Kalau alamat lengkapnya saya kurang tahu. Tapi ancernya-ancernya sederet sama 
kampus LIA Pengadegan.

Kalau dari arah kompleks DPR Kalibata, menuju ke arah Carrefour.

salam,

rd




  ----- Original Message ----- 
  From: Supriyatna 
  To: [email protected] 
  Sent: Thursday, September 18, 2008 8:52 AM
  Subject: Re: [bango-mania] Gudeg Sambel Goreng Bu Jinah yang menggugahselera



  Hari ini Menu Buka puasa aku  " GUDEG " . . .  karena kemarin sudah menu 
"Seefood" . . .
  Kebetulan sekali, Boleh Tanya Donk alamat alamat lengkap " GUDEG BU ENDANG" 
yang di pengadegan
  . . . . . . ????

  Help yaa, , , ,  . .  . . .
      

    -----Original Message-----
    From: "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]>
    To: <[email protected]>
    Date: Wed, 17 Sep 2008 18:52:06 +0700
    Subject: Re: [bango-mania] Gudeg Sambel Goreng Bu Jinah yang menggugah 
selera


    Mas Indra domisili atau ngantor di kawasan mana?

    Kalau yang mau agak mahalan di Gudeg Bu Citro, Kebba. Atau Ny Suharti juga 
jualan gudeg deh. 

    Kalau tinggal/ngantornya deket area Sudirman, ada Gudeg Pejompongan 
(masuknya dari Benhil).

    Kalau deket Kalibata, ada yang enak (termasuk Ayam Gorengnya) yaitu Gudeg 
Bu Endang, lokasinya di deket Studio ANTV dan LIA Pengadegan, Jakarta. Di depan 
TMP Kalibata juga ada yang jualan gudeg, tapi aku belum pernah coba. 



      ----- Original Message ----- 
      From: Indra Permana 
      To: [email protected] ; media jogja ; media jateng ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
      Sent: Wednesday, September 17, 2008 4:12 PM
      Subject: Re: [bango-mania] Gudeg Sambel Goreng Bu Jinah yang menggugah 
selera


      Wah jadi pengen makan Gudeg, Kira-kira di Jakarta yang jual Gudeg enak 
ada di mana ya ......?

      Thanks and Regards,

      Indra
        ----- Original Message ----- 
        From: mediacare 
        To: [email protected] ; media jogja ; media jateng ; [EMAIL 
PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] ; [EMAIL PROTECTED] 
        Sent: Wednesday, September 17, 2008 3:49 PM
        Subject: [bango-mania] Gudeg Sambel Goreng Bu Jinah yang menggugah 
selera



        Kelezatan Gudeg buatan Bu Jinah memang menggugah selera. Rasa gurihnya 
pas di lidah. Tak heran jika masyarakat Wonosobo menggandrungi makanan khas 
Yogyakarta tersebut. Bahkan di bulan Puasa ini, bagi ibu-ibu rumah tangga yang 
tidak sempat memasak untuk makan sahur, banyak yang memilih membeli Gudeg Bu 
Jinah untuk lauk makan. 

        Khusus Ramadhan 1429 H, Gudeg Bu Jinah yang terkenal gurih ini sudah 
dibuka sejak pukul 02.00 WIB di trotoar sebelah Barat Taman Plaza Wonosobo. 
Sengaja dibuka lebih pagi dari hari-hari biasa, karena untuk melayani 
masyarakat yang menginginkan makan sahur dengan Gudeg buatannya.

        "Saya sengaja buka lebih pagi karena melayani pelanggan yang mau makan 
sahur. Ada yang membeli untuk dibawa pulang. Ada juga yang langsung 
menikmatinya di warung," tutur Bu Jinah kepada KR di sela-sela melayani pembeli.

        Letaknya yang berada di pusat kota, di tepi taman pecinta Gudeg di Kota 
Asri ini mudah mendapatkannya. Banyak pilihan menu Gudeg ala Bu Jinah, 
tergantung selera pembeli. Ada Gudeg Telur, Gudeg Krecek, Gudeg Ayam Kampung, 
sampai Gudeg Babat dan Paru. Lebih nikmat lagi, ketika memakannya dicampur 
dengan Sambel Goreng Tahu spesial buatan Bu Jinah.

        Menurut Bu Jinah, selama Ramadhan ini omzetnya mengalami kenaikan 
hampir 20 persen. Biasanya, dalam sehari ia hanya menggunakan gori sekitar 7-10 
kg saja. Sedangkan selama bulan puasa ini perharinya ia mampu mengolah hingga 
15 kg gori. Bu Jinah menganggap, kenaikan omzet ini sebagai berkah Ramadan.

        Bagi Bu Jinah yang sudah berjualan Gudeg bertahun-tahun, dalam 
berjualan tidak hanya mengandalkan cita rasa saja. Ada hal yang lebih penting, 
yaitu sikap ramah tamah terhadap pelanggan. Kunci sukses itulah yang sampai 
sekarang dipegang teguh oleh Bu Jinah dalam melayani pembeli.

        "Seenak apapun masakan yang dijual, tidak akan banyak peminatnya kalau 
penjualnya tidak ramah," ujarnya.   (Ariswanto)-k)

        Kedaulatan Rakyat - Minggu, 14 September 2008


   

Kirim email ke