Bagus nich masukannya...moga di baca oleh crewnya.dan ada perubahan baik 
kedepan.tapi disayangkan.kok saat itu ga lgsg menemui mangernya yach...
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

-----Original Message-----
From: "mediacare" <[email protected]>

Date: Thu, 16 Apr 2009 21:13:46 
To: <[email protected]>
Subject: [bango-mania] Ilfil Bakmi Gang Kelinci


Oleh: Inda Susanti

Saat mengetik notes ini, saya baru saja menyeruput sesendok kuah terakhir dari 
mi ayam jamur di Bakmi Gang Kelinci kawasan PRJ Kemayoran. Cukup nikmat, sesuai 
bayangan saya saat membaca spanduknya. Tak heran, bakmi yg berpusat di jalan 
Sabang Jakpus ini memang sudah ngetop, setidaknya di Jakarta. Sayangnya, saya 
memutuskan inilah mangkuk mi pertama sekaligus terakhir yang saya nikmati. Ya, 
saya tidak akan membeli mi ini lagi sebelum pengelolanya tergugah untuk 
menjalankan "hidup hijau".

Selepas membayar Rp19ribu untuk semangkuk mi ayam jamur dan sebotol air 
mineral, saya duduk menunggu pesanan. Uhm, meja yg sangat minimalis. Hanya ada 
wadah berisi sumpit, sedotan, dan sendok-garpu yg terbuat dari PLASTIK! Tak 
lama, mi pesanan saya datang. Omg, mangkuk wadah mi-nya terbuat dari STYROFOAM 
yg dialasi sehelai (lagi-lagi) PLASTIK!! Saat saya melirik orang di meja 
sebelah, tampak ia tengah menyeruput es teh dalam gelas PLASTIK!!!

Okelah kita memang masih sulit utk sama sekali bebas dari barang bernama 
PLASTIK. Untuk makanan yg di-takeaway ya it's okelah, tapi jika dine-in alias 
makan di tempat, kenapa harus pakai yg serba PLASTIKKK??? Saya benar-benar tak 
habis pikir, jujur ini restoran pertama yg gw temuin sangat tidak mencerminkan 
gerakan go green. Entahlah di cabang lainnya begini juga ga ya???


http://www.facebook.com/profile.php?id=1342772030&ref=profile#/note.php?note_id=83225349702&comments


Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia

Kirim email ke