Sudah 3 bulan ini saya mengiklankan penjualan rumah namun belum laku2 juga
kejadian ini terjadi sampai 2 kali, setelah saya mengiklankan yang pertama
bulan maret di surat kabar Pos Kota dan pada bulan April di Kompas, Modus nya
mereka berminat membeli rumah, yah yang namanya lagi Butuh uang, ya pasti
senenglah kalau yang dijual laku apalagi dalam jumlah yang besar.
Tapi yang menjadi janggal mereka pasti mengirim SMS (memancing) bahwa mereka
berminat utk membeli rumah saya, pasti saya tanggapi dong dgn menelpon mereka
(umpan diterima), tawar menawar terjadi pada saat itu juga secara langsung, dan
mereka mengaku sudah lihat rumah saya, anehnya mereka langsung terima saja,
tanpa curiga saya berfikir positif wah mungkin mereka memang orang punya uang
dan memang mencari rumah, singkat cerita mereka meminta nomer rekening saya,
dan akan transfer 50% dari harga yg sudah disepakati setelah jam 16.00
Gembira, senang , bingung, aneh, dll bercampur aduk menjadi satu di perasaan
saya pada saat itu, Untung Pada waktu itu saya di kasih masukan sama teman
saya supaya saya tetap waspada dan hati2, nah disitu saya mempersiapkan diri
supaya tidak terjadi hal2 yang tidak diinginkan, nomer rekening saya catat dan
saya tulis dgn tulisan yang agak besar dan saya tulis lagi Yang lebih besar
lagi,
” Jangan bertransaksi di depan ATM sambil berbicara Dgn HP ”
Dan ternyata benar Mereka adalah SINDIKAT Penguras Uang, orang pertama yang
mengontak saya adalah sebagai orang yang berpura2 membeli rumah saya dan sudah
mentransfer sejumlah uang ke dalam rekening saya, walaupun sudah saya cek via
internet banking sampai 2 kali tidak ada transfer, anehnya mereka bisa langsung
menghubungkan saya dgn operator Customer Service Bank tersebut, Canggih tapi
tetap Amatiran, kenapa saya bilang begitu, karena Dia masih bisa saya bohongi
kalau saldo saya ada Rp 6 juta padahal saldo saya Cuma Rp 67 ribu, semua orang
pasti tahu dgn saldo saya seperti itu mana bisa bertransaksi, dan dia percaya
aja kalau saya ada di depan ATM pada hal saya ada di ruang pos satpam di kantor
saya. Seharusnya kalau dia memang CS dari bank tersebut pasti sudah dapat
melihat berapa jumlah saldo saya, ini kenapa dia malah yang tanya, saya hanya
berguman mmmmmm ini sih benar orang mau nipu, saya mencoba mengalihkan fokus
mereka dgn menanyakan kantor
bank Mandiri cabang mana ? jawabnya ”SC Bank Mandiri Pusat jalan merdeka
utara”, ha ha ha ha ha ha saya tertawa dalam hati wah, dia aja jawab nya udah
asal, lalu saya tanya lagi iseng, sebelah kiri atau kanan istana negara, si CS
palsu ini menjawab sebelah kanan, WAAAAAA ha ha ha ha saya tertawa lagi dalam
hati, tapi soal pengalihan fokus mereka sangat cepat mengalihkan kembali ke
soal transfer, pada saat itu transaksi ”pura2” saya tetap berlanjut dan saya
katakan tetap gagal terus , kecapean memandu saya utk mentrasfer kerekening
mereka dan tetap gagal, mereka meminta saya utk mencari ATM lain, saya katakan
jauh, akhirnya mereka menyudahinya dan akan menelpon kembali .
Setelah itu saya tertawa sekeras2 nya HA HA HA HA HA HA HA HA HA HA HA , baru
saja terjadi PENIPU YANG TERTIPU
Saya menelpon dan melaporkan hal ini ke CS Bank mandiri yang ASLI, namun saya
tidak tahu apakah bank Mandiri menindaklanjuti dan meneruskannya ke pihak
polisi
Kejadian yang kedua serupa juga, saya suruh aja transfer nanti juga keliatan
dan tidak saya tanggapi serius, WAOW penipu kok gentayangan yah, menarik juga
kalau saya berbagi dgn teman2 di milis supaya yang kaya beginian ga menimpa
teman2
Dan tolong sebarkan ke teman, kekasih, keluarga, kerabat, relasi, dan semua
yang anda sayangi dan kasihi
Tips dari saya
1. jangan bertransaksi di depan ATM sambil menelpon via HP, karena
fokus akan terbagi menjadi dua antara bertransakasi dgn ATM dan ber HP ria, ada
baiknya juga nih masukkan utk bank pemilik Bilik ATM supaya area ATM dipasang
Blank Spot Signal HP
2. ada baiknya kita menyiapkan sebuah rekening utk bertransaksi dibawah
saldo minimal atau dibawah Rp100 ribu
3. pilih lah ATM yang berbilik atau tertutup, lebih bagus lagi yang ada
petugas satpam dari bank pemilik ATM tersebut
4. Jangan pernah menyebut nomer PIN kartu ATM dan jumlah saldo anda
kepada siapapun
5. ubahlah PIN kartu ATM anda secara periodik atau rotasi
6. sebelum meniggalkan bilik ATM hitung kembali uang anda apabila
mengambil uang dari ATM dan simpan tempat yang aman cek kembali apakah kartu
ATM anda sudah dicabut dari mesin ATM
7. utk wanita kalau mau bertransaksi di ATM, apalagi kalau transaksi
nya meragukan atau di malam hari mintalah teman anda yang paling anda percaya
untuk menemani atau mendampingi, utk menghindar dari hal2 yang tidak diinginkan
8. bila terjadi hal yang tidak di inginkan atau terjadi penipuan via
ATM segera datang ke Bank yang bersangkutan utk melapor kejadian yang menimpa
anda, karena transaksi tersebut bisa di blokir oleh bank di rekening si
penerima (si penipu) sertakan pula struk bukti transaksi apabila ada atau bawa
pula buku rekening tabungan anda , tapi soal uang anda kembali tergantung dari
kredibilitas bank tersebut
Andreas B. Kurniawan
Padma Tours & Travel
0812 80 960782
021 7388 8845
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/