mbak sanchia, makasih banyak sebelumnya daun handeuleum itu ada nama lainnya ga?? soalnya di belitung ga ada yang tau nama itu trus ada jualannya ga? disupermarket misalnya? ato di pasar tradisional? mama hadzi
--- On Sat, 3/28/09, sanchia <[email protected]> wrote: From: sanchia <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] ambien To: "Milist ayah bunda" <[email protected]> Date: Saturday, March 28, 2009, 1:20 PM Moms share yah.. Papa sy dulu ambeien lumayan parah, udah berobat kemana mana ga sembuh sembuh akhirnya ada orang yang kasih tau ramuan tradisional, bahannya : - daun handeuleum 7 - 10 lembar (daun ini warnanya ungu tua, daunnya agak lebar kaya daun jambu air) - kunyit kurang lebih 1 ruas jari - gula batu Bahan diatas direbus dengan 3 gelas air dibuat jadi 1 gelas, lalu diminum 2 kali sehari (pagi dan sore) sampai ambeiennya kempes...(Kalo papa sy sekitar 1 mgg) Sampe sekarang ga pernah kambuh lagi lho.... Semoga membantu yah mba anie.. Sanchia - mikael's mom Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss... ! From: "- Yusri -" Date: Wed, 25 Mar 2009 14:46:33 +0000 To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] ambien Tambahan Mbak Ani... Kakak saya di operasi ambeien malah gak sembuh2 lho.... Kakak saya juga ambeiennya parah sdh lebih dari 15 thn sejak anak hamil anak pertama (skrg anak pertamanya berusia 23thn). Tp sejak tidak lagi makan pepaya, rada mendingan. Sekarang dia sdg berobat pada sinshe di bogor. Dan kelihatannya gak sering kumat lagi. Regards, YUSRI email: yusr...@yahoo. co.id YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry® wireless device From: Ani Priyana Date: Wed, 25 Mar 2009 00:23:18 -0700 (PDT) To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] ambien Mbak Yusri, waktu hamil hadzi, saya juga kena ambien. masalahnya, sampe sekarang hadzi 21 bulan, ambiennya belum sembuh juga.gimana cara nyembuhinnya mbak?? soalnya sekarang udah rencana nambah anak, tapi trauma sama ambiennya.pengennya ambiennya sembuh dulu baru hamil.. moms yang lain, ada yang bisa bantu??? sarannya selain operasi ya. takuttttttttttttttt tt..... mama hadzi belitung --- On Sat, 3/21/09, - Yusri - <yusri_ayahbundaonli n...@yahoo. co.id> wrote: From: - Yusri - <yusri_ayahbundaonli n...@yahoo. co.id> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Pingin Punya Anak Tapi Banyak Tapinya :re : kuwalik :p To: Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com Date: Saturday, March 21, 2009, 9:10 AM Ikutan aaaaahhhhh.. .... Sammmma dong dgn aku... Saat lahiran anak ke 1 (bagas) 11 thn yg lalu....boro2 mikir anak ke 3 dan ke 4 (sesuai permintaan suami tercinta)... ..mikir buat hamil anak ke 2 aja hrs mengumpulkan tekad yg kuat. Anak pertama lahir dgn berat 3,95kg secara normal. Mules sehari semalem. Selama hamil menderita ambeien...gak bisa pup. Setiap pup pasti nangis bombay. Stlh melahirkan, gak bisa nyaman saat memberi ASI....krn gak bisa duduk selama 1 bln akibat ambeien nya. Tapi....... masa trauma itu hilang dgn sendirinya. Dan kita sendiri yg hrs menghilangkan trauma itu dgn cara jgn selalu mengingat2 masa2 yg tidak nyaman dan selalu ingat masa2 bahagia saja....... Saat usia bagas 11bln.....saya lepaskan IUD saya. Dan sebulan kemudian saya hamil anak ke 2. Melahirkan anak ke 2 (Sekar)..... ternyata saya lebih sulit lagi. Hampir2 saja saya tidak bisa menikmati masa2 indah melihat anak2 tumbuh besar. Sekar lahir dgn berat 4,05kg dan mules sehari semalam. Saat melahirkan, terjadi pendarahan hebat. Hb saya drop jd 5. Saya shock. Tekanan darah sy sdh 60/50. Stlh semua dilalui..... dan seiring sekar besar, trauma itu tidak pernah hilang (wlupun saat itu sy sdh pasrah jika Allah akan mengakhiri hidup saya). Saya trauma wlupun hy sekedar melewati RS itu. Tidak disangka dan tidak diduga.....Allah berkehendak lain. Saat sekar berusia 5 thn, saya hamil anak ke 3. Saya memang tidak memakai IUD. Krn ternyata saya alergi terhdp bahan bakunya. Saya memakai KB kalender. Selama 5 thn aman. Dan "kebobolan" krn kuasa Allah swt. Manusia hy bisa berencana... ...tp Allah swt yg menentukan. Saya ketakutan. Tp dengan bantuan suami, saya berhasil melalui semuanya. Dgn 1 syarat.....saya tidak mau melahirkan di bogor dan dgn DSOG di bogor. Krn sdh hilang kepercayaan (ups....ma'af) . Akhirnya sy melahirkan secara cesar di jkt. Moms bisa bayangkan... .bagaimana rasanya saat menanti detik2 masuk ruang oprasi. Rasanya seperti mau masuk ruang eksekusi. Bahkan sejak malam hari pun saya sudah stres. Hb saya drop gara2 stres. Tapi Alhamdulilah. ......zikir dan do'a selalu saya panjatkan. Tidak ada yg bisa membantu kita selain pertolongan Allah swt. Krn......klu kita ketakutan yg berlebihan.. ...bahkan mendekati paranoid.... .menurut saya artinya kita tidak percaya dgn adanya tangan Allah swt. Takdir itu adalah kuasa Allah swt. Kita sebagai umat manusia hy bertugas berdo'a dan berusaha agar hal2 yg buruk tidak terjadi. Tp hasil akhir dari semua do'a yg kita panjatkan dan usaha yg kita lakukan..... itu adalah urusan Allah swt. Tapi yakin lah......selama do'a kita ikhlas dan usaha kita maksimal.... .serta yg penting adalah...... .kita selalu BERPRASANGKA BAIK pada Allah swt bahwa Dia tidak akan mencelakakan umat-Nya.... .maka Allah akan memberikan balasan yg setimpal pada kita. Regards, YUSRI email: yusr...@yahoo. co.id YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry® wireless device From: novia novia Date: Sat, 21 Mar 2009 00:05:09 -0700 (PDT) To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com> Subject: [Ayahbunda-Online] Pingin Punya Anak Tapi Banyak Tapinya :re : kuwalik :p wakakak ... saya merasakan semuanya itu, ditambah dengan keadaan rumah tangga sepanjang kehamilan yang tidak nyaman dikenang apalagi dijalani lagi, ditambah saya sudah 37 tahun (2 bulan lagi), ditambah dengan secara genetis banyak penyakit yang mengintai dari kedua belah pihak. dengan faktor sebanyak itu siy, saya memutuskan untuk tidak punya anak lagi. meskipun okta lahir dengan selamat secara normal, mulas nggak keruan 2 hari, dan ngedennya 2 jam. dan sekarang menurut saya jadinya sehat, lucu, ganteng, dan pintar sekali. (ini jelas subyektif yah ;-p yah, itu rencana saya sebagai manusia. tetapi Tuhan belum tentu menyetujui rencana saya. sahabat saya akhirnya melahirkan anak keempat dengan berbagai metode kontrasepsi yang kebobolan. setelah empat, langsung steril. tetangga saya, anaknya yang ketiga sudah berumur 9 tahun ketika 5 bulan yang lalu akhirnya melahirkan anak keempat. jujur, saya takut sekali juga. tetapi saya kan hanya bisa berdoa dan berusaha. salam,
