Menikmati Sate Kambing di Kampung Arab




Sate yang satu ini dagingnya terasa empuk dan bebas bau
badan si embek. Selain sate ada pula aneka masakan yang diolah
menggunakan daging kambing, mulai dari sop hingga gulai kambing. Nah,
buat pencinta hidangan yang serba kambing yukkk... sambangi rumah makan
yang ada di kampung Arab ini!

Pada
suatu siang yang panas, perutku yang lapar dan berkerucuk minta diisi
ini tiba tiba tak bisa diajak kompromi lagi. Hmmm... tiba-tiba saja
saya teringat suatu tempat makan dengan menu-menu yang sederhana tapi
memiliki kedahsyatan rasa dan kekhasan aroma yang memikat.

Bertempat di daerah Bogor selatan, rumah makan kecil itu bernama 'Sate Pak 
Rebing'. Rumah makan itu berdiri kurang lebih sejak tahun
1980-an dan dirintis oleh seorang bapak yang biasa dipanggil Pak
Rebing. Bisnis keluarga ini mempunyai menu yang terbilang lumayan
variatif untuk penggemar daging kambing, misalnya saja sate kambing,
sop kambing dan gulai kambing.

Minuman sederhana untuk teman
masakan yang serba kambing ini tak banyak, misalnya seperti es jeruk,
jeruk hangat, es teh, dan teh hangat. Lokasinya juga bisa dibilang tak
terlalu strategis, tapi mudah dijangkau. Bagi yang sering ke daerah
Bogor pasti tahu
sebuah kawasan yang bernama 'Empan', yang dikenal dengan sebutan
kampung Arab. Disinilah terdapat berbagai macam rumah makan dan
toko-toko kue ala orang Arab. Kalo soal rasa... tidak usah diragukan lagi!

Rumah
makan Pak Rebing ini jaraknya tidak jauh dari Masjid Alun-alun Empang.
Nah, disebelah mesjid tersebut terdapat gang kecil yang bisa dilalui
mobil. Dari sana kira-kira sekitar 7 meter anda akan menemukan bangunan
kecil berbentuk rumah dengan cat tembok warna salem ke oranyean, ya itulah 
tempat Pak Rebing mencari rejeki.

Asap yang membawa bau
sedap bakaran sate seketika menyerbu hidung seolah menyambut kedatangan
saya. Walaupun sedikit sesak akibat asap namun saya tetap melangkahkan
kaki masuk ke rumah makan yang cukup sederhana itu. Bangunan rumah yang
juga menjadi tempat bersantap ini terbilang tua, meja kursi tempat
bersantap pun sederhana, sedangkan lantainya masih terbuat dari semen.
Beberapa meja telah terisi oleh para pelanggan Pak Rebing.

Menu yang waktu itu saya pesan adalah setengah porsi sop kambing, 7 tusuk sate 
plus nasi serta es
jeruk segar. Yang membuat saya kurang bersemangat adalah menunggu
penyajiannya yang cukup lama, apalagi saya terbilang sangat lapar.

Untunglah
rasa lapar saya terobati setelah menunggu kurang lebih setengah jam.
Nasi hangat mengepul disajikan dengan sop kambing yang beraroma sedap,
kemudian menyusul segelas es jeruk segar. Nah, tinggal menunggu sate
yang sedang dibakar saja maka komplet sudah menu makan siang saya.

Sementara
menunggu sate pesanan saya tiba, saya pun mulai mencicipi sop kambing.
Tak lupa sebelum menyantap saya campurkan sedikit sambal
rawit untuk kuah sopnya. Rasanya? Wuuihh... membuat mata segar kembali.
Panasnya udara dan pedasnya hidangan membuat saya berleleh peluh, namun
hal tersebut malah mekin membuat saya bersemangat menyantapnya.

Selang beberapa menit datanglah sate dengan bumbu kacang
pesanan saya. Saya pikir, setelah kekenyangan menyantap sop kambing
saya tidak akan sanggup menghabiskan semuanya. Dugaan saya keliru,
karena saya malah melahap abis sate tersebut hingga tusuk terakhir nyam
nyam... Bagi yang tidak terlalu suka daging kambing jangan khawatir,
karena tidak tercium bau prengus atau BB kambing sama sekali. Dagingnya
cukup empuk dan rasanya yang lezat dijamin dapat membuat lupa akan
kolesterol Anda.

Tak perlu merogok kocek mahal-mahal, untuk
seporsi gulai harganya tak lebih dari Rp 30.000,00 dan untuk satu tusuk
sate Rp 2.200,00. Rasanya harga tersebut sangat pas
mengingat satenya juga istimewa. Sebenarnya rumah makan ini cukup
terkenal, beberapa pengunjung bahkan sengaja datang untuk mencicipi
hidangan serba kambing ini. Bahkan Pak Bondan pun pernah mencicipi sate
Pak Rebing ini.

Nah, bagi penyuka daging kambing rasanya Pak
Rebing bisa dijadikan salah satu alternatif pilihan bersantap.
Sedangkan bagi mereka yang tak menyukai hidangan daging kambing, bukan
tak mungkin masakan Pak Rebing bisa membuat Anda jatuh cinta pada
daging kambing. Sambil melangkah pulang dengan perut kekenyangan, saya
pun menenteng oleh-oleh berupa 30 tusuk sate untuk keluarga dirumah.(dev/Odi)

Sate Pak Rebing
Jl. Gg Mesjid Alun-alun Empang
Bogor Selatan
16132 

Pengirim: Fitriah
Email: [email protected]


      

Kirim email ke