Dear Mom Lia, waaah alhamdulillah ya, bs menjalankan ibadah haji saat usia kehamilan 4 bulan. Yang memberatkan pihak biro penyelenggara, seperti yg saya maksud, adalah apabila sudah diluar usia kandungan 14-26 minggu sehinnga tdk mendapatkan ijin. Saya pribadi belum mendapat kesempatan berhaji. Sharing dr Mom Lia bs jd masukan bagi saya.
Rgrds Hesti, bundanya Khalila Sent from my ♥ BoldBerry ♥ Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Date: Mon, 18 May 2009 14:11:09 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] :WANITA HAMIL NAIK HAJI Di dalam SKB yang dikeluarkan oleh Menteri Depag Agama dan Menteri Kesehatan memang wanita hamil hanya diperbolehkan menunaikan ibadah haji apabila memenuhi syarat sbb : 1. Usia kehamilan maksimal 26 minggu 2. Telah disuntik vaksin meningitis paling lama dalam 2 tahun terakhir 3. Tidak mempunyai resiko kehamilan tinggi yang dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter spesialis kandungan. Memang dalam prakteknya banyak petugas kesehatan yang tidak tahu peraturan tersebut sehingga mengakibatkan tidak diperbolehkannya wanita hamil menunaikan ibadah haji. Sebetulnya kalo dari segi aturan asalkan memenuhi persyaratan di atas tidak menjadi masalah bagi wanita hamil untuk menunaikan ibadah haji. Kalo kita berpikir tentang resiko tidak ada jaminan bagi semua orang akan selamat karena hanya Allah yang bisa menjamin. Menurut saya apabila telah memenuhi persyaratan tersebut di atas maka semuanya kembali lagi kepada yang bersangkutan dan tentunya apabila kita memang jadi berangkat atau tidak maka itu adalah memang sudah TAKDIR ALLAH dan itulah keputusan yang terbaik. Kita hanya bisa berusaha dan berdoa dan kalo memang sudah menjadi TAKDIR ALLAH maka tidak akan ada kekuatan dan kekuasaan apapun yang sanggup menghentikan. Inilah pengalaman saya pribadi karena saya secara administrasi memenuhi ketiga syarat tersebut di atas maka alhamdulillah saya bisa berangkat haji dan tidak ada satu aturan pun yang saya langgar. Memang saya akui dari pihak Biro Haji mereka berusaha menutupi tetapi saya selalu bilang nggak perlu takut, kalaupun ketahuan nggak masalah karena saya membawa fotocopy SKB tersebut dan saya memenuhi semua persyaratan tersebut. Sengaja saya nggak mencantumkan nama biro haji saya karena semata2 untuk menjaga hubungan tali silahturahmi yang baik. Inilah mungkin pengalaman yang bisa saya bagikan kepada ibu2 dan saya berani berangkat naik haji karena saya punya dasar hukum yang jelas dan bukan hanya berdasarkan "kata orang" atau "setahu saja". Mudah2an informasi bisa memberikan manfaat. Amin. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: [email protected] Date: Sat, 16 May 2009 16:37:38 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] :WANITA HAMIL NAIK HAJI Dear mom Yoshi, Kebetulan aku bergelut di usaha biro perjalanan wisata dan pernah bkerjasama dgn biro penyelenggara umroh dan haji, bbrp diantaranya M*ktour, P*tuna dan K*arissa. Setau aku, mrk ga mau memberangkatkan wanita hamil krn terbentur pemeriksaan kesehatan untuk buku hijau jemaah haji. Kalo dlm pemeriksaan kesehatan mrk dinyatakan hamil, jelas ga bs brgkt. Kalo misalnya bu Yusri pernah brgkt haji brg wanita hamil yg lolos pemeriksaan, boleh dong aku minta nama biro penyelenggaranya, buat referensi aku, siapa tau pas hamil nanti aku ngidam pergi ke tanah suci. Hehehe Hesti, bundanya Khalila Sent from my ♥ BoldBerry ♥ Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "- Yusri -" <[email protected]> Date: Fri, 15 May 2009 23:11:50 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] :WANITA HAMIL NAIK HAJI Dear Mama Khayra Yg saya tahu, secara peraturan sih memang gak diizinkan pergi haji saat hamil. Tapiiiii......kenyataannya, saat saya berangkat haji thn 2006, saya pergi haji berbarengan dengan 2 org ibu hamil....5bln dan 8bln. Saya tidak tahu apakah saat itu memang krn ikut dlm ONH plus....atau memang krn "lolos" dari yg berwenang. Dgn alasan......mungkin klu ikut ONH plus...dianggap sebagai tanggung jawab sendiri dan penyelenggara ONH plus nya. Tapi diluar itu semua.....saya salut melihatnya. Mereka bisa menjalankan semua itu dgn kemudahan. Padalah tenda kami di padang arafah sangat jauh dgn tempat melempar jumrah. Saya saja.......yg baru 2bln melakukan operasi caesar anak ke 3 dan berangkat haji, memang harus extra hati2 dan extra stamina......apalagi mereka. Alhamdulilah.....mereka lancar melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dan selamat sampai kembali ke jakarta. Dan saya yakin, semua itu krn ridho Allah swt Regards, YUSRI email: [email protected] YM: yusri_smpn1 Sent from my BlackBerry® wireless device -----Original Message----- From: [email protected] Date: Wed, 13 May 2009 12:33:23 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] :WANITA HAMIL NAIK HAJI Dear moms Mau tanya, sebenernya wanita hamil boleh gak sih naik haji ? Mohon pencerahan Mama khayra Lagi ngeden ada kuntilanak lewat, kok ada satpam megang kawat Mama khayra Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! ------------------------------------ Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] Info Belanja si Kecil: [email protected] Yahoo! Groups Links ------------------------------------ Subscribe: [email protected] Unsubscribe: [email protected] Info Belanja si Kecil: [email protected] Yahoo! Groups Links
