Wah pak andreas, kejadiannya persis dgn saya. Waktu itu saya mengiklankan mobil di kompas. Hari kedua, seseorang menelfon saya untuk menawar (basabasi) lalu akhirnya deal dan akan membayar 50% lewat ATM Mandiri. Saya tanya : "ngga liat mobilnya dulu?" Kata dia : "udah bu. Anak saya sdh kesana kmrn" Dlm hati : Kapan liatnya??? Kmrn blm ada yg dtg.
Sore hari, saya cek lewat HP, saldo sy belum bertambah. Suami saya tlp orgnya, kata dia udah ditransfer. Dia ngotot saldonya udah kepotong. Suami Saya : "tapi blm masuk pak" Penipu : " aduhh, cb sy tlp dulu CS bank mandiri" (Pura2 Conference Call ber 3) CS Palsu : "Bank mandiri selamat sore" Penipu : (menjelaskan situasi ke CS smbl menyebutkan namanya. Tanpa verivikasi data apa2, CSnya dah tau detail rek penipunya) CS Palsu : "saldo bapak sudah kepotong. Tapi ada masalah jaringan shingga belum sampai pak" Penipu : "kalo gitu, tlg jelaskan ke bapak damoza" Dengan suara khas CS CSP : "selamat sore,pak" Suami saya : "bapak tau ngga saya kerja di bank mandiri?! Saya tahu persis prosedurnya ngga begini" (tnt saja tipu. Suami sy pengusaha) KLIK tuttt tuttttt (telfon ditutup) Hahaahahahaha... Cemen bgt penipunya. Tp, org yg agak gaptek bisa aja ketipu. Jahat bgt ya? Semoga bs jd pelajaran ke kita semua Rgrds, Lisa Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: andreas budi kurniawan <[email protected]> Date: Thu, 7 May 2009 13:44:25 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] Penipu ATM yang Tertipu, tips Sudah 3 bulan ini saya mengiklankan penjualan rumah namun belum laku2 juga kejadian ini terjadi sampai 2 kali, setelah saya mengiklankan yang pertama bulan maret di surat kabar Pos Kota dan pada bulan April di Kompas, Modus nya mereka berminat membeli rumah, yah yang namanya lagi Butuh uang, ya pasti senenglah kalau yang dijual laku apalagi dalam jumlah yang besar. Tapi yang menjadi janggal mereka pasti mengirim SMS (memancing) bahwa mereka berminat utk membeli rumah saya, pasti saya tanggapi dong dgn menelpon mereka (umpan diterima), tawar menawar terjadi pada saat itu juga secara langsung, dan mereka mengaku sudah lihat rumah saya, anehnya mereka langsung terima saja, tanpa curiga saya berfikir positif wah mungkin mereka memang orang punya uang dan memang mencari rumah, singkat cerita mereka meminta nomer rekening saya, dan akan transfer 50% dari harga yg sudah disepakati setelah jam 16.00 Gembira, senang , bingung, aneh, dll bercampur aduk menjadi satu di perasaan saya pada saat itu, Untung Pada waktu itu saya di kasih masukan sama teman saya supaya saya tetap waspada dan hati2, nah disitu saya mempersiapkan diri supaya tidak terjadi hal2 yang tidak diinginkan, nomer rekening saya catat dan saya tulis dgn tulisan yang agak besar dan saya tulis lagi Yang lebih besar lagi, ” Jangan bertransaksi di depan ATM sambil berbicara Dgn HP ” Dan ternyata benar Mereka adalah SINDIKAT Penguras Uang, orang pertama yang mengontak saya adalah sebagai orang yang berpura2 membeli rumah saya dan sudah mentransfer sejumlah uang ke dalam rekening saya, walaupun sudah saya cek via internet banking sampai 2 kali tidak ada transfer, anehnya mereka bisa langsung menghubungkan saya dgn operator Customer Service Bank tersebut, Canggih tapi tetap Amatiran, kenapa saya bilang begitu, karena Dia masih bisa saya bohongi kalau saldo saya ada Rp 6 juta padahal saldo saya Cuma Rp 67 