wah ternyata, bintik2nya nggak hilang mom,cuma sementara. besoknya bintik2 itu 
malah adi lebih banyak dan timbul, anakku juga ngerasakan gatel. Aku bawa de 
DSA, n disuruh tes darah karena sempat mimisan. Hasil tes darah, menunjukkan 
Tes widal (tipus) positif, trombosit rendah, tapi gak sampe 100 (batas min 
bebas DB), trus Tes DHF IGM juga positif. Kata dokter anakku indikasi DB dan 
Tipus, tapi nggak disuruh ngamar tuh, aku juga lega karena memang secara fisik 
ankku dah kelihatan seger banget, tapi aku bercampur bingung juga, kok ada yang 
positif nggak disuruh ngamar? emang nggak papa ya. Tujuan ngamar sebenernya apa 
aku juga kurang tau sih.. help moms


--- In [email protected], julie smart <julie.smar...@...> wrote:
>
> waduh mba yanthie..
> Jadi dapat info baru..bintik2 lenyap dgn sendirinya..
> Waktu periksa dokter umumĀ apa ada diagnosa ttg gejala dbd?
> 
> Love
> Julie,mama Alfie n Key
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: Yanthie Darma <yanth...@...>
> To: ayahbunda-onl...@...
> Sent: Monday, May 11, 2009 11:39:22 AM
> Subject: [Ayahbunda-Online] kasus panas yang hampir mirip
> 
> 
> 
> 
> 
> sekalian menanggapi ibunda esti yang ARYA-nya panas, menurutku dan beberapa 
> pengalaman ibu2 lain disini anak yang dalam proses tumbuh gigi kemungkinan 
> mengalami panas, namun tidak samapai 39 derajat, aku kuatir...apa tidak 
> diperiksakan ke dokter aja (oiya dokter pada libur ya..), mudah2an tidak 
> apa2lah. Dulu sejak usia 6 hingga sekarang (14 bulan) anakku giginya sudah 
> banyak banget, geraham atas dan bawah juga sudah ada, yang depan juga sudah 
> lengkap, pertumbuhannya memang sangat pesat, dan selama itu tidak pernah 
> mengalami panas serius karena tumbuh gigi, paling peningkatannya sampai 37 
> derajat aja. Nah....waktu yang lalu ada kejadian langka, dimana panas anakku 
> sampai 39,8, disertai muntah2, kalau itu masuk angin padahal ia jarang keluar 
> rumah. Kata orang mungkin karena giginya ada yang tumbuh lagi tapi setelah 
> kucek tidak ada.
> 1 hari kubiarkan dengan kuberikan penurun panas, esoknya udah nggak panas, 2 
> hari berlalu dengan keceriaan anakku seperti biasanya. Lha kok terus muncul 
> bintik2 merah, tapi tidak terlalu terlihat kalau tidak teliti, di punggung 
> dan tangannya. Kata orang mungkin gabagan (istilah Jawa, bintik2 yang muncul 
> penanda demam berakhir).Mau ke DSA pas Sabtu gak ada yang praktek.
> Akhirnya ke dokter umum, karena tidak bs mengobservasi disuruhlah cek darah. 
> Karena anakku tipe pemberontak hebat dan badannya gemuk, pengambilan darah 
> gagal karena ia tidak bisa diam dan vena-nya tidak bisa ketemu (perawat 
> menyerah), akhirnya aku pulang tanpa kepastian. Di rumah anakku kembali panas 
> sampai 39 derajat. aku kasih obat dokter, panasnya turun lagi, trus malam 
> naik lagi. begitu terus, aku jadi bingung. sampai hari ini suhu badannya 
> sudah normal, dan mudah2an tidak akan naik lagi. namun aku masih bingung 
> kira2 kenapa ya. makan dan minumnya juga susah, kecuali ASI. Bintik2 merahnya 
> semakin menghilang, oya ada tambahan juga, waktu muncul bintik2 itu hidungnya 
> mimisan, tapi darahnya sedikit kok. Apa itu gejala DB ya?? Mohon bantuannya 
> moms. Terima Kasih 
>  
> 
> ________________________________
> Chat right from the comfort of your inbox. Show me how..
>


Kirim email ke