Kopi Luwak



SURABAYA FOOD
| Sudah sejak lama negara kita terkenal sebagai salah satu penghasil
kopi terbaik di dunia. Walaupun bisa dibilang, bahwa jenis kopi pada
dasarnya hanya ada dua macam saja yaitu Arabica dan Robusta, namun
kondisi geografis dari tiap-tiap daerah dan proses pengolahan sangatlah
berperan dan juga memberi warna tersendiri bagi kopi yang dihasilkan.
Sebut saja Kopi Aceh, Kopi Toraja, Kopi Bali atau Kopi Jos dari
Jogjakarta, masing-masing mempunyai ciri khasnya sendiri.

Selain
jenis-jenis kopi yang telah disebutkan diatas, Indonesia juga merupakan
penghasil salah satu kopi terbaik dan termahal di dunia. Kopi Luwak.
Mungkin sudah banyak yang mendengar tentang Kopi Luwak, banyak juga
yang menganggapnya hanya mitos belaka. Tapi mungkin hanya beberapa saja
yang benar-benar mengenal apa itu Kopi Luwak.

Dapat dimengerti
mengapa hanya sedikit saja yang tahu mengenai Kopi Luwak ini. Selain
memang termasuk barang langka, pada tahun 80an dan 90an Kopi Luwak
sempat hilang dari peredaran dan menjadi legenda atau mitos bahan
obrolan diantara para penggemar kopi. Baru akhir-akhir ini Kopi Luwak
kembali muncul dan menjadi simbol kenikmatan dan kemewahan di dunia
pencinta kopi Internasional.

Kopi Luwak adalah kopi yang
dihasilkan dari biji kopi yang diambil dari kotoran Luwak. Luwak adalah
hewan omnivora sejenis musang yang banyak hidup di Pulau Jawa dan Pulau
Sumatera. Luwak sangat menyukai kopi dan mereka hanya mengkonsumsi buah
kopi yang terbaik dan yang sudah benar-benar matang. Sebelum
memakannya, Luwak mengupas terlebih dahulu buah kopi sebelum memakan
daging buahnya. Biji kopi yang ikut termakan akan ikut keluar secata
utuh bersama dengan kotoran Luwak, karena pencernaan Luwak tidak mampu
mencerna biji kopi tersebut. Selama dalam perut Luwak, biji kopi
tercampur dengan enzym yang dihasilkan di dalam saluran pencernaan dan
mengalami semacam proses fermentasi. Proses tersebutlah yang pada
akhirnya menghasilkan kopi yang memiliki cita rasa dan aroma yang luar
biasa.

Berbicara mengenai rasa, Kopi Luwak memiliki tekstur rasa
yang lembut dengan rasa pahit yang kuat namun sedikit terselubung,
tidak sampai mengganggu indera pengecapan. Aromanya pun sangat harum.
Namun yang paling menjadi keistimewaan Kopi Luwak adalah after taste
yang tidak ada tandingannya. Cara paling tepat untuk menikmati Kopi
Luwak adalah seperti menikmati segelas Wine terbaik. Pertama-tama hirup
dulu wangi aromanya, kemudian teguk perlahan, sedikit demi sedikit
sambil dikecap beberapa kali. Biarkan sensasi rasa Kopi Luwak memenuhi
rongga mulut, setelah itu biarkan after taste Kopi Luwak bertahan dalam
mulut. After taste Kopi Luwak dapat bertahan selama beberapa jam.
Menurut mereka yang pernah menikmatinya, After Taste Kopi Luwak
bertahan antara 4-6 jam.

Untuk dapat menikmati rasa dan aroma
Kopi Luwak secara optimal dan maksimal, sangatlah disarankan untuk
tidak mencampurnya dengan susu. Penambahan gula atau pemanis pun
disarankan hanya sedikit saja. Bila perlu tanpa gula atau pemanis sama
sekali.

Untuk seorang penikmat kopi sejati sudah selayaknya dan
sepantasnya apabila Kopi Luwak ditempatkan dalam daftar menjadi salah
satu kopi yang wajib dinikmati.(Judith)

Sumber: www.surabayafood.com
Ayo jalan-jalan dan jajan-jajan bareng http://kecap-bango.blogspot.com


      

Kirim email ke