pagi mba Apriyani....

waahhh...
kl ku mah setuju banget sama mba Yusri...
walopun Alip sepupunya mba Apriyani, tapi kekerasan kyak gitu ga bisa dibiarin 
mba..
lebih baik dilaporin aja kepada pihak yang berwajib, supaya tindakan Alip bisa 
ditindaklanjuti...
kita kan jg ga tau apakah Alip melakukan ini hanya kepada Lea seorang saja...
maaf ya mba, bukannya aku jelek-jelekin sepupu mba Apriyani loh ya...

1. lapor ke kantor polisi terdekat dengan mengumpulkan bukti-bukti kuat dulu,
   setelah itu baru dilaporkan kepada KOMNAS Perlindungan Perempuan...

2. Jelaskan saja kepada org tua mba Apriyani tentang kekerasan Alip yg bisa 
    saja memakan korban lain selain Lea, dan juga jelaskan kpd kedua orgtua
    Alip kenapa mba mau melaporkan kejadian ini kepada pihak yg berwajib...
    lebih baik kita dicap jahat tapi kita bisa membantu menghentikan kekerasan
    yg ada, daripada kita tidak bertindak sama sekali...

3. kl contact personnya, aku ndak punya mba..


Maaf ya mba cuma bisa bantu itu....
semoga masalahnya cepet selesai...

menot, bundanya Bagas...





best regards,




MENOT novita
kinot's : catering | cookies | souvenir & goody bag
p. 0811 - 196431 | 021 - 996 39888 | 0858 - 80898080 | 021 - 996 39777
e. [email protected] | [email protected]
facebook : [email protected] / [email protected]
http://kinot2006.multiply.com
http://www.bisnis5milyar.com/?id=menotided
http://www.bisnis5milyar.net/?id=nikizk
ym : menotided
contact person : menot & niki









________________________________
From: - Yusri - <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, April 27, 2009 5:09:20 AM
Subject: Re: [Ayahbunda-Online] Kekerasan pada perempuan






Hai Mbak Apriyani
Saya sangat prihatin pd apa yg sdh menimpa Lea.
Dan saya sangat menyayangkan kejadian itu dibiatkan berlarut2. Blm menikah saja 
Alip sdh bertindak seperti itu pd Lea. Apa yg terjadi jika sdh menikah? 
Sebelum nyawa melayang.... ..segera lah kumpulkan keberanian utk menyudahi nya. 

Step yg hrs dilakukan pertama kali adalah....
1. Laporkan kejadian ini pd pihak berwajib. Utamakan saat baru sj terjadi 
kekerasan. Sehingga visum bisa ditegakkan.
2. Bawa surat pengantar dari kepolisiamn utk melakukan visum.
3. Membawa surat pelaporan yg kita dapat dari kepolisian ke komnas perlindungan 
perempuan.
Komnas anak atau kemnas perlindungan perempuan akan bekerja berdasarkan surat 
laporan pd kepolisian.

Saya sangat.....sangat membanci kekerasan dan penindasan pd sesama manusia.
Ma'af ya mbak......saya juga gemes bacanya (pdhl tidak melihat lgsg 
kejadiannya) . Sementara saya adalah (menurut org2 disekelililing saya) "org yg 
tidak punya rasa takut jika melakukan kebenaran dan membela hak2 saya". 
Siapapun akan saya lawan. Tidak perduli laki2 atau perempuan. Tidak perduli 
berdasi atau bertato.
Dan menurut saya "Laki2 yg berani melakukan kekerasan pd wanita sebenarnya 
adalah laki3 pengecut dan tidak bisa apa2 yg akhirnya dia bersembunyi pd 
kekuatan fisiknya"

Semoga membantu.... .




Regards,
YUSRI
email: yusr...@yahoo. co.id
YM: yusri_smpn1

Sent from my BlackBerry® wireless device
________________________________
From:  apri yani 
Date: Fri, 24 Apr 2009 11:20:50 -0700 (PDT)
To: <Ayahbunda-Online@ yahoogroups. com>
Subject: [Ayahbunda-Online] Kekerasan pada perempuan

Dear all... 

Maaf ya aku jarang gabung.. Tp aku udah pernah memperkenalkan diri, dan aku 
rajin sekali membaca respon2 dari mom aybun yg pinter2 n keren2 bgt 
pengetahuannya.

Gini, aku punya tetangga, namanya Lea usianya sekitar 22 tahun. Lia punya pacar 
yg kebetulan sepupu aku yg usianya 25 tahun namanya Alip. Mungkin sekitar bulan 
Juli besok mereka akan menikah. Namun, dalam proses pacaran Lea sering kali 
disakiti oleh Alip, bukan sekedar batin tetapi fisik juga. Lea sering di 
tonjok, di tendang, dan macam2 kekerasan fisik yg mengerikan. Bahkan Lea jg 
sering diancam akan dibunuh. Dan terakhir aku dengar 2 hari yg lalu mereka 
dalam pertengkaran hebat dikarenakan Lea minta putus-membatalkan pernikahan. 
Namun Alip marah besar dan dgn sadisnya Alip menyiksa Lea lagi bahkan mencukur 
rambut Lia dgn tidak beraturan. Parahnya kemarahan Alip itu dilakukan  di dalam 
rumah orang tua Lea. Alip jg mengancam dgn meminta tebusan uang hingga 20jt 
apabila mereka putus. 

Walau Alip sepupu aku, tp aku sangat2 membenci penyiksaannya terhadap Lea. 
Ingin sekali aku membuat efek jera kepada Alip. Apa yg sebaiknya dilakukan 
untuk membuat Alip jera. Aku ingin sekali mengantarkan Lea untuk mengadu ke 
Komnas Perlindungan Perempuan. Yg jadi pertanyaan :
1. Apakah yg lebih baik di lakuakan terlebih dahulu, lapor ke Kantor Polisi 
terdekat atau ke 
    Komnas Perlindungan Perempuan?
2. Orang tua aku keberatan kalau aku membantu Lea, krn mereka takut aku 
mendapat  
    masalah dari Alip sepupuku. Jadi bagaimana aku menghadapi orang tua, 
padahal aku 
    sangat ingin membantu Lea?
3. dan terakhir, apakah ada yg punya Contact Person Komnas Perempuan?

Sebelumnya aku sangat berterimakasih atas bantuan Mom Aybun semua.

- Apriyani -

FB :  apriyan...@yahoo. co.id
 

________________________________
 Apakah demonstrasi  turun ke jalan itu hal yang wajar?  
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
   


      

Kirim email ke