Wah, ternyata kalau dicari memang banyak bobroknya, kok catatannya hitam 
semua?.....Trus dua Periode winasa ngapain aja, kuat banget dia nombok DPRD 
terus?

Mohon info sekalian neh, calon lain ada "prestasi" nggak ya, "sudah" berbuat 
sesuatu atau masih "akan" berbuat?,....untuk rakyat Bali tentunya!

Kalau semua buruk, kira2 mana yang terbaik diantara yang buruk ya?....
Atau nggak usah nyoblos.....kata cenk Blonk itu nggak salah tapi keliru..he.he.


Artana :

  ----- Original Message ----- 
  From: Ida Bagus Susena 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, June 18, 2008 6:35 AM
  Subject: Re: [baliblogger] Black Magic Agama Pilgub Bali



  Dear All,

  Kalau boleh saya menanggapi. Saya asli orang Jembrana. Sangat merasakan 
adanya misinformasi kepada semua orang di luar Jembrana yang tidak tahu 
mengenai track record dan gerak gerik winasa. Sangat perlu saya klarifikasi 
disini bahwa semua yang digembar gemborkan di media hanyalah isapan jempol 
belaka. Fakta ini saya tunjukkan bukan untuk mendukung siapa-siapa, tapi hanya 
untuk memberikan sesuatu yang real di Jembrana. Isu agama bukanlah isu yang 
krusial untuk diperdebatkan, tapi berikut adalah hal yang perlu menjadi 
analisis untuk mendapatkan objektivitas penilaian:
  1. Proses naiknya Winasa menjadi Bupati, tahun 2000, penuh dengan 
kontroversi, di dukung hanya oleh fraksi PPP dan satu partai kecil, bisa 
merubah mayoritas suara DPRD Jembrana. Disini suap terhadap anggota dewan yang 
lain terjadi. Pembelotan oleh partai-partai besar yang mengusung calon sendiri 
dilakukan, hanya karena UANG.
  2. Pada saat pelantikan, masyarakat Jembrana berontak, terjadi peristiwa 
Balang Tamak, 28 Agustus 2000, SATU ORANG MENINGGAL dan beberapa yang luka 
tertembak.Tidak ada tindak lanjut mengenai peristiwa itu setelah dia bisa 
menguasai para elite dan pengusut kasus dengan UANG.
  3. Proyek yang tidak berpihak kepada RAKYAT, semua adalah proyek MERCU SUAR 
yang kental dengan manipulasi anggaran daerah seperti:
  a. Proyek air megumi (MANGKRAK), yang tidak ada profitnya sama sekali. Mesin 
penyulingan dibeli dari Jepang dengan markup yang luar biasa, mesin seharga 450 
juta dibeli dengan nilai 4,5 milliar. 
  b. Proyek Penggilingan Daging (MANGKRAK), merugi terus bahkan sekarang sudah 
tidak beroperasi lagi.
  c. Busway JIMBARWANA Transport, dengan  halte yang mubazir dan hampir tidak 
mendapatkan untung karena penumpangnya hanya satu dua orang saja setiap jalan. 
Sementara sewa bus tiap bulannya besar sekali. Lagi-lagi para SOPIR angkot yang 
mengais rejeki dari penumpang desa yang jarang-jarang DIRAMPAS hanya karena 
ambisi sang pembuat proyek.
  d. Beberapa kapal penangkap ikan JIMBARSEGARA, tertambat di pelabuhan 
Perancak dengan kondisi yang sangat memprihatinkan. Dibeli dengan harga 
mahal......
  e. GOR Krsna Jvara, megah dan besar tapi sudah mulai tidak ada manfaatnya. 
Hanya para sapi dan kerbau yang mau memanfaatkannya dengan merumput di sekitar 
GOR yang menggunakan areal sawah produktif di SAWE.
  f. Tukar guling banyak asset pemda yang dilakukan dengan ENAK UDELNYA 
sendiri, termasuk asset Parisada yang dijadikan Kantor Camat Jembrana dan tanah 
TWIN TOWER yang GAGAL.
  g. TWIN TOWER, proyek ambisius yang tidak akan pernah terealisasi, katanya, 
hanya akan dijadikan taman hiburan. 
  h. Proyek JKJ, rakyat membayar 10 ribu tiap tahun dan 70 ribu untuk JKJ 
Paripurna (siswa dipaksa untuk masuk, bukannya GRATIS) dengan pelayanan yang 
diskriminatif dan membeli obat di "Apotek" milik istrinya. Apotek lain tidak 
diterima. Batas maksimal tanggungan JKJ adalah 70 ribu saja. Sisanya dari mana, 
kalau mau pakai obat yang  lebih paten, BAYAR SENDIRI. Kesan umum dari JKJ ini 
yang dirasakan masyarakat adalah : APAPUN SAKITNYA OBATNYA ADALAH SAMA. 
Silahkan tanya sendiri pada yang pernah menggunakan, Sakit duwur, sakit basang, 
sakit gigi, obatne patuh......
  i. SPP Gratis? Betul, hanya untuk sekolah negeri (di Jembrana ada hanya 
beberapa saja, lainnya swasta). Itupun hanya untuk SPP yang hanya ribuan rupiah 
saja, tapi siswa masih banyak yang harus membayar uang lain-lain lewat Komite 
Sekolah. Apa artinya? Ternyata tidak sepenuhnya GRATIS untuk pendidikan di 
Jembrana. Bahkan menurut para siswa, lebih berat SPP di gratiskan karena yang 
lain (di luar SPP) semakin di peras.
  j. Di kalangan BIROKRASI, terkenal dengan tangan BESI, siapa yang tidak dia 
suka, langsung di DEPAK. Yang kritis dan pintar, pasti dah di lempar jauh, 
sejauh-jauhnya. LIKE dan DISLIKE sangat kental dari seorang pemimpin yang 
katanya "hebat". Kenyataanya, SINGA ADE APE DE.....!
  k. Jalan-jalan desa di Jembrana banyak yang rusak, tidak ada pembenahan 
infrastruktur sama sekali. Hanya wajah kota saja yang selalu dipoles. Biar di 
lihat bahwa kota Negara adalah kota terhebat. Seperti tahi kuda, di luar halus 
di dalam hancur
  l. Anggaran bantuan Sekaa Teruna, dipangkas.
  m. DAN BANYAK LAINYA LAGI yang perlu diketahui dari seorang figur yang akan 
memimpin Bali.

