Hai mama kenzie.. Pada dasarnya sy setuju banget tentang resiko tinggi bagi wanita hmil naik haji. Tapi berdasarkan pengalaman sy naik haji tahun 2008 kemarin, yg pada saat itu sy hamil 4 bln, tidak sengeri yang dibayangkan kok. Sebetulnya masalahnya di vaksin meningitis, krn vaksin ini dpt merusak janin. Tp kemarin sy sudah di vaksin pada bln mei krn pada bln itu sy umroh (saat itu blm hamil). Jadi ga divaksin lagi
Waktu di tnh suci sy menggunakan kursi roda utk kegiatan yg banyak berjalan spt, tawaf, sai dan melontar. Sy pun mengantongi Surat Keputusan Bersama Depag dan Depkes ttg bolehnya wanita hamil pergi haji Memang sih semuanya berpulang pada keyakinan da kesiapan kita. Waktu itu sy merasa kuat ya bismillah aja sy jalanin. Mudah2an bisa menjadi bahan pertimbangan ya. Maaf ya kalau tidak berkenan Mama Lia Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Date: Sat, 16 May 2009 09:00:21 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] :WANITA HAMIL NAIK HAJI Wanita hamil naik haji membuat saya terperangah,krn sewaktu saya hamil,DSOG saya dari awal sudah mengingatkan,utk kehamilan 3 bulan awal dan 3 bln akhir dinilai rawan,jadi disarankan utk tdk berpergian jauh,apalagi naik haji menggunakan pesawat,dan menghabiskan waktu yang amat sangat lama,utk orang normal saja akan merasakan kelelahan,apalagi utk wanita hamil,saya salut sekali .....,pasti butuh perjuangan besar... Jika bertanya boleh apa tidak, jika tidak salah, oleh Departemen Agama (khususnya bagian yang mengurusi Haji), wanita yang sedang hamil akan dianjurkan untuk tidak berangkat haji. Artinya, mereka yang akan berangkat Haji, salah satu point dalam pemeriksaan kesehatannya adalah mengetes apakah dia dalam keadaan hamil atau tidak. Jika dia dalam keadaan positif hamil, maka akan dianjurkan untuk tidak berangkat haji dengan menolak kehadiran wanita tersebut dalam perijinan. Mengapa anjuran ini dikeluarkan? Ini mengingat betapa padatnya jamaah Haji yang berkumpul disana (padat). Sehingga suasana berdesak-desakan tidak bisa dihindari. Disamping itu, perjalanan yang harus dilakukan juga jauh dan panjang, ditambah lagi dengan cuaca yang kurang familiar bagi orang Indonesia (perbedaan cuaca ini menyebabkan orang Indonesia harus beradaptasi cukup lama). Dengan demikian, maka diperkirakan justru akan membahayakan kondisi ibu dan calon bayinya. Terlebih jika pada usia kandungan tri bulan pertama (kurang dari 21 minggu) dimana masih sangat rentan terhadap bahaya keguguran. Jika terjadi keguguran, maka masalah yang dialami akan lebih panjang lagi urusannya. Untuk menghindari masalah tersebut maka wanita hamil sangat dianjurkan untuk tidak berangkat haji Maka...seandainya ada wanita hamil yg tetap berangkat,dalam hal ini justru menimbulkan pertanyaan besar,siapa yg turut bertanggung jawab,jika terjadi sesuatu (memang dalam kasus teman Mba Yusri tdk terjadi apapun),krn ini menyangkut 2 nyawa sekaligus,sehingga yg turut b'tanggung jwb adalah DSOG yg memberikan surat keterangan bhw wanita tersebut mampu,Biro perjalanan Haji,serta DEPAG urusan HAJI. Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. (Qs Ali Imran: 97) Allah tidak akan memberatkan hamba-Nya Love, Kenzie's Mom Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: "- Yusri -" <[email protected]> Date: Fri, 15 May 2009 23:11:50 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] :WANITA HAMIL NAIK HAJI Dear Mama Khayra Yg saya tahu, secara peraturan sih memang gak diizinkan pergi haji saat hamil. Tapiiiii......kenyataannya, saat saya berangkat haji thn 2006, saya pergi haji berbarengan dengan 2 org ibu hamil....5bln dan 8bln. Saya tidak tahu apakah saat itu memang krn ikut dlm ONH plus....atau memang krn "lolos" dari yg berwenang. Dgn alasan......mungkin klu ikut ONH plus...dianggap sebagai tanggung jawab sendiri dan penyelenggara ONH plus nya. Tapi diluar itu semua.....saya salut melihatnya. Mereka bisa menjalankan semua itu dgn kemudahan. Padalah tenda kami di padang arafah sangat jauh dgn tempat melempar jumrah. Saya saja.......yg baru 2bln melakukan operasi caesar anak ke 3 dan berangkat haji, memang harus extra hati2 dan extra stamina......apalagi mereka. Alhamdulilah.....mereka lancar melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dan selamat sampai kembali ke jakarta. Dan saya yakin, semua itu krn ridho Allah swt Regards, YUSRI email: [email protected] YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry® wireless device -----Original Message----- From: [email protected] Date: Wed, 13 May 2009 12:33:23 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] :WANITA HAMIL NAIK HAJI Dear moms Mau tanya, sebenernya wanita hamil boleh gak sih naik haji ? Mohon pencerahan Mama khayra Lagi ngeden ada kuntilanak lewat, kok ada satpam megang kawat Mama khayra Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ------------------------------------ Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] Info Belanja si Kecil: [email protected] Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] Info Belanja si Kecil: [email protected] Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] Info Belanja si Kecil: [email protected] Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] Info Belanja si Kecil: [email protected] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