ribu, semua orang pasti tahu dgn saldo saya seperti itu mana bisa bertransaksi, dan dia percaya aja kalau saya ada di depan ATM pada hal saya ada di ruang pos satpam di kantor saya. Seharusnya kalau dia memang CS dari bank tersebut pasti sudah dapat melihat berapa jumlah saldo saya, ini kenapa dia malah yang tanya, saya hanya berguman mmmmmm ini sih benar orang mau nipu, saya mencoba mengalihkan fokus mereka dgn menanyakan kantor bank Mandiri cabang mana ? jawabnya ”SC Bank Mandiri Pusat jalan merdeka utara”, ha ha ha ha ha ha saya tertawa dalam hati wah, dia aja jawab nya udah asal, lalu saya tanya lagi iseng, sebelah kiri atau kanan istana negara, si CS palsu ini menjawab sebelah kanan, WAAAAAA ha ha ha ha saya tertawa lagi dalam hati, tapi soal pengalihan fokus mereka sangat cepat mengalihkan kembali ke soal transfer, pada saat itu transaksi ”pura2” saya tetap berlanjut dan saya katakan tetap gagal terus , kecapean memandu saya utk mentrasfer kerekening mereka dan tetap gagal, mereka meminta saya utk mencari ATM lain, saya katakan jauh, akhirnya mereka menyudahinya dan akan menelpon kembali . Setelah itu saya tertawa sekeras2 nya HA HA HA HA HA HA HA HA HA HA HA , baru saja terjadi PENIPU YANG TERTIPU Saya menelpon dan melaporkan hal ini ke CS Bank mandiri yang ASLI, namun saya tidak tahu apakah bank Mandiri menindaklanjuti dan meneruskannya ke pihak polisi Kejadian yang kedua serupa juga, saya suruh aja transfer nanti juga keliatan dan tidak saya tanggapi serius, WAOW penipu kok gentayangan yah, menarik juga kalau saya berbagi dgn teman2 di milis supaya yang kaya beginian ga menimpa teman2 Dan tolong sebarkan ke teman, kekasih, keluarga, kerabat, relasi, dan semua yang anda sayangi dan kasihi Tips dari saya 1. jangan bertransaksi di depan ATM sambil menelpon via HP, karena fokus akan terbagi menjadi dua antara bertransakasi dgn ATM dan ber HP ria, ada baiknya juga nih masukkan utk bank pemilik Bilik ATM supaya area ATM dipasang Blank Spot Signal HP 2. ada baiknya kita menyiapkan sebuah rekening utk bertransaksi dibawah saldo minimal atau dibawah Rp100 ribu 3. pilih lah ATM yang berbilik atau tertutup, lebih bagus lagi yang ada petugas satpam dari bank pemilik ATM tersebut 4. Jangan pernah menyebut nomer PIN kartu ATM dan jumlah saldo anda kepada siapapun 5. ubahlah PIN kartu ATM anda secara periodik atau rotasi 6. sebelum meniggalkan bilik ATM hitung kembali uang anda apabila mengambil uang dari ATM dan simpan tempat yang aman cek kembali apakah kartu ATM anda sudah dicabut dari mesin ATM 7. utk wanita kalau mau bertransaksi di ATM, apalagi kalau transaksi nya meragukan atau di malam hari mintalah teman anda yang paling anda percaya untuk menemani atau mendampingi, utk menghindar dari hal2 yang tidak diinginkan 8. bila terjadi hal yang tidak di inginkan atau terjadi penipuan via ATM segera datang ke Bank yang bersangkutan utk melapor kejadian yang menimpa anda, karena transaksi tersebut bisa di blokir oleh bank di rekening si penerima (si penipu) sertakan pula struk bukti transaksi apabila ada atau bawa pula buku rekening tabungan anda , tapi soal uang anda kembali tergantung dari kredibilitas bank tersebut Andreas B. Kurniawan Padma Tours & Travel 0812 80 960782 021 7388 8845 ___________________________________________________________________________ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
