Karakter “Urang” Sunda Sudah TerkikisSUKABUMI,                 (PR).-
                 Gubernur Jawa Barat H. Danny Setiawan menegaskan, jiwa dan semangat nasionalisme rakyat                 Indonesia saat ini sedang luntur, sehingga terkadang kurang bangga terhadap bangsa                 sendiri. Bahkan, tidak sedikit yang malah merasa senang mengejek bangsanya sendiri, tanpa                 memberikan kontribusi nyata untuk ikut memperbaiki kekurangan dan kelemahan yang ada.
                                                                                                                    GUBENUR Gubernur Jabar, H. Danny Setiawan,                     melantik Bupati Sukabumi, H. Sukmawijaya, sebagai Ketua DHC 45 antar waktu di Pendopo Kab.                     Sukabumi, Rabu (10/5).*DANI S. WIRIA/”PR”                                                     Lemahnya nasionalisme diperparah oleh penegakan hukum dan etika serta etos kerja yang                 juga lemah. Demikian pula dengan mental perpolitikan bangsa yang masih rendah. Semua sikap                 ini, sebenarnya bukan karakter asli bangsa Indonesia. Terlebih lagi karakter masyarakat                 Jawa Barat yang memiliki nilai-nilai keraifan lokal, seperti nyaah ka lemah cai,                 nyanghulu ka hukum, ngabela ka nagara, mufakat ka balarea. Hade ku omong goreng ku omong,                 dan silih asah, silih asih, serta silih asuh.
                 Gubernur Danny Setiawan mengungkapkan hal itu ketika melantik Bupati Sukabumi Drs. H.                 Sukmawijaya, M.M. sebagai Ketua DHC Badan Penggerak Pembudayaan Jiwa, Semangat dan Nilai                 Kejuangan (BPP-JSN)’45 Kabupaten Sukabumi (antar waktu) 2003 -2008 di Pendopo Kab.                 Sukabumi, Rabu (10/5).
                 Menurut Danny, karakter asli sebagian besar urang Sunda ini sudah mulai terkikis                 dan sedikit demi sedikit berubah menjadi karakter aing-aingan, asa aing usah kidul,                 getas harupateun tapi oge kumeok memeh dipacok.
                 "Kondisi ini tidak boleh kita biarkan. Adapun upaya perbaikan yang paling                 penting adalah mengubah sikap mental, agar lebih memiliki daya juang, jiwa persatuan dan                 nasionalisme," kata Danny.
                 Gubernur mengingatkan, bangsa kita belum lepas sepenuhnya dari penjajahan dan hegemoni                 bangsa lain. Khususnya di bidang ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi, kita sangat                 bergantung pada bangsa yang lebih maju. (A-82)***

           
---------------------------------
Yahoo! Messenger with Voice. Make PC-to-Phone Calls to the US (and 30+ countries) for 2¢/min or less.

[Non-text portions of this message have been removed]



http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
http://barayasunda.servertalk.in/index.php?mforum=barayasunda


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]




SPONSORED LINKS
Spanish language and culture Indonesian languages Indonesian language learn
Indonesian language course


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke