forward,....:)) ---------- Forwarded message ---------- From: iwan piliang <[EMAIL PROTECTED]> Date: Nov 25, 2008 9:33 AM Subject: [jurnalisme] Berpesta Blog Berbintang Imaji Makna Kini To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
SKETSA Selasa, 25 November 2008 Berpesta Blog Berbintang Imaji Makna Kini JARUM jam satu, dua, menit menjelang pukul 17.00. Di ruang pertemuan gedung BPPT, Jl. M. Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu, 24 November 2008 itu. Sosok wanita berbalut baju kuning terusan ketat, berbahu terbuka, menyapa. "Tadi saya sengaja bangun pagi-pagi, pukul setengah enam pagi sudah ke sini, tes sound, demi untuk bisa menghibur kawan-kawan blogger," ujar Maylaffaiza. Tepuk tangan meriah. Musik latar menghentak. Tangan Maylaff memainkan biola. Suasana pesta mengental-rasa. Cocok dengan tajuk acara: pesta, ya, Pesta Blogger 2008, di ujung acara. Gesekan lagu kedua, dari album pebiola ini, melanjutkan acara. Hingga suara Mayflaff bernyanyi diiringi rekaman musik. Lagu ketiga menutup penampilannya. Tahun lalu, pesta blogger hanya diikuti sekitar 500 orang. Kini yang datang lebih 1.500 orang. Itupun sudah dibatasi panitia. Animo menajam naik. Blogger datang dari derah pun lebih beragam. Petang itu di samping kanan saya, sosok pria muda beransel hitam, tampak malu-malu. Suaranya pelan. Begitu saya sodorkan kartu nama, ia tertawa dan mengaku tak punya kartu nama. Ia dari Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Saya teringat akan seorang kawan wartawan Fakhrudin Halim, yang pernah mengikuti program pelatihan Literary Jounalism Workshop, yang kami adakan pada Ramadan 2008 lalu di Bukittingi. Blogger ini mengaku tidak berteman dengan orang media. Kami kemudian larut dalam cerita ringan saja. Tetapi hangat. Blogger seharusnya mahkluk terbuka. Ia jauh dari laku introvert. Banyak ranah personal sang blogger yang bisa diungkap ke publik; pengalaman, agenda, dan atau apa saja, termasuk berkomunikasi merespon menanggapi tamu, mengisi konten blog. Dan konten-lah sesungguhnya kunci media online. Kian memiliki deferensiasi sebuah blog, semakin besar kemungkinan blog itu meriah dikunjungi. Blog, sebagai medium komunikasi di antara media komunikasi massa yang ada, salah satu bentuk medium komunikasi di internet - - setidaknya ini pemahaman dasarnya. Blog sudah tersedia instan format programnya. Penyelenggaranya macam Multiply, Wordpress, Blogspot. Sebaliknya ada pula blog yang memang sengaja diprogram perorangan berformat independen tidak berkait ke domain macam Multiply. Presstalk.info masuk ke kelompok terakhir - - jika Anda klik blog-presstalk.info, akan keluar template yang sama, begitu pula domain blog-presstalk.com. Maylaffaiza, salah satu sosok pengguna Multiply aktif. Saya amati, segenap pertanyaan pengggemar dan atau tamu yang mengunjungi blognya, selalu dia sapa satu persatu dengan menuliskan ulang nama pengunjung. Pada 30 Oktober 2008, Maylaff, menyapa pengunjung bernama Bayu, dan seterusnya. "Halo Bayu! Bikin & design ukulele adalah suatu hal yang bagus, dan hebat, jika bisa memajukan budaya Indonesia. Saya tidak merasa Bayu harus resah,karena ukulele itu jarang sekali ada. Keresahan Bayu apa?" "Hi Andi! Iya..kenapa kita gak foto2? Waktu itu aku foto2 dengan segambreng teman2 blogger loh …Hi Ichwan! thank you juga ya!" tulis Maylaff di Multiply-nya. Pada Pesta Blogger pertama 2007 lalu, Maylaff juga hadir. Berangkat dari pemahaman bahwa akan sangat banyak nama alamat blog yang harus dihafal di ajang Pesta Blogger 2008 itu, saya membawa dua kotak kartu nama, 200 lembar, untuk bisa saling bertukaran. Namun dari dua kotak itu, sedus tak habis. Bersisa tujuh lembar. Itupun saya bagikan sudah laksana sales promotion, macam mengojok-ngojokkan brosur, seakan aneh sendiri: Mas ini kartu nama saya, boleh tukaran, Mbak ini kartu nama saya boleh tukaran. Ke wartawan pun satu dua saya bagikan, kendati dalam hati, pikiran jelek selalu menghantui: takut dikira ingin ditulis, ingin dikenal. Tetapi urat malu terkadang kudu dibuat putus untuk sesuatu yang yang menurut adab orang Jepang, positif memberikan kartu nama. Setidaknya. Umumnya jawaban yang saya terima, "Maaf Mas, saya nggak punya." Dengan santun saya jawab, tolong SMS-kan saja alamat blognya ke HP saya, biar saya bisa membuka. Begitulah. Logika saya dengan peserta yang banyak, pastilah kartu nama saya kurang. Dan yang tersedia memberikan kartu nama tukaran, hanya 39 lembar saja. Bandingkan dengan jumlah peserta lebih 1.500 orang, belum termasuk panitia. Itu artinya tingkat efektifitas saya hadir mengenal blogger Indonesia di acara itu naas hanya 3% saja - - angka yang nggak gaul. Tidak berprestasi. Kuper (kurang pergaualan) saya. Dan jika angka ini jadi acuan apakah saya pribadi extrovert, ah maunya? Masih masuk dalam ketegori angka introvert. Duh! Saya tak paham, apakah ada blogger lain yang mencoba menghitung macam saya, setidaknya membuktikan dengan jumlah kartu nama, untuk mengukur sosialisasinya hadir di dalam sebuah forum, apalagi pertemuan blogger yang gaul, akrab, terbuka, visioner, canggih, hebat-hebat, bahkan dihadiri oleh meraka yang bergelar Bapak Blogger, Mbah Blogger, segala lho! SEKITAR Pukul 9, Minggu pagi 24 November 2008 itu saya sudah melewati bundaran HI, Jakarta. Air mancur bundaran menyala tinggi. Jalanan belum ramai. Melihat air mengalir, melihat pepohonan yang hijau di kiri jalan, seakan menyimak bayangan surga - - konon dari bacaan yang tekuni, surga, katanya dominan hijau dan di mana ada air mengalir. Di sebelah kiri, gedung menara BCA, dan HI yang sudah berganti judul dengan Hotel Kempinski menunjukkan kemegahannya. Sebaliknya hari itu pemulung plastik bekas , beberapa orang masih tekun mengais jalan. Sabtu malam saya baru bertanya kepada pemulung yang suka lewat di depan rumah. Bagaimana dengan harga beli kertas bekas kini yang turun dari dulu sempat Rp 2.000/kg, kini tinggal di kisaran Rp 500 saja? "Itulah Pak, dulu sulit, kini hidup semakin sulit, makan pun makin dikurangi" kata Supriyadi, pemuda asal Klaten. Bukan hidup semakin hidup, ternyata. Sampai di gedung BPPT, sudah tampak beberapa peserta Pesta Blogger. Di lantai di lobby ruang pertemuan beberapa booth sponsor lengkap dengan gadis-gadis segar, wangi, menyambut ramah, mengenalkan produk macam Speedy, Telkom. Saya berpikir, karena ini adalah momennya orang blog, orang online, acara akan mulai tepat waktu, ternyata tidak. Pukul 10.30 baru acara dibuka. Itu pun biasa ala Indonesia, dengan sambutan-sambutan. Mulai dari panitia, 3 pejabat yang hadir (Menristek, Dirjen Aplikasi telematika, Dirjen Pengembangan Tujuan Wisata). Perkenalan tim panitia, hingga menghadirkan seluruh tim yang terlibat bekerja naik ke panggung pun terasa berlebihan. Hingga jelang makan siang, suara melebah di belakang. Sementara di podium ada Menristek bicara dengan beberapa pembicara lain. Sebagian peserta sudah berada di ruang makan, mengambil tempat kantin BPPT yang memang kosong di hari itu. Seakan ada dua acara di ruang berbeda jadinya. Kemudian banyak pula peserta yang melantai, karena terbatasnya tempat duduk, menikmati nasi kotak. Beruntung, setelah acara makan siang, peserta dibagi ke 8 kelompok minat. Sayang keterbatasann ruangan, setidaknya 4 topik harus dibahas di dalam satu aula yang sama. Saya memilih ikut jadi peserta yang membicarakan etika dalam blog. Fasilitator Budi Putra, TEMPO dan Pepih Nugraha, Kompassiana.com. Di antara peserta tampak Said Budairy, pernah menjadi Ombudsman majalah PANTAU. Topik kalimat ini kemudian mengkritisi soal pasal 27 ayat 3 UU ITE, yang ganjaran hukumannya mencapai 6 tahun dan Rp 1 miliar, sebuah angka absurd bila itu dijatuhkan bagi seorang blogger, yang mengusung jurnalisme warga tanpa honor. "Pada prinsipnya kerja blogger, adalah proses kerja jurnalisme," ujar Said Budairy. Di penghujung acara, di sela-sela dor-prize, kedelapan topik diwakili seorang utusan menyampaikan topik. Suara Pepih Nugraha pelan, menyampaikan dukungan kepada blogger Agus Hamonangan, Narliswandi Piliang, yang kini terjerat UU ITE, pasal 27 ayat 3, untuk menjadi perhatian komunitas. Kusmayanto Kadiman bilang, "Blogger harus santun..." Seperti biasa, negara acap membuat aturan, harus ini dan itu, termasuk undang-undang yang terkadang tak sesuai lagi dengan semangat demokrasi. Di Austalia hal demikian masuk ke UU Computer Offences, sedangkan ranah pencemaran masuk ke urusan perdata. Tidak ada bahasan apakah blogger bisa dilindungi UU Pers? Sebab Pers sendiri kadang-kadang UU-nya dicuekin publik, karena kemudian banyak pihak terutama pejabat, berlomba-lomba memakai KUHP memenjara wartawan dengan pasal 310, 311, yang tak cocok semangat zaman, mengingat pasal itu dibuat untuk memenuhi kepentingan penjajah di era Belanda silam. Celakanya di milis-milis kini, sudah ada kalimat semacam "hantu" yang menakuti menulis sesuatu. Padahal kitah blog, medium online, tergantung konten, dan dibangun oleh diri pembuatnya, dengan penuh tanggung jawab. Publik dengan cerdas akan menilai. Karenanya se-Mbah Blogger apapun gelar yang disandang, tetapi bila blog tersebut tidak memiliki isi apa-apa, tidak memiliki deferensiasi apa-apa, maka yang ada hanyalah sebuah pesta, ya pesta, dalam artian harfiah. Walapun blog itu bisa menembus ranah e-commerce. SAYA teringat untuk meng-copy paste-kan, bagaimana blog di Indonesia, sudah dipakai dalam mengkomunikasikan www.bhinneka.com, yang pernah tercatat sebagai e-commerce terbaik di Indonesia. Bahkan pernah dua kali masuk terpilih sebagai Enterprise 50 ACCENTURE. Sebagai Script Editor di situ di bulan yang setara dengan bulan ini saya menulis: New Mellenium, desain 16 Nov 1999 - 05 Feb 2000, sebagai berikut: 'Millenium', tentu saja ide ini menyisihkan ide lainnya. Pada saat hampir bersamaan, Natal, Tahun Baru dan Idul Fitri, layak dipertimbangan sebagai tema. Publikasi mengenai millenium saat itu begitu banyak termasuk masalah Y2K dan Millenium Bugs. Tim kreatif akhirnya memutuskan menampilkan design yang bernuansa sophisticated, dengan sentuhan warna metal mendominasi. 'Millenium', momentum yang tak boleh lewat. Seperti kata seorang rekan kami, "betapa istimewa dan beruntungnya kita yang hidup pada saat pergantian abad, seribu tahun, bayangkan seribu tahun lagi.." Bagi Bhinneka yang sejak berdiri bergerak di bidang IT memaknai Millenium sebagai awal kebangkitan dan semangat mengejar ketinggalan. Kami bertekad terus belajar dan belajar, memperbaiki situs ini. Kami memacu diri memberi sumbangsih, sebagai perusahaan lokal yang menguasai teknologi dan kelak dapat diakui. Situs kami mulai ditata sehingga bisa menciptakan satu kesatuan antara halaman ke halaman. Saat itu kami menyadari, betapa rendahnya 'teknologi' yang kami terapkan dalam situs bhinneka.com ini. Kamipun mulai menyusun rencana untuk meningkatkan kualitas. Salah satunya adalah mengajak mereka yang peduli terhadap masa depan dunia maya untuk bergabung dengan kami. Mengutip Stan Shih, CEO Acer dalam bukunya 'Me-too is not my style', "..yang diperlukan adalah berlari, berlari dan berlari, jangan pernah berhenti dan menyerah, apabila kelelahan, jangan istirahat, tapi berlari-lari kecil..". Demikian, kami menyongsong tahun 2000, penuh dengan kerja keras, perjuangan dan sikap optimis. JADI saya mengoreksi bila ada kata, Indonesia ketinggalan dalam urusan blog. Indonesia sudah memulainya, jauh sebelum blog menemukan istilah dan mewabah kini. Justeru saya heran, bila kemudian blogging, oleh blogger, hanya dilihat sebagai sebuah "kulit" semata. Melalui blog di bhinneka.com, sebuah situs yang "keras" berjualan hardware dan software, bisa dikomunikasikan dengan tema desain dan topik tulisan umum dan mengundang pembaca. Bahkan di tahun 2000 itu, pada desain di bulan April saya sudah bicara soal Kartini sebagai tema dan konten. Bukan sekadar mendagangkan barang. Itu salah satu fakta sejarah bentuk kreatif blog di e-commerce di Indonesia, yang masih dapat di-trace online. Untungnya di ranah online itu, jejak rekam seseorang tidak akan pernah hilang - - semoga hingga dunia kiamat - - termasuk urusan konsistensi. Sehingga bila makna berblog cuma sebatas untuk mendapatkan julukan Master Blog, Mbah Blog, Dukun Blog, Pawang Blog, lalu pesta-pesta, ooo, alamak, melawan kitah tantangan kreatifitas dunia online jadinya. Dan tak perlu pulalah saya menyebut diri Dedengkot Blog e-commerce di Indonesia. Lagian yang punya situs bukan saya, plus pula sisi intangible di negeri ini, ide, kreatifitas suka tak diberi ponten dan nilai, apalagi harga. Padahal sebaliknya blog kuncinya: kreatifitas. Terus ber-blog. Negeri ini punya catatan sejarah prestasi di dalamnya.*** Iwan Piliang, presstalk.info [Non-text portions of this message have been removed] __._,_.___ Messages in this topic <http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme/message/39855;_ylc=X3oDMTM2bXE0Y2JrBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BG1zZ0lkAzM5ODU1BHNlYwNmdHIEc2xrA3Z0cGMEc3RpbWUDMTIyNzU4MDk4NgR0cGNJZAMzOTg1NQ-->( 1) Reply (via web post) <http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme/post;_ylc=X3oDMTJxcmZsYnEwBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BG1zZ0lkAzM5ODU1BHNlYwNmdHIEc2xrA3JwbHkEc3RpbWUDMTIyNzU4MDk4Ng--?act=reply&messageNum=39855>| Start a new topic <http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme/post;_ylc=X3oDMTJlcG84ZGx0BF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BHNlYwNmdHIEc2xrA250cGMEc3RpbWUDMTIyNzU4MDk4Ng--> Messages<http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme/messages;_ylc=X3oDMTJlYjZwdjgzBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BHNlYwNmdHIEc2xrA21zZ3MEc3RpbWUDMTIyNzU4MDk4Ng--> MARKETPLACE ------------------------------ >From kitchen basics to easy recipes - join the Group from Kraft Foods <http://us.ard.yahoo.com/SIG=13r2so0of/M=493064.12016295.13271503.10835568/D=groups/S=1705019987:MKP1/Y=YAHOO/EXP=1227588186/L=/B=2PzwC0LaX.g-/J=1227580986449546/A=5530388/R=0/SIG=11nuutlas/*http://explore.yahoo.com/groups/kraftmealsmadesimple/> [image: Yahoo! Groups]<http://groups.yahoo.com/;_ylc=X3oDMTJkMzRrbzJhBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BHNlYwNmdHIEc2xrA2dmcARzdGltZQMxMjI3NTgwOTg2> Change settings via the Web<http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme/join;_ylc=X3oDMTJmMjRyYTYxBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BHNlYwNmdHIEc2xrA3N0bmdzBHN0aW1lAzEyMjc1ODA5ODY->(Yahoo! ID required) Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest<[EMAIL PROTECTED]:+Digest>| Switch format to Traditional<[EMAIL PROTECTED]:+Traditional> Visit Your Group <http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme;_ylc=X3oDMTJkNG5iOHZoBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BHNlYwNmdHIEc2xrA2hwZgRzdGltZQMxMjI3NTgwOTg2>| Yahoo! Groups Terms of Use <http://docs.yahoo.com/info/terms/> | Unsubscribe <[EMAIL PROTECTED]> Recent Activity - 19 New Members<http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme/members;_ylc=X3oDMTJmcHZ1dWhyBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZtYnJzBHN0aW1lAzEyMjc1ODA5ODY-> Visit Your Group <http://groups.yahoo.com/group/jurnalisme;_ylc=X3oDMTJldGZrbWhtBF9TAzk3MzU5NzE0BGdycElkAzE5MzgyMTEEZ3Jwc3BJZAMxNzA1MDE5OTg3BHNlYwN2dGwEc2xrA3ZnaHAEc3RpbWUDMTIyNzU4MDk4Ng--> Only on Yahoo! World of Star Wars<http://us.ard.yahoo.com/SIG=13op0nvee/M=493064.12016259.12445666.9963301/D=groups/S=1705019987:NC/Y=YAHOO/EXP=1227588186/L=/B=2fzwC0LaX.g-/J=1227580986449546/A=5008814/R=0/SIG=10sulld0b/*http://starwars.yahoo.com/> Meet fans, watch videos & more. New web site? Drive traffic now.<http://us.ard.yahoo.com/SIG=13o826ki7/M=493064.12016308.12445700.8674578/D=groups/S=1705019987:NC/Y=YAHOO/EXP=1227588186/L=/B=2vzwC0LaX.g-/J=1227580986449546/A=3848642/R=0/SIG=131eshi2t/*http://searchmarketing.yahoo.com/arp/srchv2.php?o=US2004&cmp=Yahoo&ctv=Groups3&s=Y&s2=&s3=&b=50> Get your business on Yahoo! search. Drive Traffic Sponsored Search<http://us.ard.yahoo.com/SIG=13ouck5p8/M=493064.12016255.12445662.8674578/D=groups/S=1705019987:NC/Y=YAHOO/EXP=1227588186/L=/B=2_zwC0LaX.g-/J=1227580986449546/A=4025338/R=0/SIG=12jnci1fd/*http://us.rd.yahoo.com/evt=44092/*http://searchmarketing.yahoo.com/srch/index.php> can help increase your site traffic. . __,_._,___ -- drusle' http://daengrusle.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ You received this message because you are subscribed to the Google Groups "Balikpapan Information, Communication & Technology Community" group. To post to this group, send email to [email protected] To unsubscribe from this group, send email to [EMAIL PROTECTED] For more options, visit this group at http://groups.google.com/group/balikpapan-ict?hl=en-GB -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
