Kampung Naga Mengancam Menutup Diri

Tasikmalaya, Kompas - Merasa dieksploitasi oleh Pemerintah Kabupaten
Tasikmalaya, tetua dan kuncen komunitas adat Kampung Naga mengancam
menutup kawasan tersebut dari seluruh kegiatan wisata. Sikap tersebut
sebagai bentuk protes kepada Pemkab Tasikmalaya yang dinilai terlalu
mengomersialkan kawasan adat yang bertahan ratusan tahun itu.

"Rencananya, mulai tanggal 6 Februari, kami akan menutup kawasan dari
kunjungan wisata, khususnya rombongan. Kami, merasa dikomersialkan
oleh pemkab. Padahal, kami bukanlah aset," ujar Ade Suherlin, kuncen
masyarakat adat Kampung Naga, Selasa (31/1).

Ade mengatakan, rencana penutupan itu merupakan hasil musyawarah
sejumlah tetua dan tokoh adat Kampung Naga yang dilangsungkan beberapa
hari sebelumnya. Namun, ia mengaku tidak mengetahui hingga berapa lama
penutupan akan dilakukan.

Sikap protes tersebut, ungkapnya, bermula dari tindakan Pemkab
Tasikmalaya yang melakukan kebijakan retribusi parkir tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu. "Kami baru tahu kalau setiap bus yang
diparkir di sini dipungut bayaran Rp 45.000 oleh petugas pemkab.
Setiap sopir, jelas mengeluh. Dipikirnya, kami yang menarik. Padahal,
kami pun tidak mengetahui," ujar Ade.

Atas kejadian itu, warga Kampung Naga merasa dirugikan dan dicemarkan
nama baiknya. Padahal, warga Kampung Naga tidak menginginkan
komersialisasi.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten
Tasikmalaya Safari Agustin membenarkan adanya pungutan retribusi
parkir tersebut.

"Persoalannya, masalah komunikasi. Mereka keberatan kenaikan tarif
parkir yang diberlakukan akhir-akhir ini. Retribusi di Kampung Naga
sudah ada sejak lama," kata Safari. (d10)





http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke