Lagi, Ibu Kota Jabar di Kab. Bandung! "SAYA ingin buku ini ditarik, dan kami tidak ingin membayarnya. Buku ini sudah merusak anak-anak kami," begitu ujar seorang kepala sekolah di Kecamatan Sukarasa Bandung yang sekolahnya menggunakan buku PBS. Kekesalan kepala sekolah yang wanti-wanti agar namanya jangan dituliskan ini menjadi wajar, karena isi buku tersebut benar-benar telah membuat repot para guru di sekolahnya. Di kelas guru harus disibukkan memeriksa dan meralat setiap halaman dari kesalahan buku tersebut.
Termasuk meralat halaman 16 dalam jilid 3 PBS, yang tidak membiarkan kata "Menteri Kesehatan" sebagaimana aslinya, tapi malah memaksakannya menjadi basa Sunda, sehingga menjadi; "saur Mantri Kasehatan Siti Fadillah Supari....". Jauh benar pengertian Menteri Kesehatan dan mantri kasehatan yang dalam basa Sunda adalah tukang suntik di puskesmas! Demikian pula dengan Gedung Sate yang berada di Kab. Bandung, seperti disebut dalam jilid 1. Ternyata dalam jilid 4 halaman 66, tentang Tatar Sunda, lagi-lagi tim pengarang dan editor buku ini keukeuh menyebutkan bahwa Ibu Kota Provinsi Jawa Barat itu bukan di Bandung, tapi di Kab. Bandung; "Provinsi Jawa Barat puseur kotana aya di Kabupaten Bandung". "Saya betul-betul merasa kecolongan. Sebelumnya saya merasa yakin, terutama buku ini ditulis oleh Tim Karya Guru. Tapi bagaimanapun saya akui ini kesalahan saya sebagai kepsek," ujar kepala sekolah itu, sambil mengatakan ia sendiri tak mengenal seorang pun di antara pengarang buku PBS itu. Ia juga menuturkan bahwa penarikan buku PBS dari sekolahnya dilakukan secara bertahap. Siswa tak usah membeli dua kali, karena yang sudah membayar akan diganti dengan buku pengganti PBS. Sampai sekarang, katanya, pihak penerbit belum menghubungi lagi meski sekolah sudah mengajukan permintaan agar mereka menarik buku tersebut. Akhirnya inilah apa yang harus diterima oleh anak-anak kita dalam kelas, di tengah semangat dan harapan kita agar mereka menyukai pelajaran bahasa Sunda. Dan semua itu bagaimanapun bersebab dari tak adanya filter yang jelas untuk menyeleksi apa yang layak dan tak layak menjadi bahan ajar bagi mereka. Jika filter itu adalah berapa persentase rabat yang ditawarkan penerbit ke sekolah, kita harus bersiap menerima kehebohan buku pelajaran berikutnya. Dan itu mungkin tak hanya pada pelajaran basa Sunda. Atau jangan-jangan, sebenarnya itu sedang terjadi. (Ahda Imran)*** http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/ http://barayasunda.servertalk.in/index.php?mforum=barayasunda [Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
