--- In [email protected], "Rahman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Meningkatkan Kredibilitas
> 

Wow!!!!???

Depkeu Tak Tahu Kebutuhan Per Bulan

Jakarta, Kompas - Departemen Keuangan tidak mengetahui keperluan
anggaran yang perlu disiapkan oleh pemerintah untuk menutupi kebutuhan
finansial di seluruh Indonesia pada setiap bulannya. Perhitungan
anggaran baru dimulai pada saat ada permintaan dari departemen
sektoral, kemudian Depkeu akan mencari sumber dananya untuk menutupi
permintaan dari departemen teknis itu.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kondisi
tersebut saat berbicara dalam perayaan ulang tahun Badan Perencanaan
dan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sabtu (7/1) di Jakarta.

Sri Mulyani mengatakan, hingga saat ini pemerintah belum memiliki
neraca Republik Indonesia yang dapat menggambarkan dengan jelas posisi
keuangan pemerintah secara sistematis dan telah diaudit oleh Badan
Pemeriksa Keuangan. Kondisi tersebut membuat pekerjaan Menteri
Keuangan saat ini menjadi bertambah banyak karena harus mengatur ulang
mekanisme keuangan, mulai dari perencanaan, penganggaran, implementasi
anggaran, pengawasan, hingga pengendalian.

”Saya lihat posisi kas pemerintah dan bertanya kepada Dirjen
Perbendaharaan. Kamu tahu tidak Indonesia itu memerlukan uang berapa
yang harus dikeluarkan tiap bulannya? Tahu, itu ada di mana-mana.
Lalu, ada tidak informasinya yang terorganisir? Tidak ada. Nanti saja
kalau ada tagihan kita cari uangnya,” ungkapnya.

Sri Mulyani menegaskan, pihaknya perlu melakukan revaluasi aset untuk
menyeimbangkan neraca keuangan pemerintah. Revaluasi itu perlu segera
karena hingga saat ini nilai aset yang dicantumkan masih menggunakan
nilai buku lama.

”Karena asetnya adalah nilai buku, tentu tidak merefleksikan harga
yang sebenarnya. Misalnya gedung ini dibukukan pada tahun
1970-1980,” katanya.

Sri Mulyani menegaskan bahwa manajemen keuangan negara tetap
memerlukan semacam manajemen aliran kas yang ditata lebih baik.
”Dan, untuk itu, sudah ada beberapa langkah awal. Kami perlu
mempercepat lagi, karena di tahun ini pemerintah menginginkan
pengeluaran yang didorong di bagian awal, pada semester I. Artinya,
strategi pembiayaannya dan pendanaannya harus lebih matang,” kata
dia menjelaskan.

Sri Mulyani mengatakan, kerja sama antara Menteri Koordinator
Perekonomian, Menteri Keuangan, dan Bappenas penting artinya agar
setiap anggaran yang dikeluarkan dapat menghasilkan sesuatu bagi
pembangunan ekonomi nasional.

”Kalau di antara kami saja tidak sama, maka tidak masuk akal kalau
berbicara soal koordinasi dan pembangunan nasional,” katanya. (OIN)





http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke