Ibu Erny,
Dulu saya pernah share di sini mengenai BS dari Asisi tapi yang saya ambil
namanya bukan Hartini, sehingga saya tidak beri komentar waktu ibu tanya tentang
dia.
Saya tidak tahu apakah ini kebetulan atau memang Asisi kurang bisa mengontrol
BS-nya. BS yang saya ambil baru satu hari sering mengeluh sakit perut dan lemas
(tidak kuat menggendong anak yang umur 1 tahun / 10 kg). Diajak ke dokter juga
tidak mau. Akhirnya malam itu juga kami paksa ke dokter karena kalau ada
apa-apak tentu kita yang di salahin. Dokter bilang BS tersebut hamil (katanya
belum kawin).
Sudah ngambil-nya jauh (karena percaya dengan nama Asisi) ternyata bukannya
terbantu malah makin repot lagi.

Erny Handjojo wrote:

> dear netters,
>
> baru sekitar minggu lalu saya menanyakan tentang B.S. bernama Hartini yang
> saya ambil dari Yayasan ASISI. pagi ini lega rasanya setelah saya
> mem-PHK-nya, karena mutu pekerjaannya asal-asalan, tanpa motivasi (karena
> dia bilang gajinya masih terlalu kecil yaitu Rp. 375.000/bulan di luar cuti
> dan seragam serta kenaikan gaji, padahal tarif gaji tsb berasal dari
> Yayasannya, bukan saya tawar), banyak omong yang "tinggi-tinggi", seperti
> dia punya rumah pribadi di jakarta sini (meskipun dia asal Ngawi, Jatim),
> suami ke-2-nya orangnya OK. sekali, majikannya yang dulu masih mengirimi dia
> dengan bermacam-macam hadiah (seperti magic jar, atau peralatan elektronik
> lain keluaran terbaru) dan secara rutin masih mengirimkan susu formula untuk
> anaknya si B.S. yang masih berada di Jatim, dll, dll...



>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke