Dear mom felicia, Aku kebetulan dulu hamil jg tinggal bareng dengan binatang piaran kami, anjing jenis golden dgn bulu yg panjang dan gampang rontok. Malah krn dah kebiasaan tidur di kamar bareng2 selama hamil pun juga begitu. Skg anak ku dah 7 bln dan sehari2pun dah bergaul dgn anjing.
Saranku, bulu kucing/anjing tidak menimbulkan asma kecuali anak mom ada bawaan alergi. Kl dr awal tinggal sana anak mom batuk, pilek, bersin2, atau gatal2 itu indikasi alergi dan alergi itu bs memicu radang paru2 atau asma... Ini aku dah konsultasi lsg dgn dsa ku di RS Puri Indah. Tp kl nga ada tanda2 alergi dr awal, berarti anak mom sehat dan kebal. Hanya saja ttp jaga kebersihan, jd jgn abis belai2 kucing trus tangan masuk mulut. Utk ibu hamil, penyebaran virus tokso dan rubela yg bs membahayakab janin. Penyebarannya mostly via feses. Jd kl bs, perhatikan saja piring, gelas dan perlengkapan dapur utk masak dan makan tidak dicampur dgn piring makan kucing dan tempat pup atau pipis kucing dijauhkan dr kamar atau dapur. Mom mending lsg ke dsa minta test darah krn virus tokso sgt berbahaya. Sorry yah mom nga bs bantu banyak... Regards, Mom Ethan Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -----Original Message----- From: "few2603" <[email protected]> Date: Thu, 27 Aug 2009 08:10:14 To: <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] need advice: tinggal bersama kucing jalanan, lebih dari 10 ekor....gimana nih? Moms, Aku butuh solusi nih or sharing. Maaf yah klo ada kata2 yang menyinggung. Aku sekarang ini tinggal bersama mertua, dan mertua ku itu suka sekali sama kucing. Di tempat jemuran baju (terpisah dengan ruang keluarga), ada 5 ekor kucing: 2 induk, 3 anak kucing. SEdangkan di luar, di garasi mobil, ada 10 ekor. Yang di tempat jemuran baju, sang induk lagi hamil lagi, dua2nya lagi. Saya bingung, karena saya saat ini sedang hamil, dan saya punya anak kecil, anak pertama saya baru berusia 1th5bln, sedang dalam masa pertumbuhan. Saya takut akan virus2 yang bisa ditularkan oleh kucing2 tersebut pada anak2 saya, dan saya pribadi, secara kucing2 tersebut tidak pernah dimandikan, tidak pernah divaksin, dan hanya diberi makan nasi dengan ikan asin. Bulu2nya kadang suka saya temukan di dalam makanan kami, atau di kamar tidur, secara bulu2 itu ikutan terbang bersama angin. Bunda, saya harus bagaimana?saya tidak mungkin melawan ibu mertua secara terang2an, secara ini rumah adalah rumah dia, bukan rmh saya. SAya ingin tanyakan: apakah bulu2 kucing itu bisa menyebabkan asma pada anak??? secara, kucing2 yang ada diluar itu (teras) suka nyelonong masuk ke dalam rumah, secara di dapur juga ada tersedia makanan. Tolong sharingnya yah, moms. Tx so much. best regards, felicia (30mgg)
