Moms

Topik liputan Redaksi Kontroversi Trans7 tadi sore cukup seru, yaitu membahas 
tentang bahayanya pemberian antibiotik yg tidak pada tempatnya, bisa merugikan 
kesehatan anak bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Karena tadi nontonnya disambi sambil ngasi makan Alif jadi aku sharing yang aku 
ingat yaa

* seperti yg sudah sering didengung ² kan dimilis dan sudah kita ketahui 
bersama kalau antibiotik tidak boleh sembarangan diberikan, antibiotik hanya 
utk pemberian pada penyakit yg disebabkan oleh bakteri. Sedangkan 95% penyakit 
anak-anak disebabkan oleh virus yang akan sembuh dengan sendirinya.

* antibiotik di Indonesia pada umumnya diberikan secara "sembarangan" baik oleh 
dokter ataupun apotik, pasien dpt dengan bebas membeli antibiotik di 
apotik-apotik hanya dengan menyebutkan namanya atau bahkan cukup bertanya 
kepada penjaga apotik (bukan apoteker loh!), obat antibiotik apa yg seharusnya 
dibeli utk keluhannya. Jadi di liputan ini ada reporter yg pura2 ke apotik trus 
nanya² ttg antibiotik ke penjaganya, trus penjaga apotiknya menyebutkan nama 
obat dan reporter yg berpura2 sbg pasien pun mendapatkan antibiotik tsb tanpa 
resep dokter! (kamera tersembunyi)
Trus ada juga kamera tersembunyi yg menampilkan reporter di suatu ruangan, 
seperti ruang praktek, dan setelah reporter (sbg pasien) selesai berkonsultasi, 
seseorg di depannya (sepertinya dokter) langsung mengeluarkan obat² an tertentu.
Menurut UU hal ini tidak diperbolehkan, dokter sama sekali tdk berhak 
memberikan obat secara langsung kecuali di daerah pedalaman spt Papua.

* lalu ada liputan ttg satu anak perempuan yang sangat² kurus, dia terlihat 
sedang belajar dirumahnya, laporan ini memaparkan kalo anak ini berat badannya 
sangat jauh dibawah rata2 anak seumurannya (kayaknya 8-9 thn gitu ya, aku gak 
begitu tau). Ternyata anak ini korban dari pemberian antibiotik yg berakibat 
fatal, 6 thn lalu pas anak ini demam trus sama ortunya dibawa ke dokter dan 
diresepin obat, gak taunya antibiotik ini sangat keras sehingga si anak 
menderita steven johnson syndrome, seluruh tubuhnya gosong bahkan sampai ke 
paru2nya, skrg paru2nya hilang (atau terkikis ya, kurang ngerti juga) 1/4 jadi 
dirumahnya selalu sedia tabung oksigen dan berbagai macam peralatan medis lain 
(gak gitu paham apa aja), gunanya utk jaga2 kalo2 si anak gagal bernapas dan 
tidak bisa mengeluarkan dahaknya.
Sampe segitu parahkah akibat dari pemberian antibiotik yg salah??

* trus menurut liputan ini, di indonesia memang ada beberapa dokter yg 
business-minded. Jadi oknum dokter ini memang meresepkan berbagai macam 
antibiotik hanya demi supaya diberikan "feedback" atau timbal balik atau balas 
budi dari perusahaan farmasi, biasanya ada yg diberi mobil, atau dibiayai 
perjalanan keluar negeri oleh persh farmasi yang sudah "dibantu" oleh sang 
dokter.

Intinya sih itu ya, mgkn tadi ada moms yang nonton yg mau nambahin?

So, ketika anak sakit.......keep calm, be wise, rational and always updated. 
Nyawa anak kita taruhannya!

Semoga, anak-anak kita semua dijauhkan dari segala hal yg bisa membahayakan dan 
merugikan kesehatannya, hanya karena kita sebagai orangtua lalai.

Salam RUM,
Nizma
mummy of AIA (Adam, Isya, Alif)
http://keluarga-iskandar.blogspot.com
Twitter: @Niz14
YM! niu_niz 

------------------------------------

Subscribe: [email protected]
Unsubscribe: [email protected]

Info Belanja si Kecil: [email protected]
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Ayahbunda-Online/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke