sekalian menanggapi ibunda esti yang ARYA-nya panas, menurutku dan beberapa pengalaman ibu2 lain disini anak yang dalam proses tumbuh gigi kemungkinan mengalami panas, namun tidak samapai 39 derajat, aku kuatir...apa tidak diperiksakan ke dokter aja (oiya dokter pada libur ya..), mudah2an tidak apa2lah. Dulu sejak usia 6 hingga sekarang (14 bulan) anakku giginya sudah banyak banget, geraham atas dan bawah juga sudah ada, yang depan juga sudah lengkap, pertumbuhannya memang sangat pesat, dan selama itu tidak pernah mengalami panas serius karena tumbuh gigi, paling peningkatannya sampai 37 derajat aja. Nah....waktu yang lalu ada kejadian langka, dimana panas anakku sampai 39,8, disertai muntah2, kalau itu masuk angin padahal ia jarang keluar rumah. Kata orang mungkin karena giginya ada yang tumbuh lagi tapi setelah kucek tidak ada. 1 hari kubiarkan dengan kuberikan penurun panas, esoknya udah nggak panas, 2 hari berlalu dengan keceriaan anakku seperti biasanya. Lha kok terus muncul bintik2 merah, tapi tidak terlalu terlihat kalau tidak teliti, di punggung dan tangannya. Kata orang mungkin gabagan (istilah Jawa, bintik2 yang muncul penanda demam berakhir).Mau ke DSA pas Sabtu gak ada yang praktek. Akhirnya ke dokter umum, karena tidak bs mengobservasi disuruhlah cek darah.. Karena anakku tipe pemberontak hebat dan badannya gemuk, pengambilan darah gagal karena ia tidak bisa diam dan vena-nya tidak bisa ketemu (perawat menyerah), akhirnya aku pulang tanpa kepastian. Di rumah anakku kembali panas sampai 39 derajat. aku kasih obat dokter, panasnya turun lagi, trus malam naik lagi. begitu terus, aku jadi bingung. sampai hari ini suhu badannya sudah normal, dan mudah2an tidak akan naik lagi. namun aku masih bingung kira2 kenapa ya. makan dan minumnya juga susah, kecuali ASI. Bintik2 merahnya semakin menghilang, oya ada tambahan juga, waktu muncul bintik2 itu hidungnya mimisan, tapi darahnya sedikit kok. Apa itu gejala DB ya?? Mohon bantuannya moms. Terima Kasih
