Liputan6.com, Jakarta: 
Ketua Badan Kerjasama Gereja Jawa Barat Simon Timorason bersama
perwakilan organisasi umat Kristen melaporkan tindak kekerasan yang
dialami sejumlah gereja di Jabar kepada Ketua DPR Agung Laksono di
Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (31/8). Dalam pertemuannya mereka
menyerahkan sejumlah barang bukti atas tindakan yang dilakukan Aliansi
Gerakan Antipermurtadan (AGAP). Di antaranya surat pernyataan untuk
tidak melakukan kebaktian di rumah salah seorang pendeta yang terpaksa
ditandatangani di bawah tekanan.

Dalam kesempatan itu, Agung berjanji akan menindaklanjuti laporan
tersebut ke pada pemerintah. Sebagai Ketua DPR, Agung mengungkapkan
dirinya sangat tidak setuju dengan tindakan kekerasan itu walaupun
dilakukan dengan berbagai dalih. Sebaiknya, menurut Agung, semua pihak
dapat menahan diri dan tidak main hakim sendiri [baca: PGI Mengadukan
Ancaman Larangan Beribadah].

Di akhir pertemuan, rombongan yang terdiri dari bermacam-macam unsur
gereja di Indonesia ini melakukan doa bersama. Doa itu ditujukan hanya
kepada semua pihak agar diharapkan tidak melakukan kekerasan terhadap
kelompok manapun. 

Hampir bersamaan, sejumlah pimpinan jemaat Ahmadiyah bersama tim kuasa
hukumnya berdialog dengan anggota Komisi VIII DPR soal tindakan
anarkis terhadap jemaaat Ahmadiyah di Parung, Bogor. Dialog juga
digelar berkaitan dengan terbitnya fatwa Majelis Ulama Indonesia yang
melarang ajaran Ahmadiyah, beberapa waktu lalu.

Saat dialog itu, Komisi VIII meminta polisi mengusut dan menangkap
pelaku tindakan anarkis terhadap jemaat Ahmadiyah di Parung. Kepada
anggota jemaat Ahmadiyah, Komisi VIII juga meminta untuk introspeksi
diri dan menjaga agar aktivitasnya tidak memancing emosi massa.
Sementara pihak Ahmadiyah meminta anggota Komisi VIII untuk
memfasilitasi dialog dengan ulama untuk guna meluruskan pemahaman
tentang Ahmadiyah.

Menurut tim kuasa hukum jemaat Ahmadiyah, Adnan Buyung Nasution, dalam
UUD 1945 setiap warga negara dijamin kebebasannya untuk beribadah
sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Adnan menambahkan
negara juga berkewajiban melindungi seluruh warganya.(ZIZ/Tim Liputab
6SCTV)





------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Make a difference. Find and fund world-changing projects at GlobalGiving.
http://us.click.yahoo.com/j2WM0C/PbOLAA/E2hLAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke