kalo menurut sy yg bener justru jumbreg, kebetulan babe gue org sono jd dah akrab banget ma ntu makanan....
--- On Fri, 4/9/09, Mugiono Mugiono <[email protected]> wrote: From: Mugiono Mugiono <[email protected]> Subject: [bango-mania] dumbeg bukan jumbreg dan kare rajungan. To: [email protected] Date: Friday, 4 September, 2009, 3:11 PM Maaf koreksi dikit tentang nama makanan yang dibungkus dengan daun lontar muda berbentul seperti cuncum. Nama yang benar adalah DUMBEG.Dumbeg dibuat dari tepung beras diberi santan sedikit dan pemanisnya legen asli. Jadi bukan gula.Makanan ini sebetulnya khas Tuban akan tetapi saudara kita yang dilamongan jauh lebih agresif dalam memasarkannya. Jadinya seperti kebudayaan kita yang dijual oleh malaysia itu.... he he he, tapi ini tidak nyuri/membajak lho.Kan saudara akandung.... . Habis Tuban ma Lamongan itu muepet pet alias berdekatan dan pada kesehariannya juga sulit membedakan mana orang lamongan dan mana yang dari Tuban. Alkisah orang lamongan yang tinggal dipantura dahulu katanya lebih bangga ngaku sebagai orang Tuban. Sampai-sampai tanjung kodok yang jaraknya sama kota Tuban masih 30 km lebih dikenal sebagai Tuban. Kalau kare rajungan yang paling nendang dan garang yang ada dituban. Tapi memang kare rajungan ini merupakan khas makanan pantura khususnya Tuban-Lamongan. Dipantai utara Tuban lamongan ini masih banyak makanan khas/asli daerah itu seperti misalnya: Mangut ikan pe(pari), cumi-cumi hitam manis, lele bumbu kacang, botok belut, garang asem ikan manyung yang guarang banget, nasi goreng kampung nelayan dan palang nelayan. Makan makanan khas pantai ini hampir semuanya legit. Legit gurihnya, legit pedasnya, legit asinnya. Dan penyajiannyapun masih menggunakan sambal uleg yang bisa bikin blingsatan. .... yang tak biasa selalu bilang kapo-kapok.. ., tapi kapok lombok. Habis makan nyari lagi. Pokoknya nglangeni(bikin orang teringat untuk kembali) . Klangenan saya kalau makan garang asem ikan manyung musti pilih Kepala dicampur dengan hati manyung ...wah nyuss...en nyuampleng gitu loh. lain lagi kalau makan ikan lele bumbu kacang dan pepes belut Tuban. Rasanya menurut saya setan banget, dan rawon setan tertinggal jauh. Habis ini siang hari rasanya (sungguh) suetan banget ( pudessss porrrr). Kalau udah makan botok belut itu uh... kuping(telinga) saya langsung seperti ada ssuara gansing ....nguinggggg. Jelasnya kalau ke WBL, GOA MAHARANI gak lengkap kalau gak diterusin dikit ke Tuban. Variasi makanan khas daerahnya lengkap, kotanya tidak bising, cantik dan tidak tidur. salam, mugi --- On Fri, 9/4/09, Abdur Rohman <arohmanmail@ yahoo.com> wrote: From: Abdur Rohman <arohmanmail@ yahoo.com> Subject: Re: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan To: bango-mania@ yahoogroups. com Date: Friday, September 4, 2009, 12:30 AM Walah, blm tau sungguhan... ? Paciran itu di Lamongan (dekat tempat tinggal Ali Ghuron dan Amrozi). Di sana memang penghasil siwalan. Paciran menjadi tujuan wisata karena di sana terdapat Wisata Bahari Lamongan (WBL) dulu terkenal dengan sebutan Tanjung Kodok (tempat ini juga biasanya sebagai lokasi strategis untuk melihat hilal penentu awal dan akhir Ramdhan). Di seberang WBL ada juga Goa Maharani yang elok. Kalo bener-benar mo ke sana, dari Surabaya sekitar 80 km. --- On Sat, 9/5/09, mediacare <mediac...@cbn. net.id> wrote: From: mediacare <mediac...@cbn. net.id> Subject: Re: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan To: bango-mania@ yahoogroups. com Date: Saturday, September 5, 2009, 4:19 AM  Wisnu "Rese" is your middle name...hahahahahahh aa Piss deh Please add my Facebook: Radityo Indonesia Mediacare Indonesia ----- Original Message ----- From: wisnu.ismawan@ yahoo.com To: bango-mania@ yahoogroups. com Sent: Thursday, September 03, 2009 11:48 PM Subject: Re: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan Wah matur tengkiu bgt mas abdur rohman. Btw paciran itu dimana ya? Kl dr surabaya ke arah mana? Brp lama perjlnan darat dr srby? Sorry jd rese nih... Jd pgn bgt minum dawet siwalannya. Powered by Telkomsel BlackBerry® From: Abdur Rohman Date: Thu, 3 Sep 2009 23:41:04 -0700 (PDT) To: <bango-mania@ yahoogroups. com> Subject: Re: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan Segernya Siwalan Paciran Di jalur utama jalan Raya Dendeles, ayo.. minggir sebentar, Ada Es dawet Siwalan dan Jenang Jumbreg Jika melalui kawasan Paciran, di tepi jalur utama pantura atau jalan Raya Dendeles akan dijumpai teduhnya pohon-pohon siwalan di sepanjang perjalanan, tidak ada ruginya jika menyempatkan diri beristirahat di warung penjual dawet siwalan, yang ada di sepanjang jalan ini. Warung beratap daun siwalan ini, menyediakan aneka hidangan ringan dari buah siwalan. Menurut penjualnya, semua produk dari buah siwalan dipetik langsung dari pohon siwalan yang tumbuh subur di sepanjang jalan raya Paciran. Saya berkesempatan mencoba es dawet siwalan. Bahannya dari buah siwalan segar yang dipotong kotak-kotak. Untuk sirupnya, berasal dari air siwalan yang dimasak. Rasa manis yang dihasilkan tidak terlalu manis tapi cukup legit. Justru di sinilah letak sensasi rasanya. Buah siwalan yang manis, gurihnya santan kelapa berpadu dengan gula siwalan yang legit. Hmm… segar sekali, apalagi diminum saat matahari sedang teriknya. Saking segarnya, saya habis tiga gelas…..glek..glek. ..suegerrrr. . Makanan khas dari daerah Paciran yang disebut dengan jumbreg, mirip seperti jenang, jumbreg dibuat dari bahan tepung beras dan santan. Bentuknya eksotik seperti kerucut dililit dengan daun lontar muda. Citarasanya legit dan harganya sangat murah hanya seribu rupiah. Dan tak terasa (lagi)…saya habis tiga jenang jumbreg..hi. .hi!! Usai, menyantap hidangan ringan-ringan ini, saya mencoba menu yang berat ke satu restoran. Menu yang jadi andalan daerah ini, yaitu cumi-cumi bakar dan kare rajungan. Makan rajungan memang ribet…tapi sepandanlah dengan rasanya yang nikmat…ah..sedep poll. Foto by Anton kusnanto Posted bySi Jagoan Makan at 1:17 AM Labels:Tempat Makan,Tuban --- On Thu, 9/3/09, wisnu.ismawan@ yahoo.com <wisnu.ismawan@ yahoo.com> wrote: From: wisnu..ismawan@ yahoo.com <wisnu.ismawan@ yahoo.com> Subject: [bango-mania] Minta review dawet (cendol) siwalan To: bango-mania@ yahoogroups. com Date: Thursday, September 3, 2009, 1:00 PM saya pernah ke lamongan (gua aduh apa yah saya lupa).. Di pujaseranya ada yg jual dawet siwalan, pgn hati nyoba tp waktu itu saya lagi sakit jd cuma bisa minum air ludah hehehehe. Ada yg bisa review kan buat saya? Yg jual enak dimana dll. Sy bulan oktober mo ke srby lagi nih, jd pgn nyoba dawet siwalan. Thanx guys. Powered by Telkomsel BlackBerry® ------------ --------- --------- ------ http://kecap- bango.blogspot. comYahoo! Groups Links New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
