Dear Suci

Terima kasih untuk resep Iwak Cucutnya.

Selain ditemani Sayur Asem, makan Iwak Cucut juga oke ditemani Sayur Bening 
(Bayam dkk) plus Tempe Goreng.


Wah, jadi laper deh.. :))

salam,

radityo


  ----- Original Message ----- 
  From: SUCI RAHAYU 
  To: Komunitas Bango 
  Sent: Wednesday, October 07, 2009 7:08 PM
  Subject: Fw: [bango-mania] Iwak Cucut


    Saya juga, mo berbagi pengalaman nih, kalo iwak cucut, biasanya saya masak 
panggang, 
        untuk sambalnya :
         - 4 buah cabe rawit merah ukuran besar (mentah) 
         - 1/2 sendok teh garam.
         - 1/2 sendok teh terasi bakar.
         - 1 siung bawang putih (mentah)
         - 2 sendok makan kacang tanah disangrai (supaya nggak berminyak)
         - 4 butir kemiri sangrai.
         - 1 buah jeruk limau.

        Haluskan cabe, terasi, garam, bawang putih, masukkan kemiri hancurkan 
(boleh halus boleh kasar), masukkan kacang tanah diulek jangan terlalu halus, 
tambahkan jeruk limau.
        jadilah sambal.

        Biasanya ikan cucutnya saya hancurkan diatas sambal (tetapi tidak 
terlalu hancur sekali cukup diketok-ketok).

        Dimakan dengan nasi hangat plus sayur asam.

        (Awas hati-hati kekenyangan).

        Selamat menikmati.

        Salam, 

        Suci.

        --- On Wed, 10/7/09, mediacare <[email protected]> wrote:


          From: mediacare <[email protected]>
          Subject: [bango-mania] Iwak Cucut
          To: [email protected]
          Date: Wednesday, October 7, 2009, 10:22 PM


            
           
          Kalau di pesisir Pantai Jawa, Ikan Hiu yang kerap dipanggang lazim 
disebut Iwak Cucut. Ada yang totol-totol seperti macan dan ada juga yang punya 
pedang, disebut Cucut Pedang. 

          Yang juga enak dipanggang adalah Ikan Pari atau Iwak Pe. Enak 
disantap dengan cocolan kecap Bango plus cabe rawit dan bawang merah mentah, 
tomat dirajang, kucuri dengan jeruk nipis. Kalau mau sedikit repot, bisa 
dibikin Mangut (santan mentah campur sambal trasi, plus bumbu lainnya).

          salam,

          radityo




            ----- Original Message ----- 
            From: Abdur Rohman 
            To: bango-mania@ yahoogroups. com 
            Sent: Wednesday, October 07, 2009 2:08 AM
            Subject: Re: Untuk Herawati - Re: [bango-mania] Review RM Nyam Nyam


              
                  Kalo di Jawa Timur, Sate Hiu bisa didapat di Sidoarjo yaitu 
di SPESIALIS SATE HIU Depot Ikan Bakar Hasil NELAYAN, Jl.Putri Ayu, Wage 2 
Sidoarjo. Harga per 10 tusuk Rp. 12.000. 


                  --- On Tue, 10/6/09, bebekgorengyogi@ yahoo.com 
<bebekgorengyogi@ yahoo.com> wrote:


                    From: bebekgorengyogi@ yahoo.com <bebekgorengyogi@ 
yahoo.com>
                    Subject: Re: Untuk Herawati - Re: [bango-mania] Review RM 
Nyam Nyam
                    To: bango-mania@ yahoogroups. com
                    Date: Tuesday, October 6, 2009, 11:16 PM


                      
                    Betul mas radit, 
                    Apalagi saya juga sebagai pemilik restoran sangat perlu 
sekali, pengkritik makan seperti di luar negeri, jadi kita bisa lebih banyak 
lagi menjaga kwalitas, rasa dan jasa....
                    Thx

                    Mas radit minta info :
                    Aku di bali nih...mau nanya ada sate hiu yang enak pernah 
masuk tv itu dimana alamatnya yahhh....thx
                    Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, 
Nyambung Teruuusss... !

------------------------------------------------------------

                    From: "mediacare" <mediac...@cbn. net.id> 
                    Date: Tue, 6 Oct 2009 20:55:39 -0700
                    To: <bango-mania@ yahoogroups. com>
                    Subject: Untuk Herawati - Re: [bango-mania] Review RM Nyam 
Nyam


                      
                    Dear Herawati Diah,

                    Apa yang dipaparkan oleh Nurisya tentang Restoran 
Nyam-Nyam, menurutku masih dalam batas kewajaran. Buktinya Risya memuji Nasi 
Bambu yang ia nilai top banget (dengan huruf kapital).

                    Melakukan review sebuah resto tidak harus memuji-muji 
setinggi langit. Kalau enak, katakan enak. Kalau tidak enak, katakan tidak 
enak. Kalau masakan yang tidak enak dibilang enak, nantinya malah menipu orang 
lain. Kita bisa dicap ada "pesan sponsor" di balik review tersebut.

                    Saat bersantap di restoran, saya juga memuji ke pemiliknya 
kalau enak. Kalau kurang pas di lidah, saya juga langsung mengkritisinya. Misal 
kurang ini kurang itu. 

                    Terima kasih buat Risya untuk review RM Nyam-Nyamnya. Saya 
terus terang penasaran dan ingin mencobai hidangan di resto tersebut.

                    Salam,

                    Radityo




                      ----- Original Message ----- 
                      From: diah herawati 
                      To: bango-mania@ yahoogroups. com 
                      Sent: Monday, October 05, 2009 7:14 PM
                      Subject: RE: [bango-mania] Review RM Nyam Nyam


                        
                      Selamat pagi….


                      Sebagai saran, Sebaiknya mengomentari nya jangan lewat 
milis, karena sama saja menjatuhkan RM Nyam-Nyam…kalaupun ingin mengomentari 
sebaiknya yang baik-baiknya saja, yang tidak baiknya tidak usah…

                    Karena para pembaca milis akan dan bisa terpengaruh dengan 
komentar sdr. Risya…

                    Demikian yang dapat saya sampaikan, mohon maaf apabila 
saran saya ini kurang berkenan.


                  Salam


                  Hera



--------------------------------------------------------------

                  From: bango-mania@ yahoogroups. com [mailto: bango-mania@ 
yahoogroups. com ] On Behalf Of Nurisya
                  Sent: Monday, October 05, 2009 3:57 PM
                  To: bango-mania@ yahoogroups. com
                  Subject: [bango-mania] Review RM Nyam Nyam


                    


                  Dear all,


                  Akhirnya baru kesampean makan di Nyam-Nyam (Jl. Kalibata 
Timur I No. 10A, telp. 7900771)beberapa hari yang lalu.  Berdasarkan 
ancer-ancer yang diberikan Mas Radit, gak susah nyarinya ada di pinggir jalan 
sebelah kanan.

                  Hasilnya.... ..(dapat digaris bawahi, menurut kami) :


                  # Untuk makanannya :  

                     - nasi bambunya, T O P B G T deh, asli nyamlengnya

                     - mie goreng ultah (mie goreng seafood dengan taburan 
telur dadar berwarna oranye), mienya agak keras, rasa so..so...cenderung kurang

                     - udang asam manis (6 buah udang sedang dengan saus asam 
manis dengan beberapa potongan besar mentimun dan nenas), udangnya kurang 
fresh, mentimunnya layu (soalnya mengkerut gitu), nenasnya aja yang manis.

                     - cumi bakar (5 buah cumi yang masing-masing disajikan 
dengan tusukan sate), cumi kurang fresh, bumbunya sepertinya agak asam.


                  # Untuk minumannya :

                     - Juice Orange , pas asam manisnya

                     - Es Jeruk, so..so...


                  # Suasananya : Mungkin karena datengnya pas makan siang, 
puannnnasssss euy.


                  Secara keseluruhan hanya nasi bambunya saja yang bisa 
direcommended.


                  Ok dech, itu aja review dari aku, tidak bermaksud apa-apa 
hanya sekedar share dan itu murni hanya taste lidah kami saja.


                  Regards,

                  RISYA 
                 

       



  

Kirim email ke