--- In [email protected], "Rahman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Forum
> Saritem Tamat, Prostitusi Bawah Tanah Menggeliat
> 
Waduh... ku teungteuingeun nya kahirupan manusa leutik bangsa urang...
bet mani siga kieu atuh? :((( RH

Jadi PSK untuk Biaya "Munggah"

LUS Ar (15), wanita muda asal Kampung Cicantayan, Desa/Kec. Cantayan
Kabupaten Sukabumi, mengaku masih duduk di kelas II salah satu SMP di
Cisaat. Bersama 20 wanita lainnya, Lus Ar ditangkap petugas gabungan
Polresta Sukabumi, Satpol PP dan Kansostek Kota Sukabumi dalam razia
pekerja seks komersial (PSK), Sabtu (22/9). Pada saat diperiksa,
remaja berwajah kemayu ini mengaku terpaksa melacurkan diri karena
butuh uang untuk munggah keluarganya. Alasan yang sama dilontarkan
pula oleh 20 wanita lainnya.
DUA PSK muda dijaring tim gabungan Polresta, Satpol PP dan Kansostek
Kota Sukabumi, Sabtu (23/9) dinihari. Dari 21 orang yang terjaring
razia, sebagian besar berusia di bawah 20 tahun.*DANI S WIRIA/"PR"

Alasan yang disampaikan Lus Ar, tampaknya tidak mengada-ngada.
Pengakuan itu disampaikannya diiringi linangan air mata. "Saya dari
keluarga miskin. Orang tua tidak tahu kalau saya seperti ini. Kalau
keluar rumah malam hari, saya beralasan akan belajar bersama dengan
teman-teman dan menginap di rumah teman. Kadang menginap dan pulang
pagi, atau pulang malam hari. Kedua orang tua saya tidak pernah curiga
karena saya selalu membawa buku pelajaran dan seragam sekolah," kata
Lus Ar yang mengaku sudah dua bulan menjadi wanita panggilan.

Pada saat tertangkap, Lus Ar bersama 20 wanita lainnya, mengakus
sedang menunggu pelanggannya di pertigaan Jln. Juanda. Lus Ar tidak
menyangka akan ada razia. Sehingga ketika tim gabungan yang dipimpin
Kabag Bina Mitra Polresta Sukabumi, Kompol Amirudin menggerebek dan
menangkapnya, Lus Ar tidak bisa berbuat apa-apa karena posisinya
sedang berada di sebuah kios.

Menurut dia, sekira pukul 16.00 WIB Lus Ar mendapat telefon dari
pelanggannya dan disuruh menunggu di pertigaan Jln. Juanda. Kemudian
dengan alasan akan belajar di rumah teman, setelah magrib dia keluar
rumah dan langsung menunggu di tempat ini. Tapi sampai pukul sepuluh
malam, pelanggan tidak muncul. Padahal janjinya pukul delapan malam.
"Karena butuh uang untuk membantu orang tua, saya terpaksa menunggu
hingga larut malam sampai akhirnya ditangkap tim gabungan," kata Lus
Ar di Kantor Kansostek Kota Sukabumi.

Lus Ar bercerita, ayahnya adalah pekerja serabutan. Lus Ar merupakan
anak paling tua dan di bawahnya ada empat adik-adiknya yang masih
kecil. Meski pun kondisi perekonomian keluarganya parah, Lus Ar tetap
bertekad melanjutkan sekolah dengan cara apa pun juga, termasuk
diam-diam menjadi wanita panggilan. Selain salah seorang teman
sekolahnya, tidak ada lagi yang mengetahui bahwa dirinya seorang
wanita panggilan.

Akan tetapi dengan kejadian Sabtu malam itu, kedok Lus Ar harus
terbongkar karena ayah Lus Ar dipanggil oleh anggota tim untuk
membuktikan kebenaran cerita Lus Ar, sekaligus memberikan warning
terhadap orang tuanya, sebelum akhirnya dibawa pulang.

Kisah Lus Ar tidak jauh berbeda dengan belasan wanita lainnya yang
dirazia malam itu. Mir, Sus, Len, Tin, Gad, Sus, Mal, Kit dan Mah,
adalah sederet nama PSK yang satu rombongan ditangkap oleh tim
gabungan. Gadis-gadis yang bernasib malang itu, digiring petugas dan
didata satu persatu. Karena alasannya banyak yang tidak jelas,
akhirnya belasan wanita di luar Lus Ar, terpaksa harus terkena sidang
tindak pidana ringan, beberapa di antaranya digiring ke panti
rehabilitasi.

Berdasarkan catatan, dari 21 wanita yang terjaring razia, hanya dua
wanita yang usianya di atas 20 tahun, ditambah seorang waria. Sisanya
bisa dipastikan berusia di bawah 18 tahun, seperti Lus Ar. Alasan
terjun ke dunia hitam, semuanya seragam, yaitu butuh uang dan untuk
menolong perekonomian keluarga. (Dani SW/"PR")***






http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
http://barayasunda.servertalk.in/index.php?mforum=barayasunda


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke