Sistem Sekuler Eropa Timbulkan Salah Paham Jakarta, Kompas - Sistem masyarakat Eropa yang sekuler sering menimbulkan kesalahpahaman bagi masyarakat yang agamais. Tidak heran jika sejumlah kebijakan pemerintah sekuler tak bisa diterima masyarakat agamais. Sebaliknya, keinginan masyarakat agamais sering dianggap mengada-ada oleh pemerintah dan masyarakat sekuler.
Demikian diungkapkan peneliti The European Society, Law, and Religion Universitas Strasbourg, Perancis, Dr Franck Fregosi, dalam diskusi "The Place of Islam in France and Europe" di Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Senin (18/9) di Jakarta. Diskusi dengan pembicara tunggal ini dipandu Usep dari Center for Media Studies UIN. "Perancis dan masyarakat Eropa sudah lama menjadi sekuler. Agama hampir tidak dipakai untuk rujukan kehidupan sehari-hari," katanya. Franck mencontohkan, pemerintah tak memberikan dukungan kepada kelompok agama mana pun untuk mendirikan rumah ibadah. Di tempat umum seperti di bandara disediakan tempat ibadah bagi semua pemeluk agama untuk berdoa. Franck mengatakan, Muslim di Perancis dan Eropa beragam, tergantung dari asalnya. Keragaman ini membuat bahasa dan tata cara peribadatan yang dipakai juga berbeda meski sama- sama pemeluk Islam. "Implikasinya, sering kali muncul tuntutan perizinan mendirikan masjid sebagai tempat ibadah. Terkadang tiap etnis dan sekte ingin mendirikan masjid sendiri-sendiri. Sementara pemerintah menilai semua masjid sama dan bisa dipakai semua orang," ujarnya. Saat ini, menurut Franck, generasi muda keturunan pemeluk Islam di Perancis menginginkan masjid yang bisa dipakai semua orang Islam. Jadi tak tergantung dari daerah asalnya. "Sekarang masjid memakai bahasa nenek moyangnya dan ada ritual keagamaan berbeda," ujarnya. Keinginan generasi muda ini, lanjutnya, sering menimbulkan ketegangan antargenerasi. Keberagaman dalam Islam ini sering tidak dipahami pemerintah dan masyarakat Eropa. (MAM) http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/ http://barayasunda.servertalk.in/index.php?mforum=barayasunda [Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
