waduh mbak aku juga suka kucing dulu dirumahku juga melihara kucing kampung walo gt terawat... tapi kl dah buanyak gitu mana kucing cuma makan doang gak di vaksin, dibersihkan rasanya yo risih ya mbak.. iya kl seharian dirumah aja kl ada yg main main di sampah nemu tikus di got trus dia pulang sama dgn mindahin kuman ya mbak maaf ya mbak.. mungkin mertua mbak sayang ma binatang kucing kurap daripada mati kelaparan dimasi makan tapi mbak, kucing itu binatang yg oportunis siapa yg saynag ma dia pasti dia nempeeeeel mulu mengharapkan kebaikan lebih dan lebih sebetulnya kl mau berbagi kasih ama kucing kurap cukup dikasi makan diluar area rumah suamku juga suka kucing, tapi kuwanti2 kl mau kasi makan kucing diluar pagar dibak sampah aja (bak sampahku selalu relatif bersih, bukan basah gitu.. krn tukang smapah ngangkut tiap hari) tapi wis kadung ya mbak kucingnya dah enjoy dirumah ibumertua mungkin gak ya mbak kontrak dulu demi kenyamana hidup seharihari... maaf ya kl gak berkenan mamut nurun ke mutia, dia suka pus bgt
--- On Thu, 8/27/09, few2603 <[email protected]> wrote: From: few2603 <[email protected]> Subject: [Ayahbunda-Online] need advice: tinggal bersama kucing jalanan, lebih dari 10 ekor....gimana nih? To: [email protected] Date: Thursday, August 27, 2009, 4:10 AM Moms, Aku butuh solusi nih or sharing. Maaf yah klo ada kata2 yang menyinggung. Aku sekarang ini tinggal bersama mertua, dan mertua ku itu suka sekali sama kucing. Di tempat jemuran baju (terpisah dengan ruang keluarga), ada 5 ekor kucing: 2 induk, 3 anak kucing. SEdangkan di luar, di garasi mobil, ada 10 ekor. Yang di tempat jemuran baju, sang induk lagi hamil lagi, dua2nya lagi. Saya bingung, karena saya saat ini sedang hamil, dan saya punya anak kecil, anak pertama saya baru berusia 1th5bln, sedang dalam masa pertumbuhan. Saya takut akan virus2 yang bisa ditularkan oleh kucing2 tersebut pada anak2 saya, dan saya pribadi, secara kucing2 tersebut tidak pernah dimandikan, tidak pernah divaksin, dan hanya diberi makan nasi dengan ikan asin. Bulu2nya kadang suka saya temukan di dalam makanan kami, atau di kamar tidur, secara bulu2 itu ikutan terbang bersama angin. Bunda, saya harus bagaimana?saya tidak mungkin melawan ibu mertua secara terang2an, secara ini rumah adalah rumah dia, bukan rmh saya. SAya ingin tanyakan: apakah bulu2 kucing itu bisa menyebabkan asma pada anak??? secara, kucing2 yang ada diluar itu (teras) suka nyelonong masuk ke dalam rumah, secara di dapur juga ada tersedia makanan. Tolong sharingnya yah, moms. Tx so much. best regards, felicia (30mgg)
