Emang susah sih,punya seseorang sesuai dgn yg kt inginkan dan idamkan.punya suami yg cuek,kdang omongnya nyakitin,tapi itulah dia,dia yg sdh kt pilih mendampingi kita,moga2 seumur hdp kita.kita hrs berusaha menerima kekurangan dia,spt dia jg menerima kekurangan kita.klo dia sulit berubah,kita yang berubah,kita hrs cari info menmbah kualitas diri kita shg tdk dicuekin,kt kasih perhatian lebih,lama2 dia ngerasa masa' sih aku tdk perhatian sm istriku,dia sdh perhatian dan menyiapkan keperluanku.ayo semangat mom,wanita memang ditakdirkan kuat utk menghadapi segalanya,jgn sia2kan anugrah itu. Segitu dulu deh sharingnya,maaf kepanjangan.
Salam hangat, Mama Pin,In,Gun,Bas Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: linda bustami <[email protected]> Date: Mon, 25 May 2009 19:17:39 To: <[email protected]> Subject: Re: [Ayahbunda-Online] "sulitnya mjd perempuan " hemmmjadi inget cerita temen tadi pagi dikeretaudah tau istrinya kerja dan dia kuliah.nganterin ke stasiun kereta yang cuma 7 menit naek motor aja ga mau.padahal kan dah ngerti kl ktr istrinya ga boleh telat barang sedetik pun.lom lagi cueknya ampun2anpadahal dah usaha mepercantik diri biar makin disayangakhirnya....sedihmeledak jugadiem2an --- On Sun, 5/24/09, ♡andinaY♡ <[email protected]> wrote: From: ♡andinaY♡ <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] "sulitnya mjd perempuan " To: [email protected] Date: Sunday, May 24, 2009, 11:06 PM Moms, Sbenernya ini tulisan iseng adik sepupuku sii,tp aku suka bgt,n terharu membacanya.. " Sulitnya menjadi perempuan" heem..sebenernya hanya sedang iseng saja bentuk pengalihan dari kemalasannya mengerjakan UAS yang akan dikumpulkan bbrapa jam lagi hehehehmm, kenapa dikasih judul sulitnya menjadi perempuan? bukan bermaksud untuk menjadi feminis sama sekali tidak..hanya saja melihat apa yang sedang terjadi pada dirinya dan banyak teman perempuannya, membuatnya menjadi berpikir, sebenarnya sulit ternyata menjadi perempuan.. perempuan, seolah dituntut untuk memiliki 2 wajah sekaligus.. sosok keibuan yang siap mengayomi, melindungi dan penuh kehangatan.. sesosok individu yang bisa menghangatkan suasana rumah, seseorang yang tersenyum manis menyambut suaminya datang dari bekerja, sesosok suara lembut menenangkan ketika sang pacar sedang dilanda amarah.. yaa hanya perempuan yang bisa.. dengan sigapnya bangun ditengah malam ketika anak sakit dan tidak tidur menemani sang anak yang merengek minta ditemani..begitu berat menjadi seorang perempuan..namun perempuan juga harus memiliki wajah lain yang amat sangat berbeda dengan wajahnya yang penuh dengan kelembutan.. harus..harus. .kami dituntut untuk itu untuk menjadi sosok mandiri, tidak manja, pribadi yang tegar, berpikiran jernih dan kuat..menjalani keseharian sebagai seorang pekerja, membantu mencari nafkah, mencoba mencari peruntungan untuk dirinya yang pada akhirnya juga digunakan untuk keluarga.. tapi kami sering kali disalahkan bila mengeluh, sering kali disalahkan bila menuntut sedikit perhatian dari kalian.. kalian menganggap menangis adalah bentuk kemanjaan perempuan, padahal apa kalian tau menangis adalah sebuah bentuk luapan emosi.sama halnya dengan ketika kalian membentak kami, memukul kami atau memaki kami, itu bentuk luapan emosi khan? lalu kenapa kalian bisa membenarkan perilaku tersebut tapi tidak bisa menerima jika perempuan bisa menangis? sekali lagi ini bukan sebuah bentuk pembelaan sebagai seorang perempuan.. banyak juga dari kami yang tidak menangsi walau ingin..hanya mencoba berpikir tentang sulitnya menjadi perempuan..apa kalian juga pernah membayangkan sulitnya harus menjadi lembut dan perhatian serta pengertian disaat segudang masalah bertumpuk dalam hati dan kalian tidak bertanya? apa kalian pernah berpikir untuk menjadi sangat anggun dan cantik dimata kalian itu sangatlah sulit? eiits, jangan bilang kalau kalian mau menerima kami apa adanya.hanya 1 dari 1000 yang benar-benar berpikir demikiaan *hehehehe* belum lagi dalam setiap permasalahan harus perempuan yang mengerti dan berpikiran jernih namun tetap memikirkan dengan perasaan..ya walau tidak dapat dipungkiri perasaan kadang memegang peranan lebih besar.. serba salah, ibu kartini memang pengen perempuan maju tapi bukannya pada hakekatnya kalian diciptakan untuk melindungi kami? bukankan otot kalian, ketajaman pikiran kalian, kekuatan kalian diciptakan untuk melidungi perempuan yang 'katanya lemah'? heem,tapi masih banyak jugaa yaa yang tidak menyadarinyaa. .sekuat apapun perempuan, dia tetap perempuan..sebatu apapun kepalanya, dia tetap perempuan..sekeras apapun hatinya, dia tetap perempuan.. heemm, ibaratnyaa perempuan itu ager-ager yang dibungkus batu marmer heheheheanalogi yang aneh memang.. yaaahh,begitulaaahk enapa tiba2 nulis begini gw juga bingung cumaaan yaaa supaya si perempuan dan si priabisa lebih menghargai satu sama lain dan saling menjaga kali yaaa... Sent from my pinky♡Berry® kadang Nyambung kadang nggaaa...... !♡dina chan♡
