--- In [email protected], "Waluya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> WLY : satuju kang!. Koreksi sakedik ATM di urang sanes tina singketan > Automatic Teller Machine tapi Anjungan Tunai Mandiri. Duka naon hubunganana > anatara "Tunai" jeung "Kondom"? > Kang Wly, Aeh enya... mani poho... ketah teu apal we! Komo lamun kitu mah, asa pabaliut, pedah eta meureun rek 'mayar' tunai make kondom kitu? he he he... lieur ah. Aya sambungan carita ATM tea... ATM Kondom bukan Penyebab Seks Bebas BANDUNG, (PR).- Penempatan vending machine sarana mandiri alat KB sayang istri atau lebih dikenal dengan sebutan ATM kondom di tempat pelacuran, bukan menjadi penyebab orang melakukan seks bebas, karena belum ada data peningkatan seks bebas karena kondom. Penempatan ATM kondom di lokasi pelacuran, justru karena mereka yang datang ke tempat pelacuran tidak pernah memakai kondom, sehingga dikhawatirkan terjangkit dan menularkan HIV ke keluarganya. Hal tersebut dikemukakan Deputi Bidang KB-KR Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dr. Siswanto Agus Wilopo, SU., MSc., ScD., berkaitan dengan pro-kontra ATM kondom, ketika mengadakan kunjungan ke BKKBN Jabar, akhir pekan lalu. "Kondom bukan menjadi penyebab orang mencari atau berbuat sesuatu yang berisiko tinggi. Kondom justru untuk mencegah HIV. Orang melacur atau tidak, itu urusan Depag, ketahanan keluarga dan lainnya. BKKBN dari segi kesehatannya," kata Siswanto. Menurutnya, realitas yang ada justru orang yang pergi ke tempat pelacuran tidak mau pakai kondom. "Jadi, jangan dibalik. Gara-gara ada ATM kondom, lalu pergi ke pekerja seks komersial (PSK). Hal ini, selain akan mencelakakan dirinya, juga akan mencelakakan keluarganya. Maka ATM kondom ditempatkan di tempat pelacuran untuk memudahkan mendapatkan kondom," ujarnya. Fakta yang ada di tempat pelacuran, seperti Saritem, lanjut Siswanto, hanya 5% saja yang memakai kondom. Namun, setelah diberikan penerangan, ada peningkatan pemakaian kondom sekira 30-40%. "Wajib pakai kondom bagi mereka yang berisiko tinggi harus terus disosialisasikan. Jadi, yang perlu disoroti itu bukan masalah kemudahan dari alat, tapi mendidik secara moral." (A-62)*** http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/ [Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
