yg tidak mau berbagi diberi arahan utk mau berbagi dan utk anak yg merebut mainan diberi arahan utk meminjamnya secara sopan dan tidak merebutnya. Memang saat itu ucapan kita akan terkesan sia2. Anak2 tidak akan lsgs mengerti apa yg kita ajarkan. Tapi kita tidak boleh merasa bosan utk mengingatkan hal2 seperti itu. Usia diatas 2 thn, mulai beralih pada kelompoknya. Bermain dlm kelompok, tp belum mau berbagi. Masing2 anak akan asyik dgn mainannya sendiri2. Disini kita harus mengajak mereka utk mulai mau berbagi dan bermain dlm kelompok. Tapi apa yg kita ajarkan belum akan berhasil dgn sempurna. Anak2 usia 3 thn ke atas mulai akan mengerti sebab akibat. Mulai bisa diberikan pengertian utk berbagi dan bermain kelompok. Justru pada usia inilah kita sebagai ortu harus mengajak mereka utk melakukan semua itu. Misalnya : Jika si anak masih blm mau utk berbagi, ajarkan utk bergantian setelah berhitung sampai hitungan 10. Stlh hitungan ke 10 mainan berpindah tangan pada kawannya yg ingin memainkannya juga. Begitu seterusnya. Dalam proses ini, selain si anak diajarkan utk berbagi...juga mulai dikenalkan dgn angka bisa dlm bahasa indonesia atau dlm bhs inggris. Begitu caranya saya mengajarkan anak2 saya di rumah. Dan saya sengaja menyediakan tiap 1 macam mainan hy 1 buah. Hal ini utk pembelajaran berbagi. Memang pada awalnya akan saling berebut dan cukup membuat kepala saya "pusing". Tp saya berusaha konsisten. Sampai anak saya yg berusia hampir 11 thn juga masih hrs saya tekankan arti berbagi. Contohnya : PS 3 nya sengaja saya pasangkan pada TV yg juga digunakan utk menonton acar TV pd umumnya (PS 3 tidak saya pasangkan pada TV tersendiri). Hal ini utk membiasakan anak saya utk selalu menunggu anggota keluarga lain yg sedang menonton jika dia ingin bermain PS. Selain belajar berbagi, juga tetap mengedepankan kebersamaan. Jika anak saya sedang menikmati PS otomatis anggota keluarga yg lain akan ikut nimbrung dan mengomentari permainan dia. Semoga bisa membantu, ya.... Regards, YUSRI email: [email protected] YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry® wireless device -----Original Message----- From: "Harti Kurniawan" <[email protected]> Date: Thu, 12 Feb 2009 21:36:36 To: <[email protected]> Subject: RE: [Ayahbunda-Online] gimana ya caranya mengajarkan anak biar mau berbagi?? Dear Ibu santi, Salam kenal! Kita punya mslh sama, anakku 17bulan jg gitu. Org2 blg emang kalo blm ada adek emang gt..gmna dong moms, share ya.. Mama justin _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of santi widianti Sent: Monday, February 09, 2009 10:57 PM To: [email protected] Subject: [Ayahbunda-Online] gimana ya caranya mengajarkan anak biar mau berbagi?? dear all, mohon sarannya dong, anaku laki-laki 21 bln ko susah ya untuk bisa berbagi sama temen2nya, klo mainannya dipegang aja (boro2 dpinjem) dia langsung nangis2 gt gamau, trus klo ada temennya bawa mainan dan di suka, dia merengek mau itu dan dia kuasain semuanya, duh kenapa ko gt ya?..apa dia blm ngerti konsep berbagi? gmn ya cara nanganinnya?..oya dia jg paling ga suka klo lg asik main gt, disamperin temennya pasti dia lg usirtemennya dia bl peji..peji (pergi,red)..walah apa dia ada masalah bersosialisai ya?..padahal sering diajak main?.ad yg bilang krn dia blm ada saingan (adek mksdny)...apa gt ya moms?..plis share ya?...thx b4 salam, santi