  Semoga informasi tersebut dapat bermanfaat. Pilihan anda adalah Pilihan 
TUHAN, Hyang Widhi Wasa. Salah memilih berarti dosa kita terhadap RAKYAT yang 
butuh perlindungan dari para intelektual seperti para blogger disini.
  Terima kasih.

  Bagus


  ----- Original Message ----
  From: luh de suriyani <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [email protected]
  Sent: Tuesday, June 17, 2008 11:31:38 AM
  Subject: Re: [baliblogger] Black Magic Agama Pilgub Bali



        bli artana,

        winasa dianggap kans menangnya besar (pake kendaraan partai apapun). 
saat ini pendukung winasa lebih banyak orang bali yang diluar bali karena tidak 
terpengaruh black magic isu agama itu. kecenderungannya memang kawan2 bali yang 
merantau toh lebih pluralis dan cerdas (misal ancak, andre, devari, winata, 
saylow, winyo, dll yang mohon maaf tidak bisa disebutkan satu persatu).

        saya sedih kalau racism masih dijadikan alat menjatuhkan orang. selama 
ini di beberapa debat cagub, sangat terlihat winasa menang dari segi program, 
solusi, dan komitmen. itu yang nampak di ruang debat langsung lho. ga tau 
kenyataannya gimana nanti. wajar jika cagub lain ketar ketir.

        blac magic rasis ini memang luar biasa dampaknya. kasian warga yang 
menelan isu ini mentah-mentah. lalu, siapa dalang yang mencoba memecah belah 
penghormatan pada keragaman ini?? shit!
        ====

        Luh De Suriyani
        Freelance Journalist
        Email [EMAIL PROTECTED] com
        Blog http://lodegen. wordpress. com

        --- On Mon, 6/16/08, Artana <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

          From: Artana <[EMAIL PROTECTED] com>
          Subject: Re: [baliblogger] Black Magic Agama Pilgub Bali
          To: baliblogger@ yahoogroups. com
          Date: Monday, June 16, 2008, 7:32 PM



          Terlepas dari benar tidaknya isu tsb dan efektif/tidaknya kampanye 
kotor itu, 
          Mohon pencerahan dikit donk, kenapa justru hanya Winasa yang jadi 
obyek black campaign padahal Winasa kan cuma didukung partai2 kecil..?...nggak 
ngerti politik soalne!

            ----- Original Message ----- 
            From: antonemus 
            To: baliblogger@ yahoogroups. com ; [EMAIL PROTECTED] ps.com ; 
akademikaunud@ yahoogroups. com 
            Sent: Tuesday, June 17, 2008 9:41 AM
            Subject: [baliblogger] Black Magic Agama Pilgub Bali



            dear all,

            menjelang pilgub bali juli nanti, berhembus isu tidak sedap 
terhadap salah satu calon, winasa. basa kerennya black magic, eh, black 
campaign. bupati jembrana yang beristri bupati banyuwangi ini dianggap tidak 
jelas agamanya. bahkan dia dituduh akan memudahkan pembangunan rumah ibadah 
agama lain (non-hindu) di bali. 

            isu ini efektif. ini salah satu buktinya. hasil survei seorang 
teman di daerah miskin karangasem dengan cepat berubah. pada survei awal, 
orang-orang miskin di karangasem itu mendukung winasa karena programnya 
dianggap bagus utk mengentaskan kemiskinan. tapi pada survei kedua, mereka 
berubah mendukung pastika. bukan karena program pastika yang bagus, tapi karena 
winasa dianggap identik dengan agama lain itu tadi.

            di denpasar, mertua saya pun terpengaruh dengan isu itu. "saya 
pilih pastika saja," katanya.  

            politisasi agama ternyata ada di mana-mana, termasuk bali. any 
comments?

            thx,

            -- 

            anton |  http://rumahtulisan .com 
       






   

Kirim email ke