Huahahahaha iya mmg. Emang saya rese, nyolot dan ngekiin tp sgt bikin kangen. Hihihihi. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: "mediacare" <[email protected]> Date: Fri, 4 Sep 2009 14:19:41 To: <[email protected]> Subject: Re: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan Wisnu "Rese" is your middle name...hahahahahahhaa Piss deh Please add my Facebook: Radityo Indonesia Mediacare Indonesia ----- Original Message ----- From: [email protected] To: [email protected] Sent: Thursday, September 03, 2009 11:48 PM Subject: Re: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan Wah matur tengkiu bgt mas abdur rohman. Btw paciran itu dimana ya? Kl dr surabaya ke arah mana? Brp lama perjlnan darat dr srby? Sorry jd rese nih... Jd pgn bgt minum dawet siwalannya. Powered by Telkomsel BlackBerry® ------------------------------------------------------------------------------ From: Abdur Rohman Date: Thu, 3 Sep 2009 23:41:04 -0700 (PDT) To: <[email protected]> Subject: Re: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan Segernya Siwalan Paciran Di jalur utama jalan Raya Dendeles, ayo.. minggir sebentar, Ada Es dawet Siwalan dan Jenang Jumbreg Jika melalui kawasan Paciran, di tepi jalur utama pantura atau jalan Raya Dendeles akan dijumpai teduhnya pohon-pohon siwalan di sepanjang perjalanan, tidak ada ruginya jika menyempatkan diri beristirahat di warung penjual dawet siwalan, yang ada di sepanjang jalan ini. Warung beratap daun siwalan ini, menyediakan aneka hidangan ringan dari buah siwalan. Menurut penjualnya, semua produk dari buah siwalan dipetik langsung dari pohon siwalan yang tumbuh subur di sepanjang jalan raya Paciran. Saya berkesempatan mencoba es dawet siwalan. Bahannya dari buah siwalan segar yang dipotong kotak-kotak. Untuk sirupnya, berasal dari air siwalan yang dimasak. Rasa manis yang dihasilkan tidak terlalu manis tapi cukup legit. Justru di sinilah letak sensasi rasanya. Buah siwalan yang manis, gurihnya santan kelapa berpadu dengan gula siwalan yang legit. Hmm. segar sekali, apalagi diminum saat matahari sedang teriknya. Saking segarnya, saya habis tiga gelas...glek..glek..suegerrrr.. Makanan khas dari daerah Paciran yang disebut dengan jumbreg, mirip seperti jenang, jumbreg dibuat dari bahan tepung beras dan santan. Bentuknya eksotik seperti kerucut dililit dengan daun lontar muda. Citarasanya legit dan harganya sangat murah hanya seribu rupiah. Dan tak terasa (lagi).saya habis tiga jenang jumbreg..hi..hi!! Usai, menyantap hidangan ringan-ringan ini, saya mencoba menu yang berat ke satu restoran. Menu yang jadi andalan daerah ini, yaitu cumi-cumi bakar dan kare rajungan. Makan rajungan memang ribet.tapi sepandanlah dengan rasanya yang nikmat.ah..sedep poll. Foto by Anton kusnanto Posted bySi Jagoan Makan at1:17 AM Labels:Tempat Makan,Tuban --- On Thu, 9/3/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan To: [email protected] Date: Thursday, September 3, 2009, 1:00 PM saya pernah ke lamongan (gua aduh apa yah saya lupa). Di pujaseranya ada yg jual dawet siwalan, pgn hati nyoba tp waktu itu saya lagi sakit jd cuma bisa minum air ludah hehehehe. Ada yg bisa review kan buat saya? Yg jual enak dimana dll. Sy bulan oktober mo ke srby lagi nih, jd pgn nyoba dawet siwalan. Thanx guys. Powered by Telkomsel BlackBerry® ------------------------------------ http://kecap-bango.blogspot.comYahoo! Groups Links
